<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.digtara.com/</link>
        <description>Digtara.com menyajikan berita terkini Indonesia, daerah, olahraga, sepakbola, seleb dan lifestyle,kesehatan,download film,link nonton film,gadget,review,handphone,nonton film</description>
        <lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 20:16:16 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 17:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Viral 4 Pria Todong Pistol Tukang Pangkas di Medan, 2 Oknum Polisi Dipatsus]]></title>
            <description><![CDATA[Viral pria todong pistol ke tukang pangkas di Medan. Dua oknum polisi dipatsus dan kasus masih dalam pemeriksaan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Aksi empat pria yang menodongkan pistol dan menganiaya seorang tukang pangkas di <a href="https://www.digtara.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Sumatera Utara, <a href="https://www.digtara.com/tag/viral/" target="_blank">viral</a> di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada 6 April 2026 dan terekam kamera CCTV di lokasi kejadian.</p><p><div>[adsense]</div>Video yang beredar luas memperlihatkan detik-detik sejumlah pria yang mengaku sebagai anggota polisi masuk ke dalam sebuah tempat pangkas rambut dan melakukan intimidasi terhadap korban.</p><p>Korban diketahui bernama Viky Ndruru. Saat kejadian, ia sedang berboncengan sepeda motor di kawasan Jalan Bambu, Glugur Darat, sebelum dikejar oleh tiga sepeda motor yang ditumpangi empat pria tersebut.</p><p><b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211964/viral-pelajar-medan-seberangi-sungai-lewat-pipa-air-pertaruhkan-nyawa-demi-sekolah/">Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Dikejar Hingga Masuk Tempat Pangkas</b></p><p>Untuk menghindari kejaran, korban melarikan diri hingga ke tempat kerjanya di pangkas rambut KJR 99 yang berada di Jalan Mustafa, <a href="https://www.digtara.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Timur, sekitar pukul 02.06 WIB.</p><p>Namun, para pelaku tetap mengejar hingga masuk ke dalam lokasi pangkas. Di dalam ruangan, situasi memanas ketika para pelaku terlibat cekcok dengan korban dan rekan-rekannya.</p><p><div>[adsense]</div>Salah satu pelaku bahkan terlihat menodongkan pistol sambil mengintimidasi korban. Aksi tersebut memicu ketegangan dan membuat suasana di lokasi menjadi mencekam.</p><p>Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan beberapa pria meringsek masuk ke dalam ruangan, sementara rekan korban berusaha menghalangi tindakan mereka.</p><p><b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/olahraga/211849/psms-medan-targetkan-kemenangan-di-markas-garudayaksa-fc-siap-curi-poin-di-stadion-pakansari/">PSMS Medan Targetkan Kemenangan di Markas Garudayaksa FC, Siap Curi Poin di Stadion Pakansari</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Korban Alami Trauma dan Rasa Takut</b></p><p>Pasca kejadian, korban mengaku mengalami ketakutan dan merasa terancam atas tindakan para pelaku. Ia berencana melaporkan insiden tersebut ke pihak berwajib untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p><p>Kasus ini pun menjadi perhatian publik setelah videonya menyebar luas di media sosial dan memicu berbagai reaksi dari warganet.</p><p><div>[adsense]</div>
<hr><b><a href="https://www.digtara.com/tag/polda-sumut/" target="_blank">Polda Sumut</a> Lakukan Pemeriksaan, 2 Anggota Dipatsus</b></p><p><div>[adsense]</div>Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan pihaknya telah menerima informasi terkait kejadian tersebut.</p><p>Ia juga tidak membantah adanya dua anggota yang telah ditempatkan dalam penempatan khusus (patsus) terkait kasus ini.</p><p>&quot;Kalau itu memang benar, kita periksa dan proses sesuai aturan yang berlaku,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211964/viral-pelajar-medan-seberangi-sungai-lewat-pipa-air-pertaruhkan-nyawa-demi-sekolah/">Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara jelas kronologi serta keterlibatan para pelaku dalam insiden tersebut.</p><p>Kasus ini menjadi sorotan karena dugaan keterlibatan oknum aparat dalam tindakan kekerasan yang meresahkan masyarakat.</p><p>
<div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_21275viral.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211966/viral-4-pria-todong-pistol-tukang-pangkas-di-medan-2-oknum-polisi-dipatsus/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gara-gara Rokok, PPPK Di Kupang Bayar Denda Rp 1 Juta</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 17:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gara-gara Rokok, PPPK Di Kupang Bayar Denda Rp 1 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com ChP alias Charles, seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) memb]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -ChP alias Charles, seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) membayar <a href="https://www.digtara.com/tag/denda/" target="_blank">denda</a> Rp 1 juta akibat merokok di <a href="https://www.digtara.com/tag/kawasan-tanpa-rokok/" target="_blank">Kawasan Tanpa Rokok</a> (KTR).</p><p><div>[adsense]</div>Charles yang bekerja di bagian protokoler Pemkab Kupang ini sudah menyerahkan langsung <a href="https://www.digtara.com/tag/denda/" target="_blank">denda</a> tersebut pada pada awal pekan ini kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Mateldius S.J. Sanam.</p><p>Charles juga sudah mengakui kalau ia merokok di area terlarang serta menyampaikan permohonan maaf atas pelanggaran yang dilakukannya.</p><p>Pengakuan dan pernyataannya ini disampaikan secara terbuka saat membayar denda administratif kepada Sekda Mateldius.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211901/unjuk-rasa-pegawai-pppk-dan-honorer-dinkes-alor-berlanjut/">Unjuk Rasa Pegawai PPPK Dan Honorer Dinkes Alor Berlanjut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Atas nama pribadi, Charles memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Kupang.</p><p>"Hal ini murni karena kekhilafan saya dan saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi,&quot; ujarnya.</p><p>Sekda Kabupaten Kupang, Mateldius S.J. Sanam mengapresiasi sikap kooperatif dari pegawainya tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Sekda berpesan bagi seluruh ASN untuk melakukan penegakan disiplin tetap menjadi prioritas utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan tertib.</p><p>Mateldius juga menyebut denda ini sudah sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Bupati Kabupaten Kupang tentang KTR sehingga menjadi peringatan serius bagi seluruh ASN.</p><p>
<div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211887/pertanyakan-jam-kerja-dan-gaji-pppk-dan-non-pppk-paruh-waktu-di-alor-mogok-kerja-dan-gelar-aksi/">Pertanyakan Jam Kerja dan Gaji, PPPK dan Non PPPK Paruh Waktu di Alor Mogok Kerja dan Gelar Aksi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>"Kami tidak segan menindak siapa pun yang melanggar. Disiplin adalah harga mati,&quot; tegasnya pada Jumat (17/4/2026).</p><p><div>[adsense]</div>Pemkab Kupang sendiri menyebut penindakan ini merupakan bentuk implementasi nyata dari Perbup KTR sehingga diharapkan memberi efek jera.</p><p>"Dan bisa meningkatkan kesadaran pegawai terhadap pentingnya mematuhi aturan," ujarnya.</p><p>Dengan penegakan aturan ini, lanjut dia, penyelesaian dapat berjalan transparan. Pemkab Kupang juga berharap terciptanya lingkungan kerja yang lebih sehat serta menjaga citra positif institusi pemerintah di mata publik.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211901/unjuk-rasa-pegawai-pppk-dan-honorer-dinkes-alor-berlanjut/">Unjuk Rasa Pegawai PPPK Dan Honorer Dinkes Alor Berlanjut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_img20260417wa0021.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211965/garagara-rokok-pppk-di-kupang-bayar-denda-rp-1-juta/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Viral Pelajar Medan Seberangi Sungai Lewat Pipa Air, Pertaruhkan Nyawa Demi Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[Pelajar di Medan nekat seberangi Sungai Deli lewat pipa air demi ke sekolah. Warga minta pemerintah segera bangun jembatan.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Sejumlah <a href="https://www.digtara.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> di Kota <a href="https://www.digtara.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Sumatera Utara, terpaksa mempertaruhkan nyawa demi bisa berangkat ke sekolah. Mereka nekat melintasi pipa air sempit yang membentang di atas Sungai Deli karena tidak adanya jembatan penghubung yang layak.</p><p><div>[adsense]</div>Peristiwa ini terjadi di kawasan Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan <a href="https://www.digtara.com/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Maimun. Pipa air berbahan besi yang licin dan sempit tersebut kini menjadi akses alternatif tercepat bagi warga, termasuk <a href="https://www.digtara.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a>, untuk menuju wilayah seberang.</p><p>Kondisi ini memicu keprihatinan karena jalur yang digunakan sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus menjaga keseimbangan di atas pipa demi bisa sampai ke tujuan.</p><p><b>Jembatan Lama Sudah Lama Ambruk</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/olahraga/211849/psms-medan-targetkan-kemenangan-di-markas-garudayaksa-fc-siap-curi-poin-di-stadion-pakansari/">PSMS Medan Targetkan Kemenangan di Markas Garudayaksa FC, Siap Curi Poin di Stadion Pakansari</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Kepala Lingkungan 21 Kelurahan Kampung Baru, Lestari, mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat jembatan besi peninggalan zaman kolonial yang digunakan warga untuk melintas.</p><p>Namun, seiring usia yang sudah tua, jembatan tersebut akhirnya rusak dan tidak bisa digunakan lagi sejak beberapa tahun terakhir.</p><p>&quot;Dulu masih bisa dilalui pejalan kaki, bahkan sepeda motor bisa didorong. Tapi karena sudah sangat tua, akhirnya ambruk dan tidak layak digunakan,&quot; jelasnya.</p><p><div>[adsense]</div>Sejak tahun 2024, akses tersebut benar-benar terputus dan belum ada pengganti yang memadai. Akibatnya, warga dan <a href="https://www.digtara.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> terpaksa menggunakan pipa air sebagai jalur alternatif.</p><p><b>Akses Cepat Jadi Alasan Pelajar Nekat</b></p><p>Meski berisiko tinggi, sebagian pelajar tetap memilih melintasi pipa air karena dianggap sebagai jalur tercepat menuju sekolah.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/politik/211791/pemko-medan-dorong-pelestarian-budaya-melayu-agar-lebih-dekat-dengan-masyarakat-lintas-suku/">Pemko Medan Dorong Pelestarian Budaya Melayu agar Lebih Dekat dengan Masyarakat Lintas Suku</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Selain faktor jarak, keterbatasan biaya transportasi juga menjadi alasan mereka mengambil risiko tersebut setiap hari.</p><p>&quot;Kalau mutar jauh. Kami orang Polonia, sekolah di Kampung Baru, sudah biasa lewat sini,&quot; ujar Ivan, salah satu <a href="https://www.digtara.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> SMP di lokasi.</p><p>Pemerintah setempat sebenarnya telah memasang pembatas dan larangan agar warga tidak melintasi jalur berbahaya tersebut. Namun, upaya itu belum sepenuhnya efektif.</p><p><div>[adsense]</div><b>Warga Desak Pembangunan Jembatan Baru</b></p><p>Kondisi ini membuat warga berharap pemerintah segera membangun kembali jembatan penghubung yang aman dan layak.</p><p>Pasalnya, jalur tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan beberapa wilayah, termasuk Kampung Baru dengan kawasan Johor dan Polonia.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211778/pelajar-pengedar-ganja-diamankan-polisi-di-pelabuhan-larantuka/">Pelajar Pengedar Ganja Diamankan Polisi di Pelabuhan Larantuka</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Selain menghambat aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dinilai membahayakan keselamatan <a href="https://www.digtara.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> yang harus berjuang demi mendapatkan pendidikan.</p><p>Warga menilai pembangunan jembatan menjadi solusi mendesak agar tidak ada lagi <a href="https://www.digtara.com/tag/pelajar/" target="_blank">pelajar</a> yang harus mempertaruhkan nyawa hanya untuk pergi ke sekolah.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_20744pelajar.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211964/viral-pelajar-medan-seberangi-sungai-lewat-pipa-air-pertaruhkan-nyawa-demi-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Kupang Serahkan Anak Panah Ambon ke Polisi</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 15:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Kupang Serahkan Anak Panah Ambon ke Polisi]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Yermis Mbeo, warga Desa Kiumasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan empat buah anak pan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Yermis Mbeo, warga Desa Kiumasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>, Nusa Tenggara Timur (NTT) menyerahkan empat buah <a href="https://www.digtara.com/tag/anak-panah/" target="_blank">anak panah</a> kepada pihak kepolisian di Polres <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>, Kamis (16/4/2026) petang.</p><p><div>[adsense]</div>Penyerahan dilakukan Yermis Mbeo kepada Kabag Logistik Polres <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>, <a href="https://www.digtara.com/tag/akp-viktor-nenotek/" target="_blank">AKP Viktor Nenotek</a>.</p><p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sabhara Polres <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> Iptu Hariyadi, Bhabinkamtibmas Fatuleu Aipda Rainhard Ataupah, Aipda Gilimond Saik, serta Babinsa Camplong Serma Jemes Tse.</p><p>Anak panah tersebut ditemukan di wilayah Dusun 4, Desa Kiumasi, Kecamatan Fatuleu beberapa waktu lalu.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211962/dua-perwira-terdakwa-kematian-prada-lucky-namo-dapat-potongan-masa-hukuman/">Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Barang yang diserahkan berupa empat buah <a href="https://www.digtara.com/tag/anak-panah/" target="_blank">anak panah</a> atau yang dikenal sebagai panah Ambon, yang diduga berpotensi digunakan dalam aksi kekerasan.</p><p>Penyerahan ini berlangsung di tengah upaya aparat keamanan menjaga situasi Kamtibmas pasca kericuhan antar kelompok masyarakat di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> beberapa hari yang lalu.</p><p>Pihak kepolisian menerima barang tersebut sebagai barang temuan dan mengimbau masyarakat agar tidak menyimpan maupun menggunakan benda berbahaya yang dapat memicu gangguan keamanan.</p><p><div>[adsense]</div>Langkah warga menyerahkan <a href="https://www.digtara.com/tag/anak-panah/" target="_blank">anak panah</a> tersebut diapresiasi dan dinilai membantu aparat dalam mencegah potensi konflik lanjutan di wilayah Fatuleu.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_img20260417wa0080.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211963/warga-kupang-serahkan-anak-panah-ambon-ke-polisi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 14:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Perwira Terdakwa Kematian Prada Lucky Namo Dapat Potongan Masa Hukuman]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Dua perwira TNI AD mengalami perubahan hukuman menjadi lebih ringan dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengak]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Dua perwira <a href="https://www.digtara.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a> AD mengalami perubahan hukuman menjadi lebih ringan dalam perkara dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan <a href="https://www.digtara.com/tag/prada-lucky/" target="_blank">Prada Lucky</a> Chepril Saputra Namo meninggal dunia.</p><p><div>[adsense]</div>Pengadilan Militer Tinggi III sendiri menegaskan putusan banding terhadap 20 prajurit <a href="https://www.digtara.com/tag/tni/" target="_blank">TNI</a> dalam tiga berkas perkara terpisah, dengan mayoritas vonis dikuatkan.</p><p>Sebagaimana tertera pada SIPP Dilmil III-15 <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>, Kamis (16/4/2026), putusan banding tersebut masing-masing tercatat dengan putusan banding nomor:11-K/PMT.III/BDG/AD/I/2026 tertanggal 13 Maret 2026, nomor: 9-K/PMT.III/BDG/AD/I/2026 tertanggal 12 Maret 2026, dan nomor: 10-K/PMT.III/BDG/AD/I/2026.</p><p>Dalam amar putusan, majelis hakim banding yang diketuai Muhamad Idris, bersama anggota Much. Arif Zaki Ibrahim dan Farma Nihayatul Aliyah menyatakan menerima permohonan banding dari 17 terdakwa dalam perkara utama.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211958/kasus-penganiayaan-terhadap-anak-tuntas-enam-tersangka-dilimpahkan-ke-kejaksaan/">Kasus Penganiayaan Terhadap Anak Tuntas, Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Ke 17 terdakwa masing-masing Sertu Thomas Desambris Awi, Sertu Andre Mahoklory, Pratu Poncianus Allan Dadi, Pratu Abner Yeterson Nubatonis, Sertu Rivaldo De Alexando Kase, Pratu Imanuel Nimrot Laubora, Sertu Dervinti Arjuna Putra Bessie, Letda Inf Made Juni Arta Dana, Pratu Rofinus Sale, Pratu Emanuel Joko Huki, Pratu Ariyanto Asa, Pratu Jamal Bantel, Pratu Yohanes Viani Ili, Serda Mario Paskalis Gomang, Pratu Firdaus, Letda Inf Achmad Thariq Al Qindi Singajuru, S.Tr. (Han), dan Pratu Yulianus Rivaldy Ola Baga.</p><p>Majelis memutuskan mengubah sebagian putusan tingkat pertama, khususnya terhadap dua perwira, yakni Letda Inf Made Juni Arta Dana (Terdakwa-8) dan Letda Inf Achmad Thariq Al Qindi Singajuru (Terdakwa-16).</p><p>Kedua perwira tersebut dijatuhi pidana penjara selama 7 tahun dari putusan pada tingkat pertama 9 tahun penjara.</p><p><div>[adsense]</div>Putusan tersebut masih lebih berat dibanding terdakwa lainnya yang dijatuhi hukuman 6 tahun penjara.</p><p>Selain pidana pokok, seluruh 17 terdakwa juga dijatuhi pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer.</p><p>Majelis hakim juga memerintahkan para terdakwa untuk membayar restitusi kepada keluarga korban almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211961/bermodal-printer-epson-l321-pasutri-di-kupang-cetak-dan-edarkan-upal-hingga-sumaterajawa-dan-kalimantan/">Bermodal Printer Epson L321, Pasutri di Kupang Cetak dan Edarkan Upal Hingga Sumatera-Jawa dan Kalimantan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Total restitusi yang harus dibayarkan mencapai Rp 544.625.070, sesuai perhitungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).</p><p>Setiap terdakwa dibebankan kewajiban sekitar Rp 32 juta.</p><p>Selain itu, para terdakwa tetap diperintahkan untuk menjalani penahanan, serta dibebankan biaya perkara yang bervariasi antara Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu.</p><p><div>[adsense]</div>Putusan banding dalam berkas perkara terpisah juga dijatuhi majelis hakim banding yang diketuai Syf. Nursiana, bersama anggota Mustofa, dan Sahrul, memutuskan menguatkan sepenuhnya putusan tingkat pertama terhadap terdakwa Lettu Inf Ahmad Faisal.</p><p>
<hr>Putusan banding nomor: 9-K/PMT.III/BDG/AD/I/2026 tersebut menegaskan bahwa tidak ada perubahan hukuman, serta memerintahkan terdakwa tetap ditahan dan membayar biaya perkara sebesar Rp 20 ribu.</p><p><div>[adsense]</div>Lettu Ahmad Faisal sebelumnya dijatuhi hukuman dipecat dari dinas militer, pidana penjara 8 Tahun, restitusi Rp 561.128.860 subsider kurungan 3 bulan.</p><p>Putusan banding juga dijatuhkan kepada empat senior korban <a href="https://www.digtara.com/tag/prada-lucky/" target="_blank">Prada Lucky</a> Chepril Saputra Namo, dalam putusan banding Nomor 10-K/PMT.III/BDG/AD/I/2026 yang dibacakan pada Jumat 13 Maret 2026.</p><p>Majelis hakim menyatakan menerima secara formal permohonan banding, namun menguatkan sepenuhnya putusan Pengadilan Militer III-15 Kupang Nomor 42-K/PM.III-15/AD/X/2025 tertanggal 31 Desember 2025.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211958/kasus-penganiayaan-terhadap-anak-tuntas-enam-tersangka-dilimpahkan-ke-kejaksaan/">Kasus Penganiayaan Terhadap Anak Tuntas, Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Keempat terdakwa dalam perkara ini masing-masing Ahmad Ahda, Emeliano De Araujo, Petrus Nong Brian Semi, dan Aprianto Reda Radja, yang seluruhnya berpangkat prajurit dua (Pratu).</p><p>Majelis hakim banding yang diketuai Agus Husin, dengan anggota Mustofa, dan Muhamad Idris, menilai tidak terdapat alasan yang cukup untuk mengubah putusan pada tingkat pertama.</p><p>Dengan demikian, putusan sebelumnya tetap berlaku yakni hukuman pidana penjara selama 6,6 tahun penjara dengan dibebankan membayar restitusi masing-masing sebesar Rp 136.156.267,50 dan para terdakwa diperintahkan untuk tetap menjalani masa penahanan.</p><p><div>[adsense]</div>Selain itu, masing-masing terdakwa juga dibebankan biaya perkara pada tingkat banding sebesar Rp 10 ribu.</p><p>Proses banding perkara ini dimulai sejak berkas dikirim pada 21 Januari 2026 dengan nomor surat 24/PAN.PM.W3.Mil04/HK.2.3/I/2026.</p><p>Setelah diputus pada 13 Maret 2026, berkas perkara diterima kembali pada 25 Maret 2026 dan resmi diarsipkan pada 7 April 2026.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211961/bermodal-printer-epson-l321-pasutri-di-kupang-cetak-dan-edarkan-upal-hingga-sumaterajawa-dan-kalimantan/">Bermodal Printer Epson L321, Pasutri di Kupang Cetak dan Edarkan Upal Hingga Sumatera-Jawa dan Kalimantan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Humas Dilmil III-15 <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>, Kapten Chk Damai Chrisdianto belum merespon terkait putusan banding tersebut.</p><p>Kuasa hukum keluarga korban, Akhmad Bumi menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait putusan banding dari Pengadilan Militer Tinggi III.</p><p>Ia meyakini bahwa putusan banding tersebut pada prinsipnya akan menguatkan putusan Pengadilan Militer III-15 <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>.</p><p><div>[adsense]</div>
<hr>&quot;Kami memang belum menerima pemberitahuan resmi dari Dilmilti Surabaya. Namun kami meyakini putusan banding akan menguatkan putusan sebelumnya,&quot; ujar Akhmad Bumi.</p><p><div>[adsense]</div>Keyakinan tersebut didasarkan pada fakta persidangan yang menunjukkan bahwa korban, <a href="https://www.digtara.com/tag/prada-lucky/" target="_blank">Prada Lucky</a> Chepril Saputra Namo, meninggal dunia akibat penganiayaan yang dilakukan para terdakwa.</p><p>Ia menyebut perkara ini bukan sekadar kasus kekerasan biasa, melainkan kasus yang berujung pada hilangnya nyawa korban.</p><p>&quot;Lucky adalah korban meninggal dunia, bukan korban hidup. Para terdakwa juga telah mengakui perbuatan mereka, termasuk peran masing-masing dalam penganiayaan tersebut,&quot; ujarnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211958/kasus-penganiayaan-terhadap-anak-tuntas-enam-tersangka-dilimpahkan-ke-kejaksaan/">Kasus Penganiayaan Terhadap Anak Tuntas, Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_img20260417wa0056.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211962/dua-perwira-terdakwa-kematian-prada-lucky-namo-dapat-potongan-masa-hukuman/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Penganiayaan Terhadap Anak Tuntas, Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Penganiayaan Terhadap Anak Tuntas, Enam Tersangka Dilimpahkan ke Kejaksaan]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur dituntaskan penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Kupang Kota.Kasus in]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak dibawah umur dituntaskan penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> Kota.</p><div>[adsense]</div>
<p>
Kasus ini ditangani berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/1090/X/2025/SPKT/Polresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> Kota/Polda Nusa Tenggara Timur, tanggal 2 Oktober 2025, dengan korban anak berinisial EL.</p>
<p>Dalam perkara tersebut, penyidik menetapkan enam orang tersangka masing-masing FI, AD, YD, DI, JD, dan MI.</p>
<p>Penyidik pun merampungkan berkas perkara dan melimpahkan tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus tindak pidana kekerasan terhadap anak ini ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang pada Kamis (16/4/2026).</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211956/lansia-di-kupang-belum-pulang-dari-kebun-tim-sar-gabungan-bantu-pencarian/">Lansia di Kupang Belum Pulang Dari Kebun, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<p>
<div class="clear pd5"></p>
Perkara tersebut terkait dugaan tindak pidana "secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap anak" sebagaimana dimaksud dalam Pasal 80 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana.</p>
<p>Peristiwa bermula saat korban EL terbangun dari tidur sekitar pukul 21.00 Wita, karena mendengar keributan di luar rumah.</p><div>[adsense]</div>
<p>Saat keluar, korban EL melihat salah satu tersangka telah ditarik oleh warga.</p>
<p>
Korban EL kemudian diminta untuk keluar melalui pintu belakang dan menuju ke arah Kelurahan Bakunase, Kota <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a>.</p>
<p>Tidak lama kemudian, salah satu tersangka datang bersama seorang pria yang tidak dikenal, lalu menanyakan identitas korban.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211927/sesama-siswa-smkn-5-kupang-saling-tawuran/">Sesama Siswa SMKN 5 Kupang Saling Tawuran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<p>Setelah memastikan, korban EL langsung ditarik dan dipaksa naik ke atas sepeda motor, dengan alasan akan dibawa ke kantor polisi.</p>
<p>
<div class="clear pd5"></p>
Dalam perjalanan, korban EL sempat dipukul di bagian leher belakang.</p><div>[adsense]</div>
<p>Setibanya di lokasi kejadian, korban EL melihat banyak orang berkumpul.</p>
<p>Kemudian korban ditarik hingga terjatuh, lalu secara bersama-sama para tersangka memukul, menendang serta menginjak korban berulang kali.</p>
<p>
Aksi kekerasan tersebut sempat dilerai oleh beberapa warga, namun korban kembali ditarik dan dianiaya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211925/tikam-rekannya-di-belu-tiga-pelaku-ditangkap-tim-resmob-polda-ntt-di-kupang/">Tikam Rekannya di Belu, Tiga Pelaku Ditangkap Tim Resmob Polda NTT di Kupang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<p>Salah satu tersangka bahkan sempat mencoba menyerang korban menggunakan parang sebanyak tiga kali, namun berhasil dicegah oleh warga di lokasi.</p>
<p>Selain itu, tersangka juga sempat melempar batu ke arah korban yang menyebabkan luka di bagian belakang telinga kiri.</p>
<p>
<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
Setelah kejadian, korban kembali dipaksa naik sepeda motor dan dibawa ke Polsek Kota Raja.</p>
<p>"Dengan dilaksanakannya tahap II ini, para tersangka akan segera menjalani proses persidangan, guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum," ujar Kapolresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, Kamis (16/4/2026).</p>
<p>Ditegaskannya, bahwa Polresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> Kota berkomitmen untuk menangani setiap laporan masyarakat secara profesional dan tuntas.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211919/tengah-malam-seorang-pria-di-kupang-ancam-istri-dan-anakanak-dengan-parang/">Tengah Malam, Seorang Pria di Kupang Ancam Istri dan Anak-anak Dengan Parang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<p>
"Setiap tindak pidana, terlebih yang melibatkan anak sebagai korban, akan kami tangani secara serius dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan dan memberikan kepastian hukum bagi korban," tegas Kombes Djoko Lestari.</p>
<p>Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta segera melaporkan setiap permasalahan hukum kepada kepolisian, agar dapat ditangani secara tepat sesuai ketentuan hukum yang berlaku</p>

<div>[adsense]</div>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/d1f491a404d6854880943e5c3cd9ca25_img20260416wa0138.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211958/kasus-penganiayaan-terhadap-anak-tuntas-enam-tersangka-dilimpahkan-ke-kejaksaan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapal Terombang-ambing di Perairan Sikka, Tim SAR Gabungan Selamatkan Kru KM Putra Cantika</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 13:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapal Terombang-ambing di Perairan Sikka, Tim SAR Gabungan Selamatkan Kru KM Putra Cantika]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Tim SAR Gabungan menemukan empat Kru kapal KM Putra Cantika yang mengalami kerusakan mesin dan terombangambing di perairan ant]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Tim SAR Gabungan menemukan empat Kru kapal <a href="https://www.digtara.com/tag/km-putra-cantika/" target="_blank">KM Putra Cantika</a> yang mengalami kerusakan mesin dan terombang-ambing di perairan antara Pulau Pemana dan Pulau Babi Kabupaten <a href="https://www.digtara.com/tag/sikka/" target="_blank">Sikka</a>, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 16 April 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Sebelumnya, tim SAR gabungan mendapatkan informasi dari SROP (Stasiun Radio Pantai) Maumere bahwa <a href="https://www.digtara.com/tag/km-putra-cantika/" target="_blank">KM Putra Cantika</a> yang bertolak dari Pelabuhan Benoa Bali menuju Maluku Tenggara mengalami kerusakan mesin di Perairan <a href="https://www.digtara.com/tag/sikka/" target="_blank">Sikka</a>.</p><p>Menindaklanjuti kejadian tersebut tim SAR dikerahkan dengan mengerahkan KN SAR Puntadewa 250.</p><p>Kapal membawa Tim SAR gabungan menuju titik lokasi kejadian pada koordinat 08&deg;12&#039; 58"S - 122&deg;26&#039;24&quot;E dengan jarak 27 NM (Nautical Mile) dari Pelabuhan Wuring Maumere.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211939/ancaman-rabies-di-kabupaten-sikkantt-makin-mengkuatirkan/">Ancaman Rabies di Kabupaten Sikka-NTT Makin Mengkuatirkan</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Fathur Rahman Kepala Kanror SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator) membenarkan hal tersebut.</p><p>Pukul 15.39 Wita Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Kapal <a href="https://www.digtara.com/tag/km-putra-cantika/" target="_blank">KM Putra Cantika</a> Pada Koordinat 8&deg; 14&#039; 2.4&quot;S - 122&deg; 25&#039; 55.8&quot;E dengan jarak 1.15 NM dari lokasi awal <a href="https://www.digtara.com/tag/km-putra-cantika/" target="_blank">KM Putra Cantika</a> mengalami kerusakan mesin.</p><p>Selanjutnya Tim SAR gabungan mengevakuasi seluruh ABK Kapal <a href="https://www.digtara.com/tag/km-putra-cantika/" target="_blank">KM Putra Cantika</a> ke kapal KN SAR Puntadewa 250 dan dibawa menuju pulau terdekat yaitu Pulau Pemana.</p><p><div>[adsense]</div>Setelah sampai di Pulau Pemana, Tim SAR gabungan langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat terkait evakuasi keempat korban.</p><p>Aparat Desa Pemana bersedia untuk memberi layanan huni sementara kepada keempat korban sambil menunggu kapal korban diperbaiki sebelum bertolak kembali ke Maluku Tenggara.</p><p>Tim SAR Gabungan kemudian kembali di Pelabuhan Wuring pada Kamis malam.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211922/tiga-pria-pencuri-handphone-di-manggarai-diamankan-polisi/">Tiga Pria Pencuri Handphone di Manggarai Diamankan Polisi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_img20260416wa0119.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211960/kapal-terombangambing-di-perairan-sikka-tim-sar-gabungan-selamatkan-kru-km-putra-cantika/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kode Redeem FC Mobile 17 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR 117, Gems dan Hadiah Gratis</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 12:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kode Redeem FC Mobile 17 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR 117, Gems dan Hadiah Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[Kode redeem FC Mobile 17 April 2026 terbaru. Klaim pemain OVR 117, gems, dan hadiah gratis dari EA Sports sekarang.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -<a href="https://www.digtara.com/tag/ea-sports/" target="_blank">EA Sports</a> kembali menghadirkan deretan <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> <a href="https://www.digtara.com/tag/fc-mobile/" target="_blank">FC Mobile</a> terbaru pada Jumat, 17 April 2026. Puluhan kode ini bisa dimanfaatkan pemain untuk mendapatkan berbagai hadiah gratis, mulai dari Gems, Rank Up Points, hingga pemain dengan OVR tinggi.</p><p><div>[adsense]</div>Kehadiran <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> ini juga menjadi bagian dari kompensasi setelah munculnya fenomena &quot;bug 200 Tiket Draft&quot; yang sempat terjadi di dalam game. Bug tersebut memungkinkan sebagian pemain mendapatkan banyak pemain OVR 117, sehingga menciptakan ketidakseimbangan dalam persaingan, khususnya di mode Rival Divisi.</p><p>Sebagai bentuk kompensasi, <a href="https://www.digtara.com/tag/ea-sports/" target="_blank">EA Sports</a> memberikan hadiah berupa 1.000 Rank Up Points, pemain Champion OVR 117 secara acak, serta kartu universal OVR 117 yang bisa dipilih dari beberapa opsi.</p><p><b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211938/kode-redeem-ff-16-april-2026-terbaru-ini-daftar-resmi-garena-dan-update-ffns/">Kode Redeem FF 16 April 2026 Terbaru, Ini Daftar Resmi Garena dan Update FFNS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Event Aktif dan Peluang Dapat Pemain Icon</b></p><p>Selain <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a>, pemain juga bisa berburu hadiah melalui beberapa event yang sedang berlangsung, seperti Dreamchaser Champion, Songkran, dan Nation Story.</p><p>Melalui event Nation Story, pemain dapat mengumpulkan 600 hingga 800 shard untuk ditukarkan dengan pemain Icon. Sementara itu, pada event Dreamchaser, pemain bisa mengoleksi hingga 9.000 token untuk mendapatkan pemain OVR 115 hingga 117 dengan sistem Live OVR.</p><p><div>[adsense]</div>Kartu-kartu ini berpotensi meningkat seiring performa klub di kompetisi seperti Liga Champions, sehingga menjadi incaran banyak pemain.</p><p><b>Daftar 46 Kode Redeem <a href="https://www.digtara.com/tag/fc-mobile/" target="_blank">FC Mobile</a> 17 April 2026</b></p><p>Berikut daftar kode redeem FC Mobile terbaru yang bisa langsung dicoba:</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211936/kode-redeem-fc-mobile-16-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-tinggi-dan-2000-gems-gratis/">Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR Tinggi dan 2.000 Gems Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>CHASETHEDREAM</p><p>DREAMCHASERS26</p><p>EIDMUBARAK26</p><p><div>[adsense]</div>CREATORKICKOFF</p><p>PUYOLCAPITANO</p><p>BIGONETHEICON</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211920/kode-redeem-ff-max-15-april-2026-terbaru-klaim-gloo-wall-undersea-dan-arrival-animation-gratis/">Kode Redeem FF Max 15 April 2026 Terbaru, Klaim Gloo Wall Undersea dan Arrival Animation Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>MARADONATROLAI</p><p>FCMOBILESTARS26</p><p>FESTIVEHOLI</p><p><div>[adsense]</div>FCMOBILENGABUBURIT</p><p>FCMFUTURES</p><p>ZICOISYOURS</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211918/42-kode-redeem-fc-mobile-15-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-117-dan-1000-rank-up-gratis/">42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR 117 dan 1.000 Rank Up Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>RAMADANKAREEM26</p><p>
<hr>LUCKYSTALLION</p><p><div>[adsense]</div>GONGXIFACAI26</p><p>CARNAVALGINGA</p><p>GINGAGIFTPACK</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211938/kode-redeem-ff-16-april-2026-terbaru-ini-daftar-resmi-garena-dan-update-ffns/">Kode Redeem FF 16 April 2026 Terbaru, Ini Daftar Resmi Garena dan Update FFNS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>UTOTYTRADEIN</p><p>TOTYSLEGENDS26</p><p>PREPARADOR</p><p><div>[adsense]</div>UNIVERSAL26</p><p>ITSTHETOTYS</p><p>FCMVIPGIFT2026</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211936/kode-redeem-fc-mobile-16-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-tinggi-dan-2000-gems-gratis/">Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR Tinggi dan 2.000 Gems Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>ROSCADEREYES</p><p>FCMREYES26</p><p>FELICESREYES</p><p><div>[adsense]</div>SEAWINALL</p><p>2026GEMS</p><p>2026GIFTPACK</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211920/kode-redeem-ff-max-15-april-2026-terbaru-klaim-gloo-wall-undersea-dan-arrival-animation-gratis/">Kode Redeem FF Max 15 April 2026 Terbaru, Klaim Gloo Wall Undersea dan Arrival Animation Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>LASTYEARGIFT</p><p>FESTIVEGIFT</p><p>SEACREATOR</p><p><div>[adsense]</div>KOMENTATORID</p><p>JOIASFESTIVAS</p><p>
<div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211918/42-kode-redeem-fc-mobile-15-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-117-dan-1000-rank-up-gratis/">42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR 117 dan 1.000 Rank Up Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>MLSCUP25</p><p><div>[adsense]</div>CYBERWEEK25</p><p>LIBERTADORESFCM25</p><p>GLORIOUSCODE</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211938/kode-redeem-ff-16-april-2026-terbaru-ini-daftar-resmi-garena-dan-update-ffns/">Kode Redeem FF 16 April 2026 Terbaru, Ini Daftar Resmi Garena dan Update FFNS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>FCMS2025KIT</p><p>TOPSCORERS</p><p>GRANDEAUDOR</p><p><div>[adsense]</div>ICON26VIP</p><p>PARALLELPITCHES</p><p>BRIGHTLIGHTS</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211936/kode-redeem-fc-mobile-16-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-tinggi-dan-2000-gems-gratis/">Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR Tinggi dan 2.000 Gems Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>SOCCERSATURDAY</p><p>ULTIMATELEAGUEID</p><p>Perlu diingat, setiap kode memiliki batas waktu dan kuota penggunaan, sehingga tidak semua pemain bisa mengklaimnya.</p><p><div>[adsense]</div><b>Cara Klaim Kode Redeem <a href="https://www.digtara.com/tag/fc-mobile/" target="_blank">FC Mobile</a></b></p><p>Untuk menukarkan <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> <a href="https://www.digtara.com/tag/fc-mobile/" target="_blank">FC Mobile</a>, ikuti langkah berikut:</p><p>Kunjungi situs resmi di https://redeem.fcm.ea.com</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211920/kode-redeem-ff-max-15-april-2026-terbaru-klaim-gloo-wall-undersea-dan-arrival-animation-gratis/">Kode Redeem FF Max 15 April 2026 Terbaru, Klaim Gloo Wall Undersea dan Arrival Animation Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Login menggunakan akun EA yang terhubung dengan game</p><p>Masukkan salah satu <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> yang tersedia</p><p>Klik tombol Redeem atau Tukarkan</p><p><div>[adsense]</div>Hadiah akan masuk ke mailbox dalam game secara otomatis</p><p>Pastikan ID akun sudah benar agar hadiah tidak salah kirim.</p><p>Segera klaim kode redeem FC Mobile hari ini sebelum kehabisan kuota. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat skuad dengan pemain OVR tinggi dan item eksklusif lainnya.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211918/42-kode-redeem-fc-mobile-15-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-117-dan-1000-rank-up-gratis/">42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR 117 dan 1.000 Rank Up Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2025/11/ec5decca5ed3d6b8079e2e7e7bacc9f2_fc-mobile.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/gaya/211959/kode-redeem-fc-mobile-17-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-117-gems-dan-hadiah-gratis/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bermodal Printer Epson L321, Pasutri di Kupang Cetak dan Edarkan Upal Hingga Sumatera-Jawa dan Kalimantan</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 11:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bermodal Printer Epson L321, Pasutri di Kupang Cetak dan Edarkan Upal Hingga Sumatera-Jawa dan Kalimantan]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com  Tim Jatanras Polresta Kupang Kota mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) berinisial EESM dan EDSA terkait uang palsu (Upal]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> - Tim Jatanras Polresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang-kota/" target="_blank">Kupang Kota</a> mengamankan pasangan suami istri (Pasutri) berinisial EESM dan EDSA terkait <a href="https://www.digtara.com/tag/uang-palsu/" target="_blank">uang palsu</a> (Upal).Keduanya diamankan di sebuah kamar kos di Jalan Damai, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang beberapa waktu lalu.</p><p><div>[adsense]</div>
Kasus ini bermula dari informasi masyarakat kepada Tim Jatanras Polresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang-kota/" target="_blank">Kupang Kota</a>, terkait aktivutas seseorang yang mengedarkan uang rupiah palsu.</p><p>
Tim Jatanras kemudian melakukan penggerebekan di sebuah kamar kos di Jalan Damai, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang dan mengamankan Pasutri tersebut.</p><p>
Keduanya terbukti mengoperasikan "Pabrik Mini" uang palsu di dalam kamar kos mereka.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211722/satlantas-polresta-kupang-kota-buat-rekayasa-lalu-lintas-amankan-prosesi-jalan-salib/">Satlantas Polresta Kupang Kota Buat Rekayasa Lalu Lintas Amankan Prosesi Jalan Salib</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
Dalam menjalankan aksinya, keduanya menggunakan peralatan yang tergolong sederhana namun terencana.</p><p>
Dengan mengandalkan satu unit printer Epson L321, mereka mencetak uang rupiah palsu pecahan Rp 5.000 hingga Rp 100.000.</p><p>
Untuk mengelabui masyarakat, mereka menambahkan detail visual menggunakan pewarna kuku emas, tinta printer.</p><p><div>[adsense]</div>
"Ada pula serbuk warna khusus, agar tekstur cetakan menyerupai uang asli,&quot; sebut Kapolresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang-kota/" target="_blank">Kupang Kota</a>, Kombes Pol. Djoko Lestari melalui Kasat Reskrim, AKP Jumpatua Simanjorang, Jumat, (17/4/2026).</p><p>
Jangkauan peredaran <a href="https://www.digtara.com/tag/uang-palsu/" target="_blank">uang palsu</a> produksi pasutri ini telah merambah skala nasional.</p><p>
Berdasarkan hasil penyidikan, keduanya memasarkan produk ilegal mereka melalui grup khusus di media sosial Facebook.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211675/kolaborasi-lintas-sektoral-polresta-kupang-kota-siap-amankan-agenda-paskah-di-kota-kupang/">Kolaborasi Lintas Sektoral, Polresta Kupang Kota Siap Amankan Agenda Paskah di Kota Kupang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
Distribusi barang dilakukan melalui jasa ekspedisi dengan tujuan pengiriman yang sangat luas, meliputi wilayah Semarang, Lampung, Jambi, Bekasi, Bogor, hingga beberapa kota di Kalimantan seperti Banjarmasin dan Batu Licin.</p><p>
Setelah melalui serangkaian penyidikan intensif, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang-kota/" target="_blank">Kupang Kota</a> yang dipimpin oleh Ipda Adam Tupitu melimpahkan tersangka dan barang bukti (Tahap II) ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang, menyusul berkas perkara yang telah dinyatakan lengkap atau P-21.</p><p>
Bersama dengan pelimpahan tersangka ke Kejaksaan, penyidik juga menyerahkan barang bukti 294 lembar uang rupiah palsu siap edar, satu unit mesin printer dan 11 botol tinta.</p><p><div>[adsense]</div>
<hr>"Ada pula berbagai bahan kimia dan pewarna seperti stempel, bantalan cap, serbuk emas serta perangkat komunikasi dan identitas tersangka,&quot; beber AKP Jumpatua.</p><p><div>[adsense]</div>
Kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 36 ayat (1) dan (3) Juncto Pasal 26 ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, serta Pasal 244 KUHPidana Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.</p><p>
Penyidik juga menyertakan jeratan pasal dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 (KUHPidana Nasional) terkait pemalsuan alat pembayaran.</p><p>
Dengan diserahkannya perkara ini ke Kejaksaan Negeri Kota Kupang, pasutri tersebut kini menunggu jadwal persidangan di Pengadilan Negeri Kupang Kelas IA, untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211722/satlantas-polresta-kupang-kota-buat-rekayasa-lalu-lintas-amankan-prosesi-jalan-salib/">Satlantas Polresta Kupang Kota Buat Rekayasa Lalu Lintas Amankan Prosesi Jalan Salib</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_img20260417wa0005.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211961/bermodal-printer-epson-l321-pasutri-di-kupang-cetak-dan-edarkan-upal-hingga-sumaterajawa-dan-kalimantan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kode Redeem FF 17 April 2026 Terbaru, Klaim Hadiah Gratis Skin, Diamond dan Senjata Legend</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 11:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kode Redeem FF 17 April 2026 Terbaru, Klaim Hadiah Gratis Skin, Diamond dan Senjata Legend]]></title>
            <description><![CDATA[Kode redeem FF 17 April 2026 terbaru masih aktif. Klaim hadiah gratis skin, diamond, bundle dan senjata legend dari Garena.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -<a href="https://www.digtara.com/tag/garena/" target="_blank">Garena</a> kembali menghadirkan deretan <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> <a href="https://www.digtara.com/tag/free-fire/" target="_blank">Free Fire</a> (FF) terbaru pada Jumat, 17 April 2026. Melalui kode ini, pemain berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah gratis menarik yang bisa langsung digunakan di dalam game.</p><p><div>[adsense]</div>Kode redeem FF menjadi salah satu cara paling praktis bagi pemain untuk memperoleh item eksklusif tanpa harus mengeluarkan diamond. Namun, kode ini memiliki batas waktu dan kuota, sehingga harus segera diklaim sebelum kedaluwarsa.</p><p>Hadiah yang ditawarkan pun cukup beragam, mulai dari token, diamond, skin senjata, bundle, emote, pet, hingga voucher.</p><p><b>Hadiah Menarik yang Bisa Didapat dari Kode Redeem FF</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211938/kode-redeem-ff-16-april-2026-terbaru-ini-daftar-resmi-garena-dan-update-ffns/">Kode Redeem FF 16 April 2026 Terbaru, Ini Daftar Resmi Garena dan Update FFNS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Melalui <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> FF terbaru hari ini, pemain berpeluang mendapatkan berbagai item spesial. Beberapa di antaranya termasuk:</p><p>Skin senjata dan weapon eksklusif</p><p>Bundle dan karakter premium</p><p><div>[adsense]</div>Diamond dan voucher gratis</p><p>Emote dan pet unik</p><p>Token event terbaru</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211936/kode-redeem-fc-mobile-16-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-tinggi-dan-2000-gems-gratis/">Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR Tinggi dan 2.000 Gems Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Selain itu, pemain juga berkesempatan memperoleh item langka seperti Elite Pass, AK47 Black Dragon, Evo Gun, M1887 SG Ungu, Katana, hingga Groza.</p><p>Meski tidak semua pemain mendapatkan hadiah yang sama, peluang memperoleh item menarik tetap terbuka selama kode masih aktif.</p><p><b></p><p><div>[adsense]</div>Daftar Kode Redeem FF 17 April 2026</b></p><p>Berikut beberapa <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> FF terbaru yang bisa langsung dicoba:</p><p>FFSCM1EVOT9K</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211920/kode-redeem-ff-max-15-april-2026-terbaru-klaim-gloo-wall-undersea-dan-arrival-animation-gratis/">Kode Redeem FF Max 15 April 2026 Terbaru, Klaim Gloo Wall Undersea dan Arrival Animation Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>MN3XK4TY9EP1</p><p>FFYBTAR3HPZE</p><p>2FG94YCW9VMV</p><p><div>[adsense]</div>FFTRN2XD9YQV</p><p>NPFT7FKPCXNQ</p><p>FFBRN9CTWJ7T</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211918/42-kode-redeem-fc-mobile-15-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-117-dan-1000-rank-up-gratis/">42 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR 117 dan 1.000 Rank Up Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>V44ZZ5YY7CBS</p><p>FFMXEVOY4VNN</p><p>W4GPFVK2MR2C</p><p><div>[adsense]</div>
<hr>Perlu diingat, setiap kode memiliki batas penggunaan dan bisa saja tidak berlaku untuk semua server.</p><p><div>[adsense]</div><b>Cara Klaim Kode Redeem FF di Situs Resmi</b></p><p>Untuk menukarkan <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> <a href="https://www.digtara.com/tag/free-fire/" target="_blank">Free Fire</a>, pemain dapat mengikuti langkah berikut:</p><p>Buka browser dan kunjungi situs resmi Garena di reward.ff.garena.com</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211938/kode-redeem-ff-16-april-2026-terbaru-ini-daftar-resmi-garena-dan-update-ffns/">Kode Redeem FF 16 April 2026 Terbaru, Ini Daftar Resmi Garena dan Update FFNS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Login menggunakan akun yang terhubung seperti Google, Facebook, VK, Apple, atau Twitter</p><p>Masukkan salah satu <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> pada kolom yang tersedia</p><p>Klik tombol konfirmasi</p><p><div>[adsense]</div>Jika berhasil, hadiah akan masuk ke inbox dalam game</p><p>Pastikan kode dimasukkan dengan benar sesuai kombinasi huruf dan angka agar proses klaim tidak gagal.</p><p><b>Syarat dan Ketentuan Klaim Kode Redeem FF</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211936/kode-redeem-fc-mobile-16-april-2026-terbaru-klaim-pemain-ovr-tinggi-dan-2000-gems-gratis/">Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026 Terbaru, Klaim Pemain OVR Tinggi dan 2.000 Gems Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Agar proses penukaran berjalan lancar, perhatikan beberapa ketentuan berikut:</p><p>Kode redeem terdiri dari kombinasi huruf dan angka</p><p>Setiap kode memiliki masa berlaku dan kuota terbatas</p><p><div>[adsense]</div>Tidak dapat digunakan pada akun guest</p><p>Hadiah akan dikirim melalui mail in-game atau Vault</p><p>Hubungi customer service jika terjadi kendala saat klaim</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/gaya/211920/kode-redeem-ff-max-15-april-2026-terbaru-klaim-gloo-wall-undersea-dan-arrival-animation-gratis/">Kode Redeem FF Max 15 April 2026 Terbaru, Klaim Gloo Wall Undersea dan Arrival Animation Gratis</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Segera klaim <a href="https://www.digtara.com/tag/kode-redeem/" target="_blank">kode redeem</a> FF hari ini sebelum kehabisan kuota. Jangan sampai melewatkan kesempatan mendapatkan hadiah gratis dari <a href="https://www.digtara.com/tag/garena/" target="_blank">Garena</a> <a href="https://www.digtara.com/tag/free-fire/" target="_blank">Free Fire</a>.</p><p>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/9872ed9fc22fc182d371c3e9ed316094_25901skinscarshadowofscar.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/gaya/211957/kode-redeem-ff-17-april-2026-terbaru-klaim-hadiah-gratis-skin-diamond-dan-senjata-legend/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lansia di Kupang Belum Pulang Dari Kebun, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 10:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lansia di Kupang Belum Pulang Dari Kebun, Tim SAR Gabungan Bantu Pencarian]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Yakomina Sutai Hetmina (76) dilaporkan belum kembali dari kebun sejak Rabu (14/4/2026).Perempuan yang tinggal di RT 009/RW004, ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Yakomina Sutai Hetmina (76) dilaporkan belum kembali dari kebun sejak Rabu (14/4/2026).</p><p><div>[adsense]</div>Perempuan yang tinggal di RT 009/RW004, Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> ini sempat dicari kerabatnya namun tidak ditemukan.</p><p>Muson Riosutat, kerabat korban kemudian meminta bantuan Kantor Pencarian dan Pertolongan <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> untuk membantu mencari korban.</p><p>Korban belum kembali dari kebun di Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang sehingga kerabat kuatir akan keselamatan korban.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211927/sesama-siswa-smkn-5-kupang-saling-tawuran/">Sesama Siswa SMKN 5 Kupang Saling Tawuran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Rabu, 15 April 2026 sekitar pukul 14.00 Wita, korban meninggalkan rumah menuju kebun milik anaknya di sekitar Desa Oeletsala.</p><p>Namun hingga Kamis (16/4/2026) korban belum kembali dan sudah dicari namun nihil.</p><p>Keluarga telah melakukan upaya pencarian secara mandiri, tetapi korban belum ditemukan.</p><p><div>[adsense]</div>Menindaklanjuti permintaan bantuan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> untuk pelaksanaan operasi SAR, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan <a href="https://www.digtara.com/tag/kupang/" target="_blank">Kupang</a> yang terdiri dari enam personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan satu unit kendaraan rescue jenis D-Max, dilengkapi dengan peralatan SAR pendukung.</p><p>Hingga pukul 18.00 Wita, <a href="https://www.digtara.com/tag/tim-sar/" target="_blank">Tim SAR</a> gabungan telah melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan hasil sementara masih nihil.</p><p>Operasi SAR dilanjutkan pada Jumat, 17 April 2026 pukul 07.00 Wita dengan melibatkan unsur SAR gabungan dari Polsek Kupang Tengah, BPBD Kabupaten Kupang, masyarakat dan keluarga korban.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211925/tikam-rekannya-di-belu-tiga-pelaku-ditangkap-tim-resmob-polda-ntt-di-kupang/">Tikam Rekannya di Belu, Tiga Pelaku Ditangkap Tim Resmob Polda NTT di Kupang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/1c9ac0159c94d8d0cbedc973445af2da_img20260416wa0111.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211956/lansia-di-kupang-belum-pulang-dari-kebun-tim-sar-gabungan-bantu-pencarian/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100&ndash;Rp17.200 per Dolar AS</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 09:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rupiah Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Melemah Tipis, Bergerak di Kisaran Rp17.100–Rp17.200 per Dolar AS]]></title>
            <description><![CDATA[Rupiah hari ini 17 April 2026 diprediksi melemah tipis di kisaran Rp17.100&ndashRp17.200 per dolar AS akibat tekanan global.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -<a href="https://www.digtara.com/tag/nilai-tukar-rupiah/" target="_blank">Nilai tukar rupiah</a> terhadap <a href="https://www.digtara.com/tag/dolar-as/" target="_blank">dolar AS</a> pada perdagangan Jumat, 17 April 2026 diproyeksikan bergerak terbatas dengan kecenderungan melemah tipis. Mata uang Garuda diperkirakan berada di kisaran Rp17.100 hingga Rp17.200 per <a href="https://www.digtara.com/tag/dolar-as/" target="_blank">dolar AS</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pergerakan rupiah masih cenderung datar karena pelaku pasar bersikap hati-hati di tengah ketidakpastian global yang belum mereda. Sentimen pasar dinilai belum cukup kuat untuk mendorong penguatan signifikan.</p><p>Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (16/4/2026), rupiah ditutup menguat tipis ke level Rp17.128 per <a href="https://www.digtara.com/tag/dolar-as/" target="_blank">dolar AS</a>. Berdasarkan data TradingView, rupiah terapresiasi sekitar 0,05% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.</p><p>Penguatan tersebut terjadi seiring pelemahan indeks dolar AS dan diikuti beberapa mata uang Asia lainnya. Dolar Hong Kong dan rupee India tercatat menguat masing-masing sekitar 0,05%, sementara peso Filipina naik 0,08% dan baht Thailand menguat 0,23%.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211933/rupiah-hari-ini-16-april-2026-diprediksi-melemah-tertekan-outflow-dan-sentimen-domestik/">Rupiah Hari Ini 16 April 2026 Diprediksi Melemah, Tertekan Outflow dan Sentimen Domestik</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Namun, tidak semua mata uang kawasan menunjukkan tren positif. Yen Jepang melemah 0,06%, yuan China turun 0,02%, dolar Singapura terkoreksi 0,10%, won Korea Selatan melemah 0,09%, dan ringgit Malaysia turun 0,14%.</p><p><b></p><p>Faktor Domestik Masih Jadi Tekanan Utama</b></p><p><div>[adsense]</div>Lukman menilai pelemahan <a href="https://www.digtara.com/tag/dolar-as/" target="_blank">dolar AS</a> belum mampu dimanfaatkan secara optimal oleh rupiah. Mata uang domestik masih dibayangi sejumlah faktor internal seperti arus keluar modal asing, tingginya harga minyak dunia, serta kondisi fundamental ekonomi yang belum kuat.</p><p>Situasi ini membuat rupiah tertinggal dibandingkan beberapa mata uang Asia lainnya yang mampu mencatatkan penguatan lebih baik.</p><p>Selain itu, minimnya rilis data ekonomi baik dari dalam negeri maupun global membuat pasar bergerak tanpa arah yang jelas. Investor cenderung menahan posisi dan mengambil sikap wait and see.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211908/rupiah-15-april-2026-diprediksi-melemah-ke-rp17200-per-dolar-as-tertekan-sentimen-global/">Rupiah 15 April 2026 Diprediksi Melemah ke Rp17.200 per Dolar AS, Tertekan Sentimen Global</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><b>Sentimen Global Masih Membayangi</b></p><p>Perhatian pasar saat ini tertuju pada perkembangan geopolitik, khususnya perundingan antara Iran dan Amerika Serikat yang memasuki tahap lanjutan. Ketidakpastian hasil negosiasi tersebut membuat investor enggan masuk ke aset berisiko, termasuk rupiah.</p><p>Dengan kombinasi tekanan eksternal dan domestik, pergerakan rupiah dalam jangka pendek diperkirakan masih terbatas dan cenderung tertekan.</p><p><div>[adsense]</div>Untuk perdagangan hari ini, rupiah diproyeksikan bergerak dalam rentang Rp17.100 hingga Rp17.200 per <a href="https://www.digtara.com/tag/dolar-as/" target="_blank">dolar AS</a> dengan potensi volatilitas yang tetap tinggi.</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2025/10/f899139df5e1059396431415e770c6dd_a_684a98bb37c84.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/ekonomi/211954/rupiah-hari-ini-17-april-2026-diprediksi-melemah-tipis-bergerak-di-kisaran-rp17100ndashrp17200-per-dolar-as/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Temui Gubernur NTT, Direktur Res PPA Dan PPO Polda NTT Sampaikan Kondisi Kasus Kekerasan Anak Dan Perempuan Serta TPPO</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 09:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Temui Gubernur NTT, Direktur Res PPA Dan PPO Polda NTT Sampaikan Kondisi Kasus Kekerasan Anak Dan Perempuan Serta TPPO]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Direktur Res PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol Dr Nova Irone Surentu dan jajaran terus membangun sinergitas dalam penanganan ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Direktur Res PPA dan PPO Polda NTT, Kombes Pol Dr Nova Irone Surentu dan jajaran terus membangun sinergitas dalam penanganan kasus PPA dam <a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a> di Provinsi NTT.</p><p><div>[adsense]</div>Berbagai upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (<a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a>) dan tindak pidana perdagangan anak (TPPA) di Provinsi NTT makin diperkuat melalui audiensi jajaran Polda NTT dan Pemerintah Provinsi NTT di kantor <a href="https://www.digtara.com/tag/gubernur-ntt/" target="_blank">Gubernur NTT</a>, Kamis (16/4/2026) petang.</p><p>Audiens dihadiri <a href="https://www.digtara.com/tag/gubernur-ntt/" target="_blank">Gubernur NTT</a>, Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Asti Laka Lena, Direktur PPA PPO Polda NTT, Kombes Pol Dr. Nova Irone Surentu beserta jajaran, Kepala DP3AP2KB Provinsi NTT, drg. Lien Adriany serta perwakilan UPTD PPA Provinsi NTT.</p><p>Saat paparan awal, ketua TP PKK NTT menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211369/masyarakat-diminta-berani-laporkan-kasus-kdrt-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-serta-tppo/">Masyarakat Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT, Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Ia juga menyampaikan rencana program edukasi di sekolah-sekolah serta pengawasan penggunaan handphone oleh anak-anak melalui pendekatan persuasif dan persetujuan orang tua.</p><p>Direktur Res PPA dan PPO Polda NTT menyampaikan kondisi terkini terkait jumlah kasus dan tahanan yang ditangani.</p><p>Ia juga menegaskan komitmen institusinya dalam menekan angka <a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a> dan TPPA di wilayah NTT.</p><p><div>[adsense]</div>Kombes Pol Dr. Nova Irone Surentu menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Polda NTT dan Pemprov NTT dalam implementasi program Kampung BEKAPAN serta target zero <a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a>.</p><p>Ia juga menyoroti maraknya penyalahgunaan aplikasi MiChat yang dinilai menjadi salah satu media yang berpotensi dimanfaatkan dalam praktik <a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a>.</p><p>&quot;Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT untuk langkah strategis, termasuk rencana pemblokiran aplikasi yang disalahgunakan seperti MiChat, karena banyak korban TPPO dan TPPA berawal dari sana,&quot; tegas Kombes Nova.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211297/polda-ntt-serahkan-tersangka-tppo-ke-kejaksaan-negeri-tts-tersangka-dititipkan-ke-rutan-kelas-iib-soe/">Polda NTT Serahkan Tersangka TPPO Ke Kejaksaan Negeri TTS, Tersangka Dititipkan ke Rutan Kelas IIB Soe</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya preventif seperti razia di tempat hiburan malam, khususnya pub-pub di wilayah NTT, dengan memeriksa kontrak kerja dan identitas pekerja guna mencegah praktik perdagangan orang.</p><p>Direktur PPA PPO Polda NTT juga menyoroti kendala yang masih dihadapi, seperti belum tersedianya layanan visum psikiatrikum di NTT serta keterbatasan akses pengawasan di titik-titik strategis keberangkatan.</p><p>&quot;Kami membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah, tenaga pendidik, psikolog, hingga peran orang tua, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak NTT,&quot; tambah Kombes Nova.</p><p><div>[adsense]</div>
<hr>Menanggapi hal tersebut, <a href="https://www.digtara.com/tag/gubernur-ntt/" target="_blank">Gubernur NTT</a> Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan bahwa penanganan <a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a> tidak cukup hanya melalui pendekatan hukum, tetapi harus menyentuh akar persoalan.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Ada dua aspek utama yang harus diperkuat, yaitu keluarga dan pendidikan. Keluarga adalah fondasi utama, sedangkan pendidikan harus seimbang antara intelektual dan pembentukan karakter, termasuk pendidikan agama,&quot; ujar Gubernur.</p><p>Pemerintah mendorong pembentukan program PJPMI (Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia) untuk memastikan masyarakat NTT yang bekerja ke luar negeri memiliki keterampilan dan perlindungan yang memadai.</p><p>Dalam diskusi tersebut dibahas pentingnya penertiban administrasi kependudukan, pengawasan terhadap perusahaan luar negeri, serta penguatan sistem di pintu keluar seperti bandara dan pelabuhan guna menekan praktik TPPO.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211369/masyarakat-diminta-berani-laporkan-kasus-kdrt-kekerasan-terhadap-perempuan-dan-anak-serta-tppo/">Masyarakat Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT, Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak serta TPPO</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Dukungan penuh terhadap langkah-langkah tersebut juga disampaikan Kapolda NTT, Irjen Pol Dr. Rudi Darmoko melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra.</p><p>&quot;Bapak Kapolda NTT menegaskan komitmen Polda NTT dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat, khususnya korban <a href="https://www.digtara.com/tag/tppo/" target="_blank">TPPO</a> dan TPPA," ujar Kabid Humas.</p><p>Salah satu bentuk nyata adalah peresmian "Rumah Bahagia" sebagai pusat layanan terapi psikologis gratis bagi korban, serta program "Polwan Mengajar" untuk edukasi hukum sejak dini.</p><p><div>[adsense]</div>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_img20260416wa0135.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211955/temui-gubernur-ntt-direktur-res-ppa-dan-ppo-polda-ntt-sampaikan-kondisi-kasus-kekerasan-anak-dan-perempuan-serta-tppo/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 08:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB]]></title>
            <description><![CDATA[IHSG 17 April 2026 diproyeksi konsolidasi. Simak rekomendasi saham BBKP, BRMS, CPIN, dan PSAB dari analis.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Indeks Harga Saham Gabungan (<a href="https://www.digtara.com/tag/ihsg/" target="_blank">IHSG</a>) diproyeksikan masih bergerak dalam fase konsolidasi jangka pendek pada perdagangan Jumat, 17 April 2026. Tekanan jual yang berlanjut membuat pergerakan indeks cenderung terbatas.</p><p><div>[adsense]</div>Berdasarkan riset MNC Sekuritas, <a href="https://www.digtara.com/tag/ihsg/" target="_blank">IHSG</a> pada penutupan Kamis, 16 April 2026 terkoreksi tipis 0,03 persen ke level 7.621.</p><p>Sepanjang perdagangan, <a href="https://www.digtara.com/tag/ihsg/" target="_blank">IHSG</a> bergerak dalam rentang 7.575 hingga 7.705. Tercatat sebanyak 356 <a href="https://www.digtara.com/tag/saham/" target="_blank">saham</a> menguat, 318 <a href="https://www.digtara.com/tag/saham/" target="_blank">saham</a> melemah, dan 147 <a href="https://www.digtara.com/tag/saham/" target="_blank">saham</a> stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar berada di level Rp13.610 triliun.</p><p><b>Analisis Teknikal IHSG</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211931/ihsg-hari-ini-16-april-2026-berpotensi-konsolidasi-ini-rekomendasi-saham-antm-hrum-nckl-dan-pgas/">IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Secara teknikal, <a href="https://www.digtara.com/tag/ihsg/" target="_blank">IHSG</a> diperkirakan berada pada fase wave iv dalam skenario utama, atau alternatifnya wave B. Struktur ini membuka peluang penguatan terbatas menuju area resistance di kisaran 7.786 hingga 7.843.</p><p>Namun, kenaikan tersebut masih bersifat uji resisten dan belum cukup kuat untuk mengonfirmasi perubahan tren secara menyeluruh.</p><p>Di sisi lain, investor perlu mencermati potensi koreksi lanjutan dengan area support terdekat di rentang 7.453 hingga 7.575. Adapun level support kuat berikutnya berada di 7.488 dan 7.351.</p><p><div>[adsense]</div><b></p><p>Rekomendasi Saham Hari Ini</b></p><p>Dalam kondisi pasar yang masih konsolidatif, analis merekomendasikan beberapa saham dengan strategi buy on weakness:</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211896/ihsg-hari-ini-14-april-2026-berpeluang-menguat-cek-rekomendasi-saham-inet-jpfa-arci-dan-dsng/">IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>PT Bank KB Bukopin Tbk. (BBKP) diperkirakan memasuki fase koreksi jangka pendek setelah berada di akhir wave iii. Area beli yang disarankan berada di kisaran Rp63 hingga Rp65.</p><p>PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) masih berada dalam fase koreksi wave ii, sehingga peluang akumulasi berada pada kisaran Rp815 hingga Rp835.</p><p>PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) menunjukkan potensi penguatan lanjutan pada awal wave v, dengan rekomendasi beli di rentang Rp4.400 hingga Rp4.440.</p><p><div>[adsense]</div>PT J Resources Asia Pasifik Tbk. (PSAB) juga masih berada dalam tren naik, seiring posisinya pada wave iii dari wave C. Area beli berada di kisaran Rp545 hingga Rp565.</p><p>Pergerakan <a href="https://www.digtara.com/tag/ihsg/" target="_blank">IHSG</a> hari ini masih cenderung konsolidasi dengan peluang penguatan terbatas. Investor disarankan tetap selektif dalam memilih <a href="https://www.digtara.com/tag/saham/" target="_blank">saham</a> dan memperhatikan area support serta resistance untuk meminimalkan risiko.</p><p>Disclaimer: Informasi ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211878/ihsg-berpeluang-menguat-hari-ini-13-april-2026-analis-rekomendasikan-saham-ammn-tlkm-hingga-ptro/">IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2025/12/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_ihsg-6-medcom.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/ekonomi/211953/ihsg-hari-ini-17-april-2026-diprediksi-konsolidasi-cek-rekomendasi-saham-bbkp-brms-cpin-psab/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kantor Dinas Kominfo Tebing Tinggi Digeledah Polda Sumut 6 Jam, Diduga Terkait OTT</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 07:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kantor Dinas Kominfo Tebing Tinggi Digeledah Polda Sumut 6 Jam, Diduga Terkait OTT]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut geledah Kantor Dinas Kominfo Tebing Tinggi selama 6 jam. Diduga terkait OTT kasus fee penunjukan provider.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Kantor Dinas <a href="https://www.digtara.com/tag/kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> di Tebing Tinggi digeledah oleh penyidik Polda Sumatera Utara pada Kamis, 16 April 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Penggeledahan dilakukan oleh tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) yang tiba sekitar pukul 17.00 WIB menggunakan beberapa kendaraan operasional.</p><p>Setibanya di lokasi yang berada di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, para penyidik langsung memasuki ruangan Kepala Dinas <a href="https://www.digtara.com/tag/kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> Tebing Tinggi.</p><p><b>Suasana Kantor Mencekam, Pegawai Dikumpulkan</b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/berita/208720/kadis-kominfo-langkat-dorong-desa-terapkan-tte-untuk-administrasi-modern/">Kadis Kominfo Langkat Dorong Desa Terapkan TTE untuk Administrasi Modern</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Kedatangan aparat kepolisian membuat suasana kantor mendadak tegang. Sejumlah pegawai Dinas <a href="https://www.digtara.com/tag/kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> terlihat dikumpulkan di dalam ruangan selama proses penggeledahan berlangsung.</p><p>Di luar gedung, sejumlah personel kepolisian, awak media, hingga masyarakat turut memadati area kantor untuk memantau perkembangan situasi.</p><p>Sekitar pukul 19.00 WIB, salah satu penyidik sempat keluar ruangan untuk mengambil barang dari mobil, namun tidak memberikan keterangan kepada wartawan.</p><p><div>[adsense]</div><b></p><p>Penggeledahan Berlangsung 6 Jam</b></p><p>Proses penggeledahan berlangsung cukup lama, sekitar enam jam. Tim penyidik akhirnya meninggalkan lokasi pada pukul 22.35 WIB tanpa memberikan pernyataan resmi kepada media.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/206280/kadis-kominfo-sumut-ilyas-sitorus-ditahan-terkait-korupsi-pengadaan-software/">Kadis Kominfo Sumut Ilyas Sitorus Ditahan Terkait Korupsi Pengadaan Software</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Seluruh anggota tim terlihat langsung meninggalkan lokasi dengan cepat setelah kegiatan selesai.</p><p><b>Diduga Terkait Kasus OTT</b></p><p>Kepala Dinas <a href="https://www.digtara.com/tag/kominfo/" target="_blank">Kominfo</a> Tebing Tinggi, Ghazali Rahman, membenarkan adanya informasi terkait operasi tangkap tangan (OTT).</p><p><div>[adsense]</div>Menurutnya, OTT tersebut diduga berkaitan dengan kasus fee dalam penunjukan provider.</p><p>Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait detail kasus maupun pihak-pihak yang terlibat.</p><p>Penggeledahan Kantor Dinas Kominfo Tebing Tinggi oleh Polda Sumut diduga kuat berkaitan dengan kasus OTT. Namun, publik masih menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan kasus ini.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/206126/kadis-kominfo-sumut-jadi-tersangka-ini-kasusnya/">Kadis Kominfo Sumut Jadi Tersangka, Ini Kasusnya</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_whatsapp-image-20260416-at-231829.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211952/kantor-dinas-kominfo-tebing-tinggi-digeledah-polda-sumut-6-jam-diduga-terkait-ott/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Jumat 17 April 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 17 Apr 2026 07:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Jumat 17 April 2026]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com  Simak berikut ini daftar harga emas Antam dan UBS di gerai Pegadaian yang dilihat hari ini Jumat 17 April 2026 berikut ini.Dal]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> - Simak berikut ini daftar <a href="https://www.digtara.com/tag/harga-emas/" target="_blank">harga emas</a> Antam dan UBS di gerai <a href="https://www.digtara.com/tag/pegadaian/" target="_blank">Pegadaian</a> yang dilihat hari ini Jumat 17 April 2026 berikut ini.</p><p><div>[adsense]</div>Dalam situs resmi perusahaan BUMN tersebut, emas ANTAM dan UBS turun tipis dari harga dari harga kemarin.</p><p>Emas cetakan Antam ukuran terkecil dengan berat 0,5 dijual seharga Rp 1.554.000.</p><p>Selanjutnya, emas Antam ukuran 1 gram dijual dengan harga Rp 3.004.000. Dan untuk ukuran 2 gram dijual dengan harga Rp 5.945.000.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211929/cek-harga-emas-ubs-dan-antam-di-pegadaian-hari-ini-kamis-16-april-2026/">Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Kamis 16 April 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Untuk emas cetakan Antam ini tersedia dalam beberapa varian ukuran hingga 1.000 gram atau 1 kilogram.</p><p>Selain logam mulia Antam, di Indonesia terdapat PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) yang juga mengeluarkan produk emas batangan dan perhiasan.</p><p>Untuk emas 24 karat produksi UBS ukuran terkecil dengan berat 0,5 gram harganya kini Rp 1.577.000.</p><p><div>[adsense]</div>Lalu ukuran 1 gram Rp 2.918.000 dan 2 gram Rp 5.790.000.</p><p>Emas UBS tersedia hingga ukuran 500 gram.</p><p>Produk emas antam dan UBS selain ada di pegadaian, juga tersedia di toko emas, butik masing-masing perusahaan. Dijual secara online maupun offline.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211904/cek-harga-emas-ubs-dan-antam-di-pegadaian-hari-ini-rabu-15-april-2026/">Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Rabu 15 April 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<hr>Setiap hari <a href="https://www.digtara.com/tag/harga-emas/" target="_blank">harga emas</a> yang dijual bisa berubah. Jadi alangkah baiknya bila terus menerus memantaunya.</p><p><div>[adsense]</div>Selanjutnya, simak daftar Harga Emas Antam dan UBS di <a href="https://www.digtara.com/tag/pegadaian/" target="_blank">Pegadaian</a>, yang dilihat hari ini.</p><p><b>Berikut <a href="https://www.digtara.com/tag/harga-emas/" target="_blank">harga emas</a> hari ini, produksi ANTAM di <a href="https://www.digtara.com/tag/pegadaian/" target="_blank">Pegadaian</a>:</b></p><p>
<table class="w-full caption-bottom text-sm [&amp;_tr]:border-b border-collapse"><thead class="[&amp;_tr]:border-b"><tr class="border-b transition-colors data-[state=selected]:bg-muted bg-[#00AB4E] text-white hover:bg-[#00AB4E]"><th class="h-12 px-4 align-middle text-muted-foreground [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center font-bold">Satuan</th><th class="h-12 px-4 align-middle text-muted-foreground [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center font-bold">Harga Jual</th></tr></thead><tbody class="[&amp;_tr:last-child]:border-0"><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">0.5 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp1.554.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">1 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp3.004.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">2 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp5.945.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">3 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp8.891.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">5 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp14.784.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">10 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp29.510.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">25 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp73.645.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">50 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp147.207.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">100 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp294.333.000</td></tr></tbody></table><b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211929/cek-harga-emas-ubs-dan-antam-di-pegadaian-hari-ini-kamis-16-april-2026/">Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Kamis 16 April 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></b></p><p>
<b>Berikut <a href="https://www.digtara.com/tag/harga-emas/" target="_blank">harga emas</a> hari ini, produksi UBS di <a href="https://www.digtara.com/tag/pegadaian/" target="_blank">Pegadaian</a>:</b></p><p>
<table class="w-full caption-bottom text-sm [&amp;_tr]:border-b border-collapse"><thead class="[&amp;_tr]:border-b"><tr class="border-b transition-colors data-[state=selected]:bg-muted bg-[#00AB4E] text-white hover:bg-[#00AB4E]"><th class="h-12 px-4 align-middle text-muted-foreground [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center font-bold">Satuan</th><th class="h-12 px-4 align-middle text-muted-foreground [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center font-bold">Harga Jual</th></tr></thead><tbody class="[&amp;_tr:last-child]:border-0"><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">0.5 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp1.577.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">1 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp2.918.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">2 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp5.790.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">5 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp14.307.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">10 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp28.465.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">25 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp71.021.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">50 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp141.750.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">100 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp283.388.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">250 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp708.263.000</td></tr><tr class="border-b transition-colors hover:bg-muted/50 data-[state=selected]:bg-muted odd:bg-white odd:dark:bg-gray-900 even:bg-gray-50 even:dark:bg-gray-800 dark:border-gray-700"><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">500 gram</td><td class="p-4 align-middle [&amp;:has([role=checkbox])]:pr-0 text-center">Rp1.414.862.000</td></tr></tbody></table><b></p><p><div>[adsense]</div></b></p><p>
<b></p><p></b><b></p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/ekonomi/211904/cek-harga-emas-ubs-dan-antam-di-pegadaian-hari-ini-rabu-15-april-2026/">Cek Harga Emas UBS dan ANTAM di Pegadaian Hari Ini Rabu 15 April 2026</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></b></p><p>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2025/09/9b8619251a19057cff70779273e95aa6_pegadaianfoto.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/ekonomi/211951/cek-harga-emas-ubs-dan-antam-di-pegadaian-hari-ini-jumat-17-april-2026/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ny Masroini Letnan Dalimunthe Ajak Masyarakat Tekan Kanker Serviks Sejak Dini</guid>
            <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 20:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ny Masroini Letnan Dalimunthe Ajak Masyarakat Tekan Kanker Serviks Sejak Dini]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Guna menekan angka korbankankerserviks (mulut rahim), Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan Ny Hj Masroini Letnan Dalimunthe melant]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Guna menekan angka korban kanker serviks (mulut rahim), Ketua TP PKK Kota Padangsidimpuan Ny Hj Masroini Letnan Dalimunthe melantik Kader Bestie IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat) di Aula Kantor Camat Padangsidimpuan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan. Kamis (16/04/2026).</p><div>[adsense]</div>
<p class="p2"></p>




<p class="p1">Diketahui, di Indonesia kanker serviks adalah salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita. </p>

<p class="p1"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nasional/211928/investasi-naik-dan-lapangan-pekerjaan-bertambah-pt-djarum-siap-bangun-kantor-dan-gudang-di-sidimpuan-walikota-juga-untuk-pad/">Investasi Naik dan Lapangan Pekerjaan Bertambah. PT Djarum Siap Bangun Kantor dan Gudang di Sidimpuan. Walikota: Juga Untuk PAD</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>


<div class="clear pd5"></p>


<p class="p1">Data menunjukkan terdapat sekitar 36.000+ kasus baru dan lebih dari 21.000 kematian setiap tahunnya, yang berarti sekitar 57 wanita meninggal setiap harinya akibat penyakit ini.</p>

<p class="p2"></p><div>[adsense]</div>




<p class="p1">Untuk mencegah dan menekan angka kematian tersebut, TP PKK Kota Padangsidimpuan melantik dan memberi pembinaan kepada Kader Bestie (Berantas dan Enyahkan Ca Serviks Melalui Screning Terpadu Yang Inovatif Efektif Dengan IVA) dari 8 Desa Se-Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu.</p>

<p class="p2"></p>


<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/berita/211899/eksekusi-rumah-dr-badjora-di-padangsidimpuan-tetap-berjalan-meski-diwarnai-aksi-protes/">Eksekusi Rumah Dr Badjora di Padangsidimpuan Tetap Berjalan Meski Diwarnai Aksi Protes</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>


<p class="p1">"Tahun 2025 kemarin kita mengukuhkan kader dengan nama Koum IVA dengan capaian angka persentase pemeriksaan naik 5%. Dan Tahun 2026 kader relawan kelompok masyarakat bernama Bestie yang diharapkan mampu mendongkrak angka tersebut. Serta persentasenya angka capaian keseluruhan sudah mencapai 80% dalam tes pemeriksaan" Ucap Ketua TP PKK Ny Masroini Letnan Dalimunthe dalam arahannya seusai melantik kader/relawan Bestie.</p>

<p class="p2"></p>




<p class="p1">Lanjutnya, untuk 2026 kader besti diharapkan mampu menyampaikan pesan kepada masyarakat akan kesadaran kesehatan dan melakukan skrining terpadu.</p><div>[adsense]</div>

<p class="p2"></p>


<div class="clear pd5"></p>


<p class="p1">"Sebagai bahagian dari garda terdepan dalam penyampai informasi kepada masyarakat tentu kita harus terus melakukan pembinaan kepada seluruh relawan. Dan pada 22 April depan kita akan mendapatkan pembinaan dari provinsi untuk menambah dan meng upgrade wawasan terkait program ini" Tegasnya.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211829/tp-pkk-sumut-luncurkan-aplikasi-sipanda-untuk-tertib-administrasi-dan-pendataan-digital/">TP PKK Sumut Luncurkan Aplikasi SIPANDA untuk Tertib Administrasi dan Pendataan Digital</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>

<p class="p2"></p>




<p class="p1">Acara Pengukuhan ini juga turut dihadiri Kadis Kesehatan Kota Padangsidimpuan, Balyan Siregar, SKM, M.Kes, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Aswin Hsb, S.AP, Plt Camat Angkola Julu Bambang Sugiono S.Sos, Kepala Puskesmas Pintu Langit Yusrawati Daulay S.Keb, Kapus Poken Jior Ikrima Pohan SKM, MKM, TP PKK Se- Kecamatan Angkola Julu serta relawan/kader Bestie.</p>

<p class="p2"></p><div>[adsense]</div>


<div class="clear pd5"></p>


<p class="p1">Sementara, Kadis Kesehatan Balyan Siregar dalam sambutannya menjelaskan bahwa tingginya angka kematian secara nasional tersebut Kanker serviks pada urutan kedua setelah kanker payudara(carcinoma mammae).</p>

<p class="p2"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/peristiwa/211742/kecelakaan-padangsidimpuan-hari-ini-pengendara-betor-tewas-tabrakan-dengan-bus-als/">Kecelakaan Padangsidimpuan Hari Ini, Pengendara Betor Tewas Tabrakan dengan Bus ALS</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>




<p class="p1">"Tingginya angka tersebut mencapai 21 ribu ibu setiap tahunnya atau setiap 27 menit 1 kasus kematian karena kanker serviks. Maka hal ini menjadi perhatian khusus dan kader diharapkan ikut berpartisipasi penyampai pesan pentingnya pencegahan dini. Yang nantinya diharapkan angka ini mampu kita tekan terkhusus di Kota Padangsidimpuan. Sehingga outputnya ibu sehat dan generasi emas" Tegasnya.</p>

<p class="p2"></p>


<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>


<p class="p2"></p>



<p class="p1"><b>Tentang Kanker Serviks</b></p>

<p class="p2"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nasional/211725/dana-hibah-pilkada-sidimpuan-rp105-miliar-di-adukan-ke-mabes-polri/">Dana Hibah Pilkada Sidimpuan Rp.10,5 Miliar di Adukan ke Mabes Polri</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>



<div class="clear pd5"></p>
<p class="p1">Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang pada sel-sel di leher rahim. Ini merupakan salah satu kanker paling mematikan pada wanita, setelah kankerpayudara.</p>

<p class="p2"></p><div>[adsense]</div>



<p class="p1">Ada 2 (dua) jenis utama kanker serviks: pertama, Karsinoma Sel Skuamosa (KSS), yang merupakan jenis yang paling umum dan dimulai pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim.</p>

<p class="p2"></p>



<div class="clear pd5"></p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nasional/211536/tak-hanya-gizi-dapur-mbg-di-padangsidimpuan-tebar-paket-sembako-jelang-lebaran/">Tak Hanya Gizi, Dapur MBG di Padangsidimpuan Tebar Paket Sembako Jelang Lebaran</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<p class="p1">Kedua, Adenokarsinoma, yang berkembang dari sel-sel kelenjar di saluran leher rahim. Penyebab pasti terjadinya kanker serviksmasih belum sepenuhnya diketahui, namun kondisi ini sangat terkait dengan infeksi virus Human Papillomavirus (HPV).</p>

<p class="p2"></p>



<p class="p1">Selain itu, faktor keturunan dan riwayat penyakit menular seksual juga dapat berperan dalam peningkatan risiko.</p><div>[adsense]</div>

<p class="p2"></p>



<div class="clear pd5"></p>
<p class="p1">Pada tahap awal,kanker servikssering tidak menunjukkan gejala yang jelas, tetapi pada stadium yang lebih lanjut, penderita bisa mengalami beberapa gejala, seperti nyeri pada panggul, haid yang tidak teratur, keputihan, rasa sakit saat berhubungan seksual, perdarahan di luar siklus menstruasi, serta perdarahan yang terjadi setelah menopause.</p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211242/pemerintah-provinsi-sumatra-utara-dan-telkom-jalin-kontrak-penyediaan-wifi-ruang-publik-di-8-lokasi-dukung-percepatan-digitalisasi-layanan-publik/">Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan Telkom Jalin Kontrak Penyediaan WiFi Ruang Publik di 8 Lokasi, Dukung Percepatan Digitalisasi Layanan Publik</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>

]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_img_3632.jpeg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/Berita/211942/ny-masroini-letnan-dalimunthe-ajak-masyarakat-tekan-kanker-serviks-sejak-dini/</link>
            <author><![CDATA[amir]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Pembunuhan di Alor Direkonstruksi</guid>
            <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 15:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Pembunuhan di Alor Direkonstruksi]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Penyidik Polres Alor menggelar rekonstruksi kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Lipa pada Jumat, 13 Maret 20]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Penyidik Polres <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a> menggelar rekonstruksi kasus tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah <a href="https://www.digtara.com/tag/lipa/" target="_blank">Lipa</a> pada Jumat, 13 Maret 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Kegiatan ini sebagai bagian dari proses penyidikan guna memperjelas kronologi kejadian serta melengkapi berkas perkara pada Rabu (15/4/2026).</p><p>Dalam rekonstruksi tersebut, tersangka YM alias Diego memperagakan 10 adegan yang menggambarkan rangkaian peristiwa sejak awal perselisihan dengan korban berinisial MHK alias Hen hingga terjadinya penyerangan menggunakan senjata tajam.</p><p>Berdasarkan hasil rekonstruksi, kejadian bermula dari adu mulut dan perkelahian antara tersangka dan korban pada malam hari, yang disaksikan oleh AM.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211901/unjuk-rasa-pegawai-pppk-dan-honorer-dinkes-alor-berlanjut/">Unjuk Rasa Pegawai PPPK Dan Honorer Dinkes Alor Berlanjut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Selanjutnya, pada keesokan harinya, tersangka mengambil sebilah pisau dari rumahnya dan menuju lokasi yang diduga akan dilalui korban.</p><p>Saat korban melintas menggunakan sepeda motor, tersangka menghadang dan menikam korban sebanyak satu kali yang mengenai bagian pinggang kiri korban.</p><p>Akibatnya, korban terjatuh dari sepeda motor. Peristiwa tersebut turut disaksikan oleh RK dan JS.</p><p><div>[adsense]</div>Korban kemudian berusaha menyelamatkan diri dan menuju rumah AHL untuk meminta pertolongan, sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan penanganan medis.</p><p>Sementara itu, tersangka sempat meninggalkan lokasi kejadian, namun berhasil diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.</p><p>Penyidik mengamankan barang bukti pakaian milik tersangka dan korban yang digunakan pada saat kejadian.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211664/satresnarkoba-polres-alor-kembali-amankan-ratusan-miras-ilegal/">Satresnarkoba Polres Alor Kembali Amankan Ratusan Miras Ilegal</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Sedangkan senjata tajam yang digunakan masih dalam proses pencarian.</p><p>Kegiatan rekonstruksi dilaksanakan di Mapolres <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a> dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan keselamatan tersangka, sehingga tidak dilaksanakan di tempat kejadian perkara.</p><p>Kapolres <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a>, AKBP Nur Azhari menyampaikan bahwa rekonstruksi ini untuk memastikan kesesuaian antara keterangan tersangka dan saksi, serta memperjelas rangkaian peristiwa yang terjadi.</p><p><div>[adsense]</div>&quot;Rekonstruksi ini merupakan bagian dari proses penyidikan untuk membuat terang suatu tindak pidana dan melengkapi berkas perkara,&quot; ujar Kapolres pada Rabu (14/4/2026) petang.</p><p>Polres Alor mengimbau kepada masyarakat untuk mengedepankan penyelesaian masalah secara baik serta tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, sekaligus menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap tindak kriminalitas demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.</p><p>
<div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211649/ribuan-liter-miras-tradisional-diamankan-polres-alor/">Ribuan Liter Miras Tradisional Diamankan Polres Alor</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><hr>Diego (28), warga Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a> diamankan oleh tim Sat Reskrim Polres <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a> pada 17 Maret 2026 di wilayah Kecamatan <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a> Timur Laut, Kabupaten <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a>.</p><p><div>[adsense]</div>Penanganan perkara ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat dengan laporan polisi nomor LP/B/98/III/2026/SPKT/Polres <a href="https://www.digtara.com/tag/alor/" target="_blank">Alor</a>/Polda NTT, tanggal 13 Maret 2026.</p><p>Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 09.30 WITA di Jalan Anoa, Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara.</p><p>Kejadian berawal dari perselisihan antara korban dan tersangka pada Kamis malam, 12 Maret 2026, yang sempat dilerai oleh warga sekitar.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211901/unjuk-rasa-pegawai-pppk-dan-honorer-dinkes-alor-berlanjut/">Unjuk Rasa Pegawai PPPK Dan Honorer Dinkes Alor Berlanjut</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Keesokan harinya, tersangka kembali mencari korban di sekitar pangkalan ojek di wilayah <a href="https://www.digtara.com/tag/lipa/" target="_blank">Lipa</a>.</p><p>Saat korban melintas di lokasi kejadian, tersangka yang telah menunggu kemudian menyerang menggunakan senjata tajam dan mengenai pinggang kiri korban.</p><p>Korban terjatuh dan selanjutnya berupaya menyelamatkan diri ke rumah warga.</p><p><div>[adsense]</div>Setelah melakukan penyerangan, tersangka sempat melarikan diri dan bersembunyi di area kebun dan bertahan hidup dengan memanfaatkan hasil kebun.</p><p>Berdasarkan hasil pemeriksaan. motif perbuatan tersangka diduga dilatarbelakangi oleh dendam lama antara tersangka dan korban yang sebelumnya beberapa kali terlibat perselisihan atau perkelahian.</p><p>Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 459 subsider Pasal 458 ayat (1) lebih subsider Pasal 466 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana maksimal berupa pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211664/satresnarkoba-polres-alor-kembali-amankan-ratusan-miras-ilegal/">Satresnarkoba Polres Alor Kembali Amankan Ratusan Miras Ilegal</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Korban Hen sempat menjalani perawatan di ICU pada RSUD Kalabahi karena mengalami luka tusuk di pinggang sebelah kiri.</p><p>
</p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_img20260415wa0022.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211941/kasus-pembunuhan-di-alor-direkonstruksi/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Debt Collector Rampas Mobil di Medan, Istri Anggota TNI Terluka dan Pelaku Diamuk Massa</guid>
            <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 14:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Debt Collector Rampas Mobil di Medan, Istri Anggota TNI Terluka dan Pelaku Diamuk Massa]]></title>
            <description><![CDATA[Debt collector rampas mobil di Medan, istri anggota TNI terluka terseret. Dua pelaku diamuk massa sebelum diamankan polisi.]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Aksi penarikan kendaraan oleh debt collector berujung kericuhan di Medan. Insiden tersebut terjadi di kawasan <a href="https://www.digtara.com/tag/fly-over-amplas/" target="_blank">Fly Over Amplas</a>, Jalan Sisingamangaraja, pada Senin, 13 April 2026.</p><p><div>[adsense]</div>Peristiwa ini melibatkan mobil milik seorang anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut berinisial Serda M, yang hendak ditarik secara paksa oleh sejumlah penagih utang.</p><p><b>Istri Korban Terluka Saat Insiden</b></p><p>Situasi memanas ketika para debt collector menghadang kendaraan Toyota Calya milik korban. Mereka bahkan mengambil kunci mobil secara paksa, memicu ketegangan di lokasi kejadian.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211627/tni-bangun-jembatan-baru-di-nias-utara-akses-warga-desa-lolonarsquoa-kembali-lancar/">TNI Bangun Jembatan Baru di Nias Utara, Akses Warga Desa Lolona&rsquo;a Kembali Lancar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Kericuhan semakin parah saat salah satu pelaku langsung membawa kabur mobil dalam kondisi belum aman. Istri korban berinisial Y yang berada di dekat kendaraan ikut terseret setelah terkena spion mobil.</p><p>Akibat kejadian tersebut, Y mengalami luka dan insiden itu langsung memicu kepanikan warga sekitar.</p><p><b>Pelaku Jadi Sasaran Amuk Massa</b></p><p><div>[adsense]</div>Aksi brutal tersebut menyedot perhatian warga di sekitar lokasi. Massa yang emosi langsung mengepung para pelaku yang masih berada di tempat kejadian.</p><p>Dua orang debt collector berinisial K dan W menjadi sasaran amukan warga, sementara beberapa pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan kendaraan operasional.</p><p>Petugas kepolisian dari Polsek Patumbak yang menerima laporan segera turun ke lokasi untuk mengamankan situasi.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211424/dpo-kasus-pemerkosaan-lulus-tni-ad-dijemput-anggota-polres-flores-timur-di-kabupaten-sikka/">DPO Kasus Pemerkosaan Lulus TNI AD, Dijemput Anggota Polres Flores Timur di Kabupaten Sikka</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div><b>Polisi Amankan Pelaku dan Lakukan Mediasi</b></p><p>Kapolsek Patumbak Kompol Daulat Simamora membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut dua pelaku berhasil diamankan setelah sempat menjadi korban pengeroyokan massa.</p><p>Polisi kemudian membawa keduanya ke kantor untuk menghindari situasi yang semakin tidak terkendali.</p><p><div>[adsense]</div>
<hr>Meski sempat berniat melaporkan kejadian tersebut, pihak korban akhirnya memilih jalur damai. Persoalan diselesaikan melalui mediasi antara korban dan pihak perusahaan pembiayaan.</p><p><div>[adsense]</div>Kesepakatan damai tersebut berujung pada penghentian proses penarikan kendaraan.</p><p>Kasus ini menjadi sorotan karena tindakan penarikan kendaraan yang dinilai tidak sesuai prosedur hingga memicu kericuhan. Masyarakat diimbau untuk menyelesaikan persoalan serupa melalui jalur hukum agar tidak menimbulkan konflik di lapangan.</p><p>
<div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211627/tni-bangun-jembatan-baru-di-nias-utara-akses-warga-desa-lolonarsquoa-kembali-lancar/">TNI Bangun Jembatan Baru di Nias Utara, Akses Warga Desa Lolona&rsquo;a Kembali Lancar</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/04/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_debtcollectortaksembaranglagibikincemassaatmenagihutangbhm.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211940/debt-collector-rampas-mobil-di-medan-istri-anggota-tni-terluka-dan-pelaku-diamuk-massa/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ancaman Rabies di Kabupaten Sikka-NTT Makin Mengkuatirkan</guid>
            <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ancaman Rabies di Kabupaten Sikka-NTT Makin Mengkuatirkan]]></title>
            <description><![CDATA[digtara.com Data terbaru hingga April 2026 mencatat lonjakan signifikan dengan 3.006 spesimen hewan di Kabupaten Sikka, NTT dinyatakan posi]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.digtara.com">digtara.com</a></b> -Data terbaru hingga April 2026 mencatat lonjakan signifikan dengan 3.006 spesimen hewan di <a href="https://www.digtara.com/tag/kabupaten-sikka/" target="_blank">Kabupaten Sikka</a>, NTT dinyatakan positif <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a></p><p><div>[adsense]</div>Kondisi ini mengkuatirkan karena telah memasuki fase darurat kesehatan masyarakat.</p><p>Fakta ini terungkap dalam kegiatan koordinasi antara Unit Sosial Budaya Sat Intelkam Polres Sikka bersama Dinas Peternakan <a href="https://www.digtara.com/tag/kabupaten-sikka/" target="_blank">Kabupaten Sikka</a> di Kantor Dinas Pertanian <a href="https://www.digtara.com/tag/kabupaten-sikka/" target="_blank">Kabupaten Sikka</a>, Rabu (15/4/2026).</p><p>Koordinasi dipimpin Kanit III Sat Intelkam Polres Sikka, Bripka Budi Prasetyo menggali kondisi riil di lapangan bersama Kepala Bidang Kewaspadaan Hewan, drh. Eus Keupung.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211922/tiga-pria-pencuri-handphone-di-manggarai-diamankan-polisi/">Tiga Pria Pencuri Handphone di Manggarai Diamankan Polisi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Hasilnya mencerminkan bahwa <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a> di <a href="https://www.digtara.com/tag/kabupaten-sikka/" target="_blank">Kabupaten Sikka</a> masih menjadi ancaman serius yang belum terkendali.</p><p>Sebaran kasus <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a> telah menjangkau sejumlah desa, di antaranya Desa Done, Leguwoda, Bhera, Masabewa, hingga Runut.</p><p>Wilayah-wilayah ini kini menjadi titik rawan penyebaran virus mematikan tersebut.</p><p><div>[adsense]</div>Sepanjang tahun 2025 tercatat 68 kasus positif <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a>. Sementara dalam kurun waktu hanya dua bulan pada awal 2026 (Januari&ndash;Februari), telah terjadi 182 kasus gigitan hewan.</p><p>Angka ini menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan.</p><p>Di sisi lain, populasi anjing di Kabupaten Sikka diperkirakan mencapai kurang lebih 30.000 ekor.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211919/tengah-malam-seorang-pria-di-kupang-ancam-istri-dan-anakanak-dengan-parang/">Tengah Malam, Seorang Pria di Kupang Ancam Istri dan Anak-anak Dengan Parang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Namun ironisnya, cakupan vaksinasi masih tergolong rendah.</p><p>Kondisi ini menjadikan populasi hewan penular <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a> (HPR) sebagai bom waktu epidemi yang sewaktu-waktu dapat meledak dan mengancam keselamatan masyarakat luas.</p><p>Pemerintah daerah sendiri tidak tinggal diam. Melalui instruksi Bupati Sikka, telah diberlakukan kebijakan penutupan wilayah atau lockdown hewan selama 90 hari di daerah terdampak.</p><p><div>[adsense]</div>Langkah ini untuk membatasi mobilitas hewan dan menekan laju penyebaran virus.</p><p>Selain itu, upaya penanganan juga dilakukan melalui vaksinasi massal serta eliminasi selektif terhadap hewan yang terindikasi <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a>.</p><p>Berbagai kendala masih membayangi efektivitas penanganan di lapangan. Keterbatasan stok vaksin menjadi salah satu persoalan krusial.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211886/dapur-mbg-di-ntt-hanya-dibolehkan-pakai-lpg-50-kilogram/">Dapur MBG di NTT hanya dibolehkan Pakai LPG 50 Kilogram</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>
<hr>Saat ini tersedia 22.500 vial vaksin anti <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a>, terdiri dari 10.000 vial bantuan pemerintah pusat dan 12.500 vial dari dukungan anggaran daerah.</p><p><div>[adsense]</div>Jumlah ini dinilai belum sepenuhnya mampu mengimbangi tingginya populasi HPR.</p><p>Masalah lain juga turut memperparah situasi, mulai dari rendahnya titer antibodi pasca vaksinasi, belum optimalnya sistem pelaporan berjenjang, hingga minimnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengendalian hewan peliharaan.</p><p>Di lapangan, masih banyak ditemukan anjing yang dilepasliarkan tanpa pengawasan, bahkan berkembang menjadi populasi liar yang sulit dikendalikan.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211922/tiga-pria-pencuri-handphone-di-manggarai-diamankan-polisi/">Tiga Pria Pencuri Handphone di Manggarai Diamankan Polisi</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Rendahnya partisipasi masyarakat dalam program vaksinasi semakin mempersempit ruang gerak pemerintah dalam menekan penyebaran <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a>.</p><p>Padahal, upaya preventif terus dilakukan. Aparat bersama instansi terkait secara aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap hewan berpotensi <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a>, sekaligus memberikan edukasi terkait penanganan awal apabila terjadi gigitan.</p><p>Vaksinasi terhadap hewan peliharaan seperti anjing, kucing, dan monyet juga terus digencarkan.</p><p><div>[adsense]</div>Tanpa dukungan penuh dari masyarakat, langkah-langkah tersebut dinilai belum cukup kuat untuk memutus rantai penularan.</p><p>Situasi ini menjadi peringatan bahwa penanganan <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a> di <a href="https://www.digtara.com/tag/kabupaten-sikka/" target="_blank">Kabupaten Sikka</a> membutuhkan langkah yang lebih agresif, terintegrasi, dan berkelanjutan.</p><p>Peningkatan cakupan vaksinasi, pengendalian populasi hewan penular, serta perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman ini.</p><p><div>[adsense]</div>
			<blockquote>
      		<div class="clear pd5"></div>
      		<b>Baca Juga:</b>
      		<ul>
      		<li>
      		<a href="https://www.digtara.com/nusantara/211919/tengah-malam-seorang-pria-di-kupang-ancam-istri-dan-anakanak-dengan-parang/">Tengah Malam, Seorang Pria di Kupang Ancam Istri dan Anak-anak Dengan Parang</a>
      		</li>
      		</ul>
	      	</blockquote>
	      	<div class="clear pd5"></div>Jika tidak ditangani secara serius dan cepat, maka <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a> akan terus meluas dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.</p><p>Di tengah kondisi tersebut, perang melawan <a href="https://www.digtara.com/tag/rabies/" target="_blank">rabies</a> di <a href="https://www.digtara.com/tag/kabupaten-sikka/" target="_blank">Kabupaten Sikka</a> belum usai dan waktu tidak berpihak pada kelengahan.</p><p>
<div>[adsense]</div></p>]]></content>
            <enclosure url="https://cdn.digtara.com/uploads/images/2026/03/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_rabies.jpg" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.digtara.com/nusantara/211939/ancaman-rabies-di-kabupaten-sikkantt-makin-mengkuatirkan/</link>
            <author><![CDATA[arie]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>