Budayakan Keselamatan, Pertamina Gelar Kampanye di SPBU

digtara.com | MEDAN – PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I, Sumatera Bagian Utara, menggelar kampanye keselamatan di 10 SPBU yang ada di Medan. Kegiatan tersebut dimulai sejak Senin, 18 Februari 2019, hingga Jumat 22 Februari 2019 mendatang.

Kampanye ini menjadi bagian dari upaya Pertamina membudayakan keselamatan di SPBU, baik oleh konsumen maupun operator SPBU. Ini sehubungan dengan masih tingginya angka insiden keselamatan di SPBU pada tahun 2018 lalu.

Muat Lebih

Diantaranya modifikasi tangki mobil merupakan biang keladi utama. Tindak kejahatan ini tercatat sebesar 33 persen dari total 6 insiden di wilayah Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I. Diikuti kondisi kendaraan konsumen yang tidak aman, kekeliruan prosedur dan kurangnya perawatan.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo, menyampaikan Kampanye Keselamatan di SPBU bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada konsumen maupun operator SPBU tentang pentingnya mematuhi peraturan dan rambu- rambu di SPBU.

“Sebagai bagian dari peringatan Bulan K3, kami mengadakan kegiatan ini untuk mengedukasi bahwa bahaya dapat terjadi jika kita mengabaikan peraturan,” ungkapnya.

Roby menambahkan kegiatan Kampanye Keselamatan di SPBU tahun ini mengedukasi Aturan Keselamatan di SPBU. Diantaranya matikan mesin kendaraan saat mengisi BBM, dilarang merokok dan menyalakan api saat mengisi BBM, dilarang mengaktifkan telepon seluler saat mengisi BBM. Dijelaskan pula kegiatan pengisian BBM ke tangki modifikasi dan jerigen plastik yang menimbulkan resiko kebakaran.

Achmad, salah satu konsumen di SPBU SPBU DODO 14.201.1126 Medan mengatakan kegiatan ini sangat positif untuk konsumen. “Masih banyak hal-hal yang belum kami pahami terkait masalah keselamatan di SPBU. Dengan kampanye ini, kami jadi lebih paham,” ujarnya.

“Kegiatan Kampanye Safety di SPBU ini positif. Selain disosialisasikan keselamatan di SPBU kita juga mendapat hadiah dan souvenir menarik. Cara penyampaian pesannya juga menarik dengan menghadirkan maskot dan safety talk di antrian,” kata Achmad.

[RIL/AS]

Pos terkait