Wartawan Boikot Pemberitaan Polres Tebing Tinggi.

digtara.com I TEBING TINGGI – Belasan wartawan yang sehari-hari bertugas meliput di jajaran Polres Tebing Tinggi, menyatakan protes atas sikap pejabat Polres yang terkesan tertutup dengan informasi maupun konfirmasi yang dilakukan wartawan. Kondisi itu sudah terjadi selama tiga bulan terakhir.

Protes yang dilakukan para awak media diwujudkan dengan memboikot seluruh pemberitaan terkait Polres Tebing Tinggi. Surat pernyataan pemboikotan itu disampaikan kepada Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi, Iptu J. Nainggolan di Mapolres Tebing Tinggi, Jalan Pahlawan, Kelurahan Tebingtinggi Lama, Kota Tebingtinggi, Kamis (9/5/2019)

Muat Lebih

Ikut mengantar surat pemboikotan itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tebingtinggi, Abdulah Sani Hasibuan dan fungsionaris Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia “IJTI” Rudianto Purba.

“Kami memprotes keras kinerja polres Tebing Tinggi yang di duga selalu membatasi kinerja wartawan yang selama ini sudah terjalin lama, dengan minimnya publikasi penanganan perkara di media masa, dan minimnya press release yang di lakukan Polres Tebing Tinggi khususnya di tiga bulan belakangan ini,”kata Abdullah Sani.

Abdullah Sani menegaskan, pemboikotan ini akan dilakukan untuk waktu yang belum ditentukan. Mereka akan mencabut boikot jika Polres membuka diri, khususnya terkait sejumlah kasus dugaan tangkap lepas pelaku perdagangan narkoba dan pelaku tindak kriminal lainnya.

“Kami mencium aroma tangkap lepas itu secara jelas. Tapi saat kita konfirmasi selalu sulit,”tandas salah seorang wartawan yang ikut dalam aksi boikot tersebut.

[AS]

Pos terkait