PGN Pastikan Pasokan Gas Bumi di Medan Selama Ramadan Aman

digtara.com | MEDAN – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) memprediksi pemakaian gas bumi di Sumatera Utara akan meningkat 10-20 persen selama pelaksaan puasa Ramadan 1440 Hijriah di 2019 ini. PGN pun telah menyiapkan pasokan yang cukup untuk menutupi peningkatan kebutuhan itu.

Sales Area Head Medan PT PGN, Saeful Hadi mengatakan, pasokan gas bumi ke pelanggan PGN dipastikan aman karena sumur gas di Aceh yang diproduksi oleh Pertamina EP masih beroperasi.

Muat Lebih

“Berapapun kebutuhan pelanggan akan mampu kami penuhi karena gas saat ini sudah stabil bersumber dari sumur di Lhoksmawe dan gas juga sudah tersedia di pipa-pipa jaringan kita,” kata Saeful.

Saeful mengatakan, selama bulan Ramadan, tren pemakaian gas bumi meningkat baik itu untuk pelanggan rumah tangga maupun komersial. Pada umumnya, untuk rumah tangga meningkat 10 persen, sedangkan untuk komersial mencapai 20 persen.

“Biasanya, kalau rumah tangga karena lebih banyak kebutuhan untuk masak. Mungkin untuk menyiapkan menu sahur dan berbuka, kemudian kegiatan memasak panganan kecil dan manisan. Sedangkan untuk komersial, cenderung lembur untuk menyiapkan stok Lebaran,” ujar Saeful.

Berbanding terbalik saat Ramadan, penggunaan gas bumi pada saat Hari Raya Idul Fitri turun hingga 10 persen untuk pelanggan komersial. Hal ini dikarenakan kebanyakan pabrik libur massal selama satu pekan.

“Saat lebaran, pemakaian gas rumah tangga juga menurun karena mungkin ada yang pulang kampung atau berlibur,” tambahnya.

Karena tren kenaikan pemakaian gas bumi yang tidak terlalu signifikan, PGN Medan tidak membentuk satgas (satuan petugas) khusus. Menurut Saeful, saat ini PGN sudah memiliki Tim Penanggulangan Gangguan (TPG) dan call center yang aktif setiap harinya.

“TPG ini yang akan bertugas dan akan langsung terjun ke lapangan saat ada laporan. Karena kerja kami sudah online, semua laporan akan langsung masuk ke sistem,” tutupnya.

[AS]

Pos terkait