Ini Cara Agar Asi Ibu Tetap Lancar Saat Puasa

digtara.com | MEDAN – Spesialis Gizi Klinis RS Pondok Indah, Juwalita Surapsasri MGizi SpGK mengatakan, ibu menyusui pun bisa berpuasa jika kondisinya sehat.

Hal itu dikatakan Juwalita dalam acara Panduan Nutrisi Selama Berpuasa pada Kondisi Khusus yang diadakan RS Pondok Indah Group.

Muat Lebih

Menurut Juwalita, ibu menyusui yang masih memiliki bayi di bawah usia 6 bulan, sebisa mungkin tetap menyusui anaknya meski dalam keadaan berpuasa. Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi ibu menyusui yang hendak berpuasa.

Seperti dilansir Okezone, Minggu (12/5/2019), Juwalita mengatakann bahwa pada saat sahur, ibu menyusui harus memilih karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah atau roti gandum. Ibu menyusui juga perlu memilih makanan berprotein tinggi, baik dari hewani maupun nabati.

Ibu menyusui juga perlu mengkonsumsi makanan berserat tinggi saat sahur. Seperti sayur dan buah. Ini bertujuan agar ibu menyusui merasa kenyang lebih lama.

Ibu menyusui juga disarankan untuk minum air putih saat bangun tidur, saat makan dan mendekati imsak. Makan pun sebaiknya mendekati imsak.

“Ibu menyusui disarankan untuk istirahat pada siang hari,”sebut Juwalita.

Sementara saat berbuka puasa, ibu menyusui disarankan untuk berbuka dengan dua butir kurma dan air putih hangat. Ini penting untuk kelancaran asi.

Ibu menyusui perlu menghindari berbuka puasa dengan kolak, cendol karena tinggi kalori dan lemak. Sebaiknya ibu menyusui mengkonsumsi bubur kacang hijau yang tinggi protein.

Untuk karbohidrat, ibu menyusui juga disarankan berbuka dengan karbohidrat kompleks seperti saat sahur. Konsumsi makanan dan minuman berserat tinggi dan mengkonsumsi jus buah, susu dan kacang-kacananga sebelum tidur.

[OKZ/AS]

Pos terkait