Inilah Cara Agar Doa Cepat Terkabul saat Bulan Suci Ramadan

Digtara.com | Bulan suci Ramadhan adalah waktunya umat Muslim mencari banyak keafdolan, termasuk memanjatkan doa. Ada beberapa waktu mustajab yang bisa mengabulkan doa Anda setiap harinya.

Tak hanya memanjatkan doa, Anda juga tak boleh meninggalkan salat lima waktu serta membaca Alquran. Lakukan salat sewaktu azan berkumandang, serta membaca ayat suci minimal tiga ayat selepas salat.

Muat Lebih

Sementara itu, jika doa yang diminta supaya terkabul, ada waktu-waktu yang mustajab. Ustadz Fauzan Amin menjelaskan lebih lanjut berikut ini, dirangkum Senin (13/5/2019).

Waktu sepertiga malam
Sebelum makan sahur, Anda dianjurkan untuk salat malam sekaligus berdoa di waktu sepertiga malam terakhir. Rasuluah SAW bersabda:

ينزل الله تعالى كل ليلة إلى السماء الدنيا حين يبقى ثلث الليل الأخير فيقول عز وجل: من يدعونى فأستجب له، من يسألنى فأعطيه، من يستغفرنى فأغفر له

“Allah turun ke langit dunia setiap malam, ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, Aku kabulkan, siapa yang meminta-Ku, Aku beri, dan siapa yang minta ampunan pasti Aku ampuni.” (HR. Muslim)

Sujud saat salat
Kekhusyukan di saat salat sangat dibutuhkan, apalagi waktu Ramadan. Terlebih saat Anda bersujud, sematkan doa yang diinginkan. Karena pada saat sujud Allah akan mendengar doa Anda. Selain itu, di antara adzan dan iqamah juga dianggap mustajab.

Rasulullah bersabda, “Doa antara adzan dan iqamah tidak tertolak.” (HR. Abu Daud, Nasa’i, danTurmudzi)

Nabi bersabda, “Keadaan terdekat antara hamba dengan Tuhannya adalah ketika sujud. Maka perbanyaklah berdoa.” (HR. Muslim)

Berbuka puasa
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak, siapa saja? 1. Pemimpin yang adil, 2. Orang yang berpuasa ketika dia berbuka, 3. Doa orang yang terzalimi.” (HR Tirmidzi nomor 2526, 3598 dan Ibnu Majah nomor 1752.)

Dalam Tuhfah Al-Ahwadzi (7: 278) disebutkan doa menjadi mudah dikabulkan ketika berbuka puasa, karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri.

Pos terkait