Polisi Ajak Masyarakat Waspadai Kotak Amal Bodong Selama Ramadan

Aipda Sutrin tengah menunjukkan kotak amal bodong yang diedarkan pengemis berkedok pengumpul amal. Modus seperti ini marak sekali digunakan pada bulan Ramadan ini (Chris/digtara)

digtara.com | Sorong – Kepolisian Resort Kota Sorong, Papua Barat, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dengan peredaran kotak amal “bodong”. Khususnya selama pelaksanaan ibadah puasa Ramadan yang biasanya marak dijadikan para pengemis untuk mengeksploitasi rasa simpati masyarakat.

Peringatan itu disampaikan menyusul diamankannya sejumlah anak dibawah umur, penyebar kotak amal “bodong”, bersama sejumlah uang sumbangan warga, pada Selasa (14/5/2019) dini hari tadi.

Muat Lebih

“Bagi warga masyarakat yang ingin menyalurkan sumbangannya agar berhati-hati, karena rata-rata mereka mengatasnamakan Tempat Ibadah atau Panti Asuhan namun pada hakikatnya untuk kepentingan pribadi”, ungkap Aipda Sutrin Nanggong, Bhabinkamtibmas Kelurahan Remu Selatan, Kota Sorong.

Usai diamankan, kata Sutton, anak-anak pengedar kotak amal akhirnya dipulangkan setelah mendapat pengarahan dan bimbingan keagamaan.

Mengantisipasi terulang kembali, Umat Muslim pun dihimbau untuk memberikan infak dan sedekahnya secara langsung kepada lembaga-lembaga resmi keagamaan.

“Sebaiknya gunakan lembaga yang resmi mengelola dana amal,”tandasnya

[AS]

Pos terkait