Setubuhi Nenek 71 Tahun, Pemuda Bejat di Sorong Dicolok Polisi

digtara.com | SORONG – Penyidik Polres Sorong Kota, Papua Barat, menangkap seorang pemuda berinisial KK (23), karena diduga telah melakukan tindak pidana pembunuhan dan pemerkosaan.

Korbannya adalah seorang pria tua (kakek) berinisial AM (84) dan istrinya nenek M (71). Pasangan suami-istri itu tinggal di Jalan Danau Tempe, Kawasan Kampung Salak, Kelurahan Rufei, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong. Korban tinggal tak jauh dari lokasi kebun yang dijaga dan ditinggali pelaku.

Muat Lebih

Kapolres Sorong Kota, AKBP Mariochristy P. Siregar menyebutkan, peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan itu terjadi pada 19 April 2019 lalu. Sekitar pukul 04:00 WIT dinihari, pelaku yang dalam keadaan mabuk datang ke rumah korban dan menghampiri nenek M. Pelaku pun hendak melakukan perbuatan tak senonoh pada nenek M.

Namun aksi pelaku dihalangi AM dengan cara mengayunkan sebilah parang ke arah pelaku. Pelaku berhasil menghindar dan kemudian merampas parang tersebut serta mengayunkannya berulangkali menggunakan bagian belakang parang ke arah AM. Kakek AM pun roboh dan kemudian meninggal dunia.

“Usai menghabisi nyawa sang kakek, pelaku menyetubuhi sang nenek hingga dua kali. Dia melakukan aksinya itu di tempat berbeda. Setelah diperkosa, nenek M kemudian ditinggalkan di dalam sebuah gubuk tak jauh dari rumahnya,”sebut Mariochristy, Selasa (14/5/2019).

Mario menyebutkan, pelaku ditangkap di kediamannya pada 30 April 2019 lalu. Penangkapan terhadap pelaku bisa dilakukan setelah Polisi menemukan pakaian dalam pelaku yang tinggal di lokasi kejadian.

Atas perbuatannya kini pelaku ditahan di Mapolres Sorong Kota. Pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHPidana dan Pasal 285 KUHPidana Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

“Ancaman ya 7-15 Tahun penjara,”tukasnya.

[AS]

Pos terkait