Panglima TNI: Bulan Suci Ramadan Sebagai Pemersatu

Digtara.com | MEDAN – Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengajak seluruh masyarakat Indonesia menjadikan bulan Ramadan 1440 Hijriah ini sebagai momentum menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Semoga berkah Ramadan ini, memperkuat kebangsaan kita. Semoga ibadah puasa sesama anak bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi, yang sedikit renggang akibat perbedaan,” tutur Hadi saat berbuka puasa di Lapangan Lanud Soewondo, Medan.

Muat Lebih

“Semoga Allah SWT memberikan perdamaian kepada bangsa Indonesia dan bulan Ramadan sebagai Pemersatu kita,” kata Panglima TNI saat menggelar Buka Puasa Bersama ‎ malam.

Selain itu, ia juga mengucapkan terima kasih‎ kepada seluruh pajurit TNI/Polri atas terlaksananya Pemilu pada Rabu, 17 April 2019, berlangsung dengan aman, sukses dan demokratis.

“Namun, tahapan pemilu belum selesai. Saat ini, kita masuk pada tahapan penghitungan suara. Pada 22 Mei 2019, secara resmi diumumkan KPU. Marilah, kita menjaga perdamaian dan kesejukan,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, Hadi menuturkan, Bulan Ramadan ini, Indonesia masih dihadapi dengan tahapan penghitungan suara, tapi masih merasakan dimanika politik hangat. Dampaknya, tentunya sangat dirasakan.

“Mari kita renungkan tentang pentingnya silaturahmi demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Mengingat saat ini kita masih menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Sumatera Utara dan Kota Medan, lanjutnya, merupakan barometer kestabilan keamanan Indonesia wilayah bagian barat. Oleh karena itu, TNI/Polri harus ekstra ketat waspada dan bijak setiap menyikapi perkembangan masa pemilu.

“Perbedaan pilihan di pemilu janganlah menjadi perpecahan. Perbedaan dan keragaman kita saling mengisi dan melengkapi. Hal ini, sudah dirumuskan pendahulu kita. Menetapkan Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan bagi kita semua,” pungkas Hadi.

Hadir dalam acara buka puasa itu di antaranya Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jend. Tito Karnavian, Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, Danlantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto, Pangkosekhanudnas III, Marsma TNI Djohn Amarul S AB, Kasdam I/BB, Brigjen TNI Hassanudin.

Ada juga Kabinda Sumut, Brigjen TNI Ruruh, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Danlanud Soewondo, Kolonel Pnb Dirk Poktje Lengkey, para PJU Kodam I/BB, Lantamal I, Kosekhanudnas III, dan Polda Sumut, Dandim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah, Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, dan Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Pos terkait