IHSG Berlawanan Arah denBursa Asia

Digtara.com | JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak liar mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (17/5). Sempat berada di zona hijau, pukul 09.16 WIB, indeks terkoreksi 0,13% ke level 5.888.

Tercatat 102 saham turun, 122 saham naik, dan 123 stagnan. Volume perdagangan 2,2 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 772 miliar.

Muat Lebih

IHSG diprediksi naik, analis menyarankan mulai mencicil saham mumpung sedang murah
Tujuh dari 10 indeks sektoral memerah. Sektor keuangan paling dalam penurunannya 0,53%. Sedangkan sektor agrikultur paling tinggi kenaikannya 0,78%.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

– PT XL Axiata Tbk (EXCL, anggota indeks Kompas100 ini) turun 5,47% ke Rp 2.430

– PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA, anggota indeks Kompas100 ini) turun 2,70% ke Rp 1.800

– PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR, anggota indeks Kompas100 ini) turun 2,16% ke Rp 4.990

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain;

– PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN, anggota indeks Kompas100 ini) naik 0,89% ke Rp 2.270

– PT Medco Energi International Tbk (MEDC, anggota indeks Kompas100 ini) naik 0,68% ke Rp 740

– PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL, anggota indeks Kompas100 ini) naik 0,62% ke Rp 324

Arah IHSG berlawanan dengan bursa Asia yang mengekor kenaikan tiga hari berturut-turut Wall Street.

Mengutip Reuters, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,71% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix naik 0,57% karena sebagian besar sektor menguat.

Saham Sony melonjak lebih dari 7% setelah perusahaan mengumumkan pembelian kembali US$ 1,83 miliar.

Di Korea Selatan, Kospi naik 0,3%. Sedangkan, indeks ASX 200 Australia juga naik 0,85%.

Sebelumnya, Wall Street ditutup lebih tinggi untuk hari ketiga berturut-turut. Dow Jones Industrial Average bertambah 214,66 poin menjadi ditutup pada 25.862,68.

S&P 500 naik 0,9% untuk menyelesaikan perdagangannya di 2.876,32, sementara Nasdaq Composite ditutup 1% lebih tinggi pada 7.898,05.

Pos terkait