Menunggu Katalis Baru Dorong Wall Street Turun

Digtara.com | JAKARTA – Pada Selasa (11/6/2019) kemarin Wall Street mengakhiri reli panjang pada perdagangan dengan penurunan tipis. Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,05% ke 26.048,51 setelah naik dalam enam hari perdagangan berturut-turut.

Indeks S&P 500 pun turun tipis 0,03% ke 2.885,72. Bahkan, Nasdaq Composite hanya melemah 0,01% ke 7.822,57.

Muat Lebih

Di satu sisi, investor masih menunggu sinyal penurunan suku bunga acuan Federal Reserve yang bisa mengungkit pasar saham lagi. Di sisi lain, perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China masih jauh dari gencatan senjata.

Kemarin, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia tidak akan membuat kesepakatan kecuali China menyetujui empat dari lima poin utama. Tapi, dia tidak menyebutkan lima poin yang dituntutnya. Dalam kesempatan lain, Trump mengatakan akan menerapkan tarif impor lebih tinggi jika tidak ada kemajuan dalam negosiasi dagang dengan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan G20 akhir bulan ini.

“Pasar saat ini lebih pesimistis memandang prospek hingga akhir bulan,” kata Chris Zaccarelli, chief investment officer Independent Advisor Alliance kepada Reuters. Investor mungkin sulit mengangkat indeks saham lebih tinggi tanpa katalis baru.

Data menunjukkan harga produsen AS naik dalam dua bulan berturut-turut hingga Mei, sejalan dengan ekspektasi pasar.[kontan]

Pos terkait