KPU Ajukan Dana Rp 90 Miliar Untuk Pilkada Medan 2020

Komisioner KPU Medan, Rinaldi Khair (ist)

digtara.com | MEDAN – Komisi Pemilihan Umum mengajukan anggaran senilai Rp.90 miliar untuk pelaksanaan pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwakot) Medan periode 2020-2025, yang akan diselenggarakan bersamaan dengan pemilu kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 mendatang.

Komisioner KPUD Medan, Rinaldi Khair menyebutkan, pengajuan anggaran itu sudah disampaikan kepada Pemerintah Kota Medan, melaui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan. Saat ini pengajuan anggaran masih dalam tahap negosiasi atau penyesuaian.

Muat Lebih

“Masih kita susun. Terakhir kita usulkan Rp.90 miliar,”sebut Rinaldi, Senin (1/7/2019).

Rinaldi mengaku, pengajuan anggaran pada Pilwakot Medan kali ini, meningkat cukup signifikan dibandingkan anggaran Pilwakot sebelumnya di tahun 2015 lalu. Dimana saat itu, hanya dianggarkan senilai Rp.56,5 miliar.
Kenaikan cukup signifikan itu, kata Rinaldi, dikarenakan pihaknya juga menyiapkan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan ulang.

“Itu antisipasi kalau-kalau.‎ Ada gugatan putusan MK (Mahkamah Konstitusi) pemilu ulang. Bila itu terjadi, kita belum siap anggarannya. Itu bisa terjadi seperti Tebing Tinggi tertunda pilkada ulangnya 1 tahun lebih. Karena tidak dianggarkan,” sebut Rinaldi.

Selain itu, Rinal mengungkapkan ‎kenaikan anggaran disebabkan dengan perhitungan inflasi dari Pilwakot tahun 2015 ke tahun 2020 mendatang. Kemudian, untuk biaya honor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS)‎ dan anggota PPS juga mengalami kenaikan.

“Kenaikan-kenaikan hanya naik Rp100-300 ribu. Tapi, jumlah TPS banyak jadinya mengalami kenaikan signifikan,”tandasnya.

[AS]

Pos terkait