Polda NTT Gelar Program IMT Untuk Polisi Bertubuh Gemuk

Karo SDM Polda NTT, Kombes Trio Santoso membuka pelatihan IMT bagi puluhan personel Polda NTT yang berpostur tidak ideal (Imanuel/digtara)

digtara.com | KUPANG – Polda Nusa Tenggara Timur melaksanakan program pengendalian Indeks Masa Tubuh 2019 untuk para personel ya yang memiliki postur tubuh kurang ideal.

Program itu dilaksanakan selama dua pekan atau 14 hari sejak 11-25 Juli mendatang. Selama pelatihan, para anggota Polri yang memiliki postur tubuh gemuk diasramakan dan diberikan berbagai materi dan pelatihan.

Muat Lebih

Kepala Biro SDM Polda NTT, Kombes Pol Trio Santoso, mengatakan, mereka memiliki tekad dan niat menciptakan anggota Polri yang memiliki postur tubuh ideal dan gesit dalam melaksanakan tugas.

“Terutama (anggota) yang bobot tubuhnya melebihi berat ideal bila dibandingkan dengan tinggi badannya,” ujar Trio.

Untuk kali ini, lanjut Trio, kegiatan IMT diikuti 50 orang Polri yang berasal dari beberapa Satuan kerja (Satker) di Polda NTT. 50 anggota Polda NTT itu terdiri dari 47 orang polisi pria dan tiga orang polisi wanita.

“Pelatihan yang diberikan berupa teori pengaturan pola makan oleh ahli gizi. Ada pula teori pengendalian olah fisik oleh ahli olahraga. Setiap hari, 50 anggota Polda NTT ini juga mengikuti kegiatan fisik seperti jogging, aerobik dan olah raga umum,”tukasnya

Para peserta pelatihan IMT yang digelar Biro SDM Polda NTT (Imanuel/digtara)

“Anggota juga mengikuti kegiatan pembinaan rohani maupun pembinaan disiplin maupun tradisi serta kegiatan lainnya,” tambahnya.

Dalam jadwal yang ada, setiap peserta sudah harus bangun sebelum pukul 05.00 WITA untuk mengikuti jogging, lari dan bersih diri di SPN Polda NTT hingga pukul 06.30 WITA.

Setelah itu peserta makan pagi dan mengikuti apel lalu melaksanakan senam aerobik dan olahraga lari.

Pasca istrahat, peserta diberikan teori di ruangan SPN Polda NTT dan dilanjutkan dengan jogging/lari.

Usai snack sore, peserta juga melakukan olahraga lari dan senam aerobik hingga jam makam malam.

Seluruh rangkaian kegiatan baru berakhir pada pukul 21.00 wita. Selain pemberian materi,peserta juga disuguhkan film motivator serta olahraga bela diri. Juga diisi dengan outbound dan long march.

Brigpol Tantry Gawila, salah seorang Polwan peserta kegiatan ini mengaku senang dengan ada nya kegiatan ini dan berterima kasih diberikan kesempatan mengikuti kegiatan tersebut.

“Sudah ada niat dan tekad jadi semua materi dan pola makan maupun kegiatan olahraga yang bakal kami ikuti selama dua pekan akan kami ikuti dengan senang sehingga bisa mengurangi bobot badan,” ujarnya.

[A

Pos terkait