Kabar Peristiwa

Kamis, 18 Juli 2019 - 12:01 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Mayat (ilustrasi/net)

Mayat (ilustrasi/net)

Bentrokan di Mesuji Lampung Tewaskan 4 Orang dan 7 Luka-luka

Digatara.com | BANDAR LAMPUNG – Jumlah korban tewas akibat bentrok dua kelompok di Register 45 Mesuji, Lampung, sebanyak empat orang. Sementara korban luka-luka mencapai tujuh orang. Demikian dikatakan Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo.

“Korban yang meninggal dunia dari Kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya,” kata Edi.

Dia menjelaskan empat korban tewas tersebut adalah DI, JN, RI, dan RW. Keempatnya kini sudah berada di kediaman masing-masing.

Di mana bentrokan tersebut juga menimbulkan tujuh korban luka akibat serangan senjata tajam dan luka tembak. “Mereka yakni YI, JO, BI, HO, RT, RN, dan II. Ketujuh korban telah menjalani perawatan di Klinik Asa Medika Pematang,” ungkapnya.

Dia menerangkan sampai Rabu malam, pihaknya terus berjaga di lokasi bentrok. Di sana, lanjut Edi, ada sebanyak 200 personel gabungan dari Polri dan TNI. “Meskipun sudah dinyatakan kondusif, kami mengantisipasi terjadinya bentrok susulan,” ungkapnya.

Penyebab bentrokan Kelompok Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM dan Kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya tersebut dilatarbelakangi pembajakan di area lahan seluas setengah hektare.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu 17 Juli sekira pukul 14.00 WIB di Mekar Jaya Abadi KHP Register 45 SBM.

Sekira pukul 11.00 WIB, datang alat berat bajak milik Kelompok Pematang Panggang Mesuji Raya, kemudian melakukan pembajakan di lokasi KHP Register 45 Mekar Jaya Abadi.

Pembajakan tersebut dilakukan di area tanah seluas setengah hektare milik salah satu warga bernama Yusuf (41) yang merupakan anggota Kelompok Mekar Jaya Abadi.

Kegiatan pembajakan itu kemudian diketahui salah satu warga dari Kelompok Mekar Jaya Abadi. Kemudian warga tersebut memukul kentongan dan mengamankan warga yang sedang membajak.

Warga yang mengamankan pembajak itu kemudian menanyakan atas perintah siapa melakukan pembajakan. Namun tidak lama, operator bajak yang disuruh pulang, kembali membawa rekannya dan senjata tajam yang langsung menyerang Kelompok Mekar Jaya Abadi.[oke]

Artikel ini telah dibaca 90 kali

Baca Lainnya