Pengamat: Kader Gerindra Nggak akan Masuk ke Kabinet Jokowi Jilid 2

Digtara.com | JAKARTA – Ketua Umum Partai Gerindra tak akan mengirim kadernya untuk menjadi menteri dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf mendatang. Demikian dikatakan Pengamat Politik Hendri Satrio kepada wartawan hari ini.

Dia menilai sosok eks Danjen Kopassus itu akan mengirimkan seorang profesional yang dekat dengan dirinya untuk dijadikan sebagai pembantu presiden.

Muat Lebih

“Orang yang didorong Prabowo, belum tentu dari Gerindra,” paparnya.

Dia mengungkapkan alasan orang nomor satu di partai berlambang kepala burung garuda itu tak menunjuk anggota partainya, agar citra Gerindra tak terlihat cemong di mata seluruh pendukungnya. Sebab, tak dapat dipungkiri pendukung mereka sangat berharap bila Prabowo tak bergabung ke dalam lingkaran kekuasaan.

Dia menambahkan Prabowo akan diberikan tiga kursi menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, prediksi itu masih bisa berubah-ubah seiring dinamika politik yang terus bergulir sebelum pelantikan presiden-wapres terpilih nanti.

“Bila perkiraan saya 2 hingga 3 kursi didapat Prabowo, hal ini tetap mengejutkan,” terangnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan penyusunan Kabinet Kerja Jilid II sudah final. Adapun komposisi jabatan itu diisi 45 persen orang-orang dari kader partai politik dan 55 persen lagi dari kalangan profesional.

Jokowi menyatakan hampir semua parpol pendukungnya akan dapat jatah jabatan menteri di Kabinet Kerja Jilid II.

“Soal jumlah ya dari PDIP pasti ada, PKB, Golkar, dan lain-lain,” tutur Jokowi, beberapa waktu lalu.

Partai-partai politik pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin sudah mengajukan nama-nama kadernya yang layak dianggap sebagai menteri ke Presiden Jokowi. PDIP sebagai parpol pemenang Pemilu 2019 meminta jatah kursi terbanyak dan Jokowi sudah mengaminkannya.[oke]

Pos terkait