Calon Internal Jadi Prioritas Nasdem di Pilkada 2020

  • Whatsapp
Calon Internal Jadi Prioritas Nasdem di Pilkada 2020
Ketua DPP Partai NasDem, Martin Manurung. Martin menyebut Partai NasDem akan memprioritaskan kader-kader mereka untuk diusung sebagai calon kepala daerah pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2020 mendatang (ocep/digtara)

digtara.com | MEDAN – Partai Nasional Demokrat (NasDem) akan mengutamakan bakal calon dari kalangan internal untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di daerah-daerah yang mengikuti Pilkada Serentak 2020 mendatang.

Hal itu ditegaskan Ketua DPP Partai NasDem, Martin Manurung, di Medan, Sabtu (7/9/2019).

Muat Lebih

Menurut Martin, diprioritaskannya calon dari kalangan internal, sehubungan dengan meningkatnya kekuatan politik Partai NasDem pasca hasil positif yang mereka peroleh di Pemilu 2019 lalu. Martin yakin dengan kemampuan NasDem yang ada saat ini, akan mampu mendorong kader-kader yang dianggap layak untuk menjadi kepala daerah.

“Prinsip tanpa maharnya tetap, tapi kali ini kita untuk Pilkada 2020 ingin mendorong kader-kader kita,”sebut Martin.

Menurut Martin, menjadikan kader sebagai calon yang diusung di Pilkada 2020, merupakan kebijakan terkini Partai NasDem. Berbeda dari pilkada-pilkada sebelumnya. Saat Nasdem masih menjadi partai yang relatif baru di kancah perpolitikan nasional.

Dari kalkulasi politik, Nasdem sebelumnya merasa kurang realistis mengedepankan kader sendiri sebagai calon. Namun, setelah tiga kali pelaksanaan pilkada serentak, Nasdem merasa perlu memprioritaskan calon dari kalangan internal, karena tokoh-tokoh yang menjadi kader dari partai besutan Surya Paloh itu sudah mulai banyak.

Kekuatan politik Nasdem saat ini sudah berubah, terlebih bila melihat dari pencapaian pada Pemilu 2019. Yang mana Nasdem mampu menduduki 1.823 kursi DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Tanah Air serta sebanyak 59 kursi DPR RI dari 36 kursi pada Pemilu 2014.

“Jadi sudah saatnya kita mendorong kader-kader sendiri,” ujarnya.

Kalaupun di daerah tersebut tidak ada kader yang dianggap mumpuni menjadi kepala daerah, lanjut dia, barulah terbuka peluang Nasdem untuk mengusung figur eksternal. Kendati demikian, Martin menegaskan figur itu terlebih dahulu harus bergabung menjadi kader Nasdem.

Lebih lanjut dia mengatakan, meskipun memerioritaskan kader sendiri, tetapi Nasdem optimistis mampu bertarung dengan kuat di Pilkada 2020. Apalagi dalam tiga pilkada sebelumnya pun beberapa calon kepala daerah dari Nasdem sudah mampu memenangkan kontestasi.

Seperti di Pilkada NTT, Sulawesi Utara, Papua Barat, Kota Batam dan lainnya. Termasuk di Sumatra Utara, antara lain di pertarungan Pilkada Tapanuli Tengah, Labuhan Batu Utara, Mandailing Natal, Tebingtinggi, Nias Utara dan Deliserdang.

“Rata-rata, kalau kita sudah dorong kader, menang,”tandasnya.

[AS]

Pos terkait