Briptu Windy Manafe Siap Jalani Misi Kemanusiaan di Sudan

  • Whatsapp

Digtara.com | KUPAN – Tidak terbayang dalam pikiran Briptu Windy Manafe, anggota Biro SDM Polda NTT untuk melakukan tugas kepolisian di luar negeri.

Briptu Windy Manafe merupakan satu-satu nya Polisi Wanita (Polwan) Polda NTT yang ditugaskan Mabes Polri menjalankan tugas kepolisian Sudan di tahun 2020 mendatang.

Muat Lebih

Bersama 6 orang polisi pria Polda NTT, bintara tahun 2014 jebolan SPN Singaraja Bali ini dipercaya menjadi Formd Police Unit (FPU).

Serangkaian tes dan seleksi diikuti anak kedua dari dua bersaudara ini di Jakarta. “Ada 2 jenis misi yang kami ikuti yakni misi unamid dan minusca. Saya ikut untuk misi unamid gelombang ke 2,” ujarnya saat ditemui di Mapolda NTT.

Pilihan menjalankan misi unamid mengharuskan Briptu Windy Manafe untuk berangkat ke Golo Sudan. Sementara peserta misi Minusca akan ke Bangui Sudan Tengah.

Awal Juni 2019 lalu, Briptu Windy Manafe mengikuti seluruh rangkaian seleksi gelombang ke 2 untukmisi Unamid di Jakarta.

Tes meliputi tes komputer di Divisi TIK Mabes Polri diikuti tes Bahasa Inggris di Lemdiklat Polri Jakarta.

Selanjutnya, ia mengikuti seleksi menembak di Cikeas Bogor dan tes jasmani di lapangan PTIK Polri.

Seleksi dilanjutkan dengan tes drive di Pusdik Lantas Serpong dan diikuti tes kesehatan di klinik Tribrata Polri Jakarta dan diakhiri dengan tes psikologi di Lemdiklat Polri.

Dari hasil pengumuman yang dikeluarkan Mabes Polri tercatat ada 7 orang anggota Polda NTT yang lulus untuk menjalankan misi perdamaian tersebut terdiri dari 4 orang untuk misi Unamid dan 3 orang untuk misi Minusca.

Briptu Windy Manafe merupakan satu-satu nya Polwan dari 7 anggota Polda NTT yang lulus untuk dikirim ke Sudan tahun depan.

Saat menjalankan tugas di Sudan nanti, lulusan SMKN 1 Kupang tahun 2013 ini melakukan pelayanan misi kemanusiaan.

“1 kontingen yang dikirim dibagi dalam beberapa  bagian dan saya sendiri ke bagian pasukan taktis yang menjalankan fungsi Sabhara seperti patroli, penanganan aksi massa dan tugas kepolisian lainnya,” ujar alumni SMPN 1 Kupang ini.

Terkait dengan kelulusan dan keberangkatannya nanti ke Sudan, anak pasangan Eben Manafe dan Merry Manafe-Nggadas ini segera mengikuti  pra operasi pada  Oktober 2019 ini di Cikeas, namun baru diberangkatkan ke Sudan pada  Maret 2020 untuk 1 tahun masa tugas di Sudan.

Briptu Windy Manafe yang pernah kuliah 2 semester di Fakultas Hukum Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang ini tidak melakukan persiapan khusus untuk mengikuti tes.

Pasca mendaftarkan diri dan memenuhi persyaratan, dara cantik kelahiran Kupang 11 Maret 1995 ini sempat mengikuti kursus Bahasa Inggris karena disyaratkan harus memiliki toefel 400.

Ia juga sempat kursus mengemudi karena belum terlalu lincah saat berkendaraan serta latihan fisik disekitar Mapolda NTT.

“Persiapannya sama seperti saat mau tes polisi. Karena diminta toefel sampai 400 maka saya juga kursus Bahasa Inggris dan olahraga fisik di lapangan Polda NTT,” tambah staf pada bagian keuangan Bag Dalpers Biro SDM Polda NTT ini.

Sebagai satu-satunya Polwan yang menjadi FPU ke Sudan, Briptu Windy Manafe bertekad melaksanakan tugas sesuai misi yang ada.

“Selaku anggota Polri, saya siap menjalankan misi kemanusiaan ini sesuai profesi saya sebagai anggota Polwan,” tandasnya.

Berbagai terobosan siap dilakukan tanpa mengabaikan aturan yang ada. Ia juga berbangga karena menjadi utusan Polri yang menjalankan tugas kemanusiaan di negara lain.

“Saya tidak menyangka bisa lulus untuk FPU dan dikirim ke Sudan. Mudah-mudahan segala persiapan hingga pemberangkatan Maret 2020 mendatang berjalan tanpa kendala serta tidak ada perubahan,” tambah Windy Manafe.

Kerjasama dan kebersamaan antar anggota yang melakukan tugas di Sudan perlu dijaga dan dipelihara.

Sebagai peserta yang tergolong yunior, Briptu Windy Manafe bertekad untuk banyak belajar dari senior serta bertukar pikiran dengan beberapa Polwan dari Polda lain yang sama-sama menjalankan misi ini.

Pos terkait