Fashion Headline

Jumat, 25 Oktober 2019 - 15:42 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Kolaborasi antara Humbang Kriya dengan label Fesyen Purana dan desainer Windy Chandra bertema

Kolaborasi antara Humbang Kriya dengan label Fesyen Purana dan desainer Windy Chandra bertema "Laboring Love, Weaving Hope" di Jakarta Fashion Week pada Kamis (24/10), mengusung busana ramah lingkungan. (ANTARA / Maria Rosari)

Kain Asal Humbahas Jadi Pakaian Kelas Dunia di Jakarta Fashion Week 2020

digtara.com | JAKARTA – Kain batik celup asal Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, produksi penggiat kain, Humbang Kriya, disulap menjadi pakaian kelas dunia. Kain tersebut diolah menjadi busana siap pakai oleh dua orang perancang busana Indonesia, Nonita Respati pendiri label fesyen Purana dan desainer Windy Chandra.

Busana siap pakai atau “ready to wear” yang diciptakan bertema “Laboring Love, Weaving Hope”. Yang tidak hanya bergaya namun juga ramah lingkungan.

Kedua desainer itu memamerkan rancangan mereka dalam peragaan busana yang menjadi bagian dari pagelaran Jakarta Fashion Week 2020.

Koleksi pakaian yang terdiri dari 34 tampilan dari Purana, dan 14 tampilan dari Windy Chandra. Semuanya terbuat dari empat jenis kain produksi Humbang Kriya. Yaitu Humbang Shibori, Humbang Batik, Tenun Songket Humbang dan Humbang EcoPrint.

Humbang Kriya binaan Rumah Kreatif Sinar Mas tersebut merangkul pengrajin kain dari Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara. Menggunakan bahan dasar alami seperti katun, linen dan sutra. Sedangkan pewarna kain yang digunakan berasal dari kulit biji kopi, kulit jengkol, dan kayu meranti sisa pembuatan mebel. Lalu kulit kayu putih, daun jati, tanaman hisik-hisik dan sanduduk.

Di antara jenis-jenis kain Humbang Kriya, kain Humbang EcoPrint merupakan salah satu kain yang menjadi pilihan utama Purana dan Windy Chandra. Kain Humbang EcoPrint lebih banyak digunakan karena memiliki keunggulan seperti warna yang lebih kuat menyala dibandingkan dengan kain yang diwarnai dengan metode alami seperti Humbang Shibori atau Humbang Batiq.

Jenis kain Humbang Kriya lainnya yang menjadi favorit kedua perancang busana itu adalah Humbang Shibori yang menggunakan metode menyerupai batik celup.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

Baca Lainnya