Berita Pilihan Headline Kabar Sudut Lancip

Jumat, 27 Desember 2019 - 09:20 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Anak Blora Yang Bercita-cita Pegawai Pos Akhirnya Bintang Tiga

Pria tampan berkumis kelahiran 16 Februari 1967 di Blora, Jawa Tengah ini dari kecil hanya bercita-cita menjadi pegawai kantor pos. Seperti anak-anak lainnya, yang penting bisa bekerja dan membantu kedua orang tua serta keluarga. Anak nomor 12 dari 15 bersaudara ini sebagaimana anak pada di jaman tersebut suka bermain di sungai, main layangan perang-perangan hingga Meriam bambu.

Bersekolah Dasar hingga kelas 5 di kampung dan pindah ke kota. Pria berkumis yang masa kecil biasa disapa Andri terpaksa mengulang kembali pendidikan kelas 5 hingga diperpanjang 6 bulan menjadi 2,5 tahun pada jaman Menteri Daud Yusuf.

Sekolah tingkat SMP, Andri dipercaya menjadi wakil ketua OSIS dan ikut menjadi kader Palang Merah Remaja (PMR) kemudian pada tingkat SMU dipercaya menjadi ketua pramuka.

Andri kecil tak pernah lupa membantu kedua orang tua dari melakukan pekerjaan rumah membersihkan halaman, menyapu hingga mencuci piring. Mendekati kelulusan sekolah tingkat SMU, Andri diajak teman satu sekolahnya untuk mendaftar Taruna. Orang tersebut bernama Tego Suprianto Marwoto yang kini menjabat sebagai Kasatreskrim di Polres Sumenep, Polda Jawa Timur.

Pesan ibunda tercinta yang selalu diingat Andri yakni Bantu orang tua kerjakan pekerjaan rumah, karena kalau suatu saat hidupmu susah kamu akan terbiasa, kalau hidupmu senang kamu akan merasakan kesusahan orang lain.

Pria yang bernama lengkap Agus Andrianto (kini disapa Agus) merupakan anak dari pensiunan camat pada 1982 silam. Uang pensiunan tidak mencukupi untuk membiayai keluarga, dimana saat itu sang abang masih berkuliah dan adik masih duduk dibangku SMU, sementara ibunda tercinta mengalami sakit jantung dan darah tinggi.

Tekatnya semakin bulat untuk menjadi seorang Taruna. Agus mendaftar pada 1986 dan lulus pada 1989. Berpangkat Ipda, Agus pertama kali ditugaskan di Polres Dairi, Polsek Sumbul menjadi Kapolsek Prapat, Kapolsek Percut Seituan. Berbagai pengalaman tugas didapatkan hingga ia dipercaya menjadi Kapolda Sumut pada masa kapolri Jenderal Tito Karnavian (pensiun dan kini Mendagri).

Berbagai kegiatan sosial dari bersilaturahmi dengan supir angkot, biker, penggali kubur, bilal mayit, petugas kebersihan dan bakti kesehatan dilaksanakan hingga mencapai 89 ribu warga yang mengikuti kegiatan tersebut.

Tindak kejahatan pun disikat dari perintah tembak bandar dan pengedar narkoba hingga mengungkap kasus teroris dan makar yang ingin menggulingkan pemerintahan yang sah.

Kepergian Agus dari tanah Sumatera Utara membuat banyak hati bersedih karena sosoknya yang dekat dengan semua kalangan yang tidak siap dengan kehilangan polisi merakyat yang didaulat menjadi Bapak Pemersatu.

Kini, sang Jenderal dipercaya sebagai Kabaharkam Mabes Polri dan resmi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen). Selama bertugas, Agus selalu didampingi Bhayangkari sejati Evi Celiyanti, kelahiran Sumut dan dikaruniai 3 orang anak.

Filosofi dan prinsip yang selalu dipegang teguh oleh Anak kampung asal Blora yaitu Didorong waktu sampai waktu tidak perduli dan terus berlalu untuk itu nikmati yang tersisa (Sisa hidup, sisa pengabdian dan sisa mencintai keluarga) sebelum semuanya kembali kepada ilahi.

Selamat bertugas Jenderal. Jayalah Indonesiaku.

Artikel ini telah dibaca 2216 kali

Baca Lainnya