Kompak Bobol Toko Ponsel, Pasutri di Aceh Bulan Madu di Penjara

  • Whatsapp
Kompak Bobol Toko Ponsel, Pasutri di Aceh Bulan Madu di Penjara
Pasangan suami-istri MI dn SR saat dihadirkan dalam pemaparan pengungkapan kasus pencurian ratusan voucher pulsa di gerai Meukah Ponsel. (nandar/digtara)
banner 468x60

digtara.com | BANDA ACEH – Polisi menangkap pasangan suami istri MI (20) dan SR (22). Warga Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, yang baru tiga bulan menikah itu, ditangkap dalam kasus pencurian.

Keduanya disangka telah melakukan pencurian ratusan voucher pulsa di gerai Meukah Ponsel pada Minggu, 19 Januari 2020 lalu. Gerai tersebut berlokasi di Desa Lampeuneurut Gampong, Aceh Besar.

Muat Lebih

banner 300250

Kapolsek Darul Imarah Iptu Suriya mengatakan, kedua tersangka ditangkap dari depan gerai Nana Celluler di Desa Lampoh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, pada Minggu 19 Januari 2020 kemarin.

Keduanya ditangkap setelah Polisi mendapatkan informasi dari warga terkait keberadaan keduanya.

“Penangkapan terhadap pasutri berdasarkan laporan polisi nomor LP.B / 12 /I/Res 1.8/ 2020/Sek Darul Imarah tanggal 18 Januari 2020  terkait adanya tindak pidana pencurian dan pembongkaran di Meukah Ponsel,”sebut Suriya saat memaparkan pengungkapan kasus itu, Rabu (22/1/2020).

Suriya mengungkapkan, dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku merusak steling kaca tempat penyimpanan voucher pulsa tersebut. Satu orang berperan sebagai eksekutor, sementara satu lainnya mengalihkan perhatian orang di sekitar gerai.

“Begitu mendapatkan voucher yang mereka incar, keduanya langsung melarikan diri dengan sepeda motor,”jelasnya.

Suriya menuturkan, akibat aksi pencurian itu, pemilik Meukah Ponsel, Romy Purnawan merugi hingga Rp.15 juta. Tersangak pun sudah menjual sebagian dari voucher yang mereka curi, dan mendapatkan uang senilai Rp.3 juta.

“Untuk para pelaku kita jerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4e dan 5e dengan ancaman Pidana 5 sampai 7 tahun penjara,”tandasnya.

[AS]

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60