Satu Orang Tewas dan Dua Terkapar Masuk RS Ditikam Tetangganya

  • Whatsapp
banner 468x60

digtara.com | KUPANG –  Satu orang meninggal dan dua orang warga Desa Oni Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terluka ditikam tetangganya sendiri.

Aksi penganiayaan dan penikaman ini dilakukan YRT (36), warga RT 16/RW 07 Desa Oni Kecamatan Kualin Kabupaten TTS. Ia melakukan aksinya pada Selasa (21/1/2020) malam sekitar pukul 23.30 wita di rumah korban di RT 06/Rw 02 Desa Oni Kecamatan Kualin Kabupaten TTS.

Muat Lebih

banner 300250

Korban kasus ini masing-masing Yupiter Timaubas yang mengalami luka robek pada dahi bagian kiri sepanjang tujuh centimeter akibat terkena benda tajam/pisau.  Korban sedang dirawat di Puskesmas Kualin Kabupaten TTS.

Korban lainnya Heridion Timaubas (30) yang juga adik pelaku mengalami luka robek pada paha kiri, punggung kiri, betis kaki kiri dan pergelangan tangan kiri akibat terkena benda tajam.
Korban Heridion selanjutnya dirujuk di RSUD Soe Kabupaten TTS.

Sementara korban Imer Nenabu (11), pelajar Sekolah dasar yang juga keponakan pelaku mengalami luka robek akibat terkena benda tajam pada leher bagian kiri dan kanan. Setelah dibawa ke Puskesmas Kualin Kabupaten TTS dan sempat mendapat perawatan, korban meninggal dunia.

Awalnya pada Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 23.30 wita, di rumah korban Yupiter Timaubas, pelaku menganiaya korban Yupiter Timaubas menggunakan pisau mengakibatkan luka robek di dahi kanan.

Korban Yupiter Timaubas berhasil melarikan diri dan meminta bantuan kepada tetangga.
Kemudian sekitar pukul 02.30 wita dini, pelaku meminta tolong kepada Feliks Sakan untuk diantar ke rumah pelaku di Bitan Desa Oni Kecamatan kualin Kabupaten TTS.

Saat itu pelaki yang mengemudi kendaraan. Setelah tiba di rumah pelaku di Bitan, pelaku masuk kerumah lalu keluar lagi dan mengajak Feliks Sakan untuk membeli rokok di rumah korban Heridion Timaubas sekitar satu kilometer dari rumah pelaku.

Di rumah korban Heridion Timaubas, pelaku mengetuk pintu dan memanggil korban hendak membeli rokok. Korban bangun dan membuka kios. Selanjut nya pelaku membeli rokok menggunakan uang Rp 50.000.

Korban berbalik hendak mengambil uang kembalian, namun pelaku langsung mengambil pisau dan menikam korban dari belakang.  Feliks Sakan hanya bisa berteriak mengingatkan korban dan langsung lari menggunakan sepeda motornya.

Setelah ditikam, korban Heridion Timaubas berjalan kaki menuju rumah korban Imer Nenabu yang berjarak sekitar 750 meter. Sekitar pukul 03.30 wita, pelaku masuk ke rumah korban Imer Nenabu melalui pintu belakang yang biasanya tidak dikunci.

Di dalam kamar, korban sementara tidur pulas bersama ibu kandung korban an. Ranci Timaubas.
Kemudian pelaku langsung menusuk korban menggunakan pisau yang sudah dibawa sebanyak dua kali yang mengenai korban pada leher kiri dan kanan yang menyebabkan korban meninggal dunia saat dirawat di puskesmas Kualin Kabupaten TTS.

Sekira pukul 03.45 wita, keluarga korban melapor kasus ini ke Mapolsek Kualin.

Kapolsek Kualin Ipda Simon Petrus Ninu dan dua anggota, Brigpol Paulus Bien dan brigpol Vincent Bria mencari pelaku. Sekitar pukul 07.00 wita Kapolsek bersama anggota menangkap pelaku di rumah Ongki Ton (30) di Kiuana RT 13/RW 06 Desa Oni Kecamatan Kualin Kabupaten TTS. Pelaku kemudian dibawa ke Polres TTS untuk proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku sudah kita amankan di sel Polres TTS dan sudah diperiksa penyidik,” ujar Kapolres TTS AKBP Aria Sandy, SIK melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH MH di kantornya, Rabu (22/1/2020).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60