Polres Tanjungbalai Tangkap Tiga Tersangka Curanmor

  • Whatsapp
Polres Tanjungbalai Tangkap Tiga Tersangka Curanmor
Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira menginterogasi tiga tersangka pencuri sepeda motor yang berhasil diringkus anggotanya. (Digtara/HO)

digtara.com – Polisi menangkap tiga tersangka pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah hukum Polres Tanjungbalai.

Ketiganya adalah MF alias Fahrul (24) dan De alias Dedi (26), keduanya warga Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. Serta ZH alias Zul Kontak (51), warga Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira menyebutkan, ketiga tersangka ditangkap berdasarkan dua laporan polisi yang masuk ke Polres Tanjungbalai.

Bacaan Lainnya

Yakni laporan polisi bernormo LP/129/VI/2020/SU/ Res T. Balai, tertanggal 6 Juni 2020. Laporan tersebut terkait pencurian sepeda motor Yamaha NMax yang tengah diparkir di depan toko material di Jalan Jamin Ginting, Kota Tanjungbalai pada Kamis, 4 Juli 2020.

Serta laporan polisi bernomor LP/ 131 /VI/2020/SU/Res T.Balai tertanggal 7 Juni 2020. Laporan itu terkait pencurian sepeda motor Honda Supra Fit di salah satu tangkahan di Jalan Asahan, Kota Tanjungbalai pada Sabtu, 6 Juni 2020.

“Tersangka Fahrul dan Dedi terlibat pencurian di Yamaha NMax di Jalan Jamin Ginting. Sedangkan tersangka Zul Kontak terlibat pencurian Honda Supra Fit di Jalan Asahan,” sebut Putu saat memaparkan pengungkapan kasus itu di Mapolres Tanjungbalai, Selasa (9/6/2020).

Dari penindakan terhadap ketiga tersangka, lanjut Putu, disita barang bukti berupa dua unit motor hasil kejahatan para tersangka, serta pakaian yang digunakan para tersangka saat beraksi.

“Barang bukti sepeda motor hasil kejahatan para tersangka sudah kita kembalkan ke masing-masing korbannya,” tegas Putu.

Sementara itu untuk para tersangka, sambung Putu, saat ini telah dijebloskan ke tahanan. Mereka akan dijerat dengan pasal pencurian. Tersangka Fahrul dan Dedi dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 4 (e) KUHPidana. Sementara tersangka Zul Kontak dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 5 (e) KUHPidana.

“Ancamannya masing-masing 7 tahun penjara,” tandas Putu.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait