4 Residivis Asimilasi Kembali Beraksi Berhasil di Tangkap Polisi

digtara.com

Satuan Reskrim Polrestabes Medan menangkap empat pelaku jambret yang sering beraksi di kawasan kota Medan. Polisi memberikan tindakan tegas dengan menembak tersangka yang mengakibatkan Satu orang tewas dan satu terpaksa dirawat di RS Bhayangkara Medan.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, tersangka yang tewas diterjang peluru polisi adalah APS alias Letoy (29), warga Jalan Kelambir V, Kecamatan Medan Helvetia, merupakan otak komplotan jambret ini.

Bacaan Lainnya

Sementara, ketiga yang lainnya yakni, ES (24), warga Jalan Kelambir V, GP (22) warga Jalan Binjai, dan S (25) warga Jalam Benteng, yang kini masih di rawat akibat terluka.

Keempat pelaku merupakan residivis yang baru keluar dari penjara karena program asimilasi Covid-19.

Penangkapan bermula dari adanya laporan korban penjambretan di Jalan Abdulah Lubis dan di Jalan Sunggal, pada Selasa 9 dan Jumat 12 lalu.

Aksi kejahatan tersebut sempat terekam kamera cctv dan viral di media sosial. Setelah dilakukan penyidikan, dan mendapat laporan dari masyarakat tentang keberadaan tersangka, polisi langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku di Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Baru.

Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti empat buah helm, tiga sepeda motor matic, satu laptop beserta hardisk, satu handphone, dan satu buah dompet.

Pos terkait