Wakil Ketua KPK RI Lili Siregar Ngaku Pernah Menyuap Petugas

Wakil Ketua KPK RI Lili P Siregar saat di studio D'Podcast DIGTARA TV di Medan.

digtara.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Lili Pintauli Siregar mengaku pernah melakukan pelanggaran hukum dengan menyuap petugas dan menyerah dengan keadaan.

Disebabkan putus asa terhadap sistem yang korup saat itu, karena sudah empat kali mencoba ujian menjadi Advokat, tidak lulus dan kelima kalinya terpaksa menyerah, Sabtu (20/6/2020), Sumatera Utara.

“Saya ditertawakan waktu itu, oleh petugas Pengadilan Tinggi di Medan. Mereka bilang, Li, kau tak usah isi berkas lagi, udah banyak berkas mu. Yang penting kau sanggup bayar,” cerita Lili.

Bacaan Lainnya

Cerita ini terungkap, saat Wakil Ketua KPK RI Lili Pintauli Siregar di undang sebagai nara sumber di studio dalam program D’Podcast dengan tema Ngobrol Pintar Inspiratif (Ngopi) yang akan ditanyangkan di Chanel Youtube Digtara TV yang dipandu oleh host Ibey Nasution, pada Kamis 18 Juni 2020 lalu.

Pengakuan Lili Suap Petugas

Lili menjelaskan saat itu pada jaman Orde Baru semuanya terlihat terang-terangan dibandingkan jaman saat ini. Ada banyak sekali perbedaan.

“Saya diminta membayar, dan terpaksa melakukannya kalau tidak ya saya tidak akan lulus advokat. Saya terpaksa membayar suap 475 ribu saat itu,” akunya.

Lanjut Wakil Ketua KPK RI tersebut, itu terjadi pada dahulu (orde baru) belum ada namaya Peradi. Usai melakukan suap, Lili mengaku hatinya bergejolak dan bergemuruh.

“Kenapa saya melakukan itu (suap). Namun, disatu sisi, kalau tidak ada kartu Advokat, saya akan ditendang kemana-mana. Dan tidak bisa bertarung membela hak-hak pencari keadilan di ranah hukum,” ungkapnya.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait