Meninggal dengan Tubuh Hancur, Begini Cara Memandikan Jenazah dalam Agam Islam

digtara.com – Korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Simpang Jalan Setia Budi Medan pada tanggal 23 Desember 2020 kemarin meninggal dunia di tempat kejadian. Cara Memandikan Jenazah
Baca Juga:
Yang lebih mengenaskan, korban tewas dengan sebagian tubuh hancur akibat terlindas roda bagian belakang truk tronton.
Akibatnya, tubuh korban tak utuh lagi, bahkan identitasnya tak lagi dikenali.
Terkait hal tersebut, Sekretaris Komisi Informasi dan Komunikasi MUI Kota Medan, H Rahmat Hidayat Nasution mengatakan tata cara memandikan jenazah berbeda seperti pada umumnya menurut ajaran agama Islam.
“Kalau seseorang yang meninggal dalam keadaan kecelakaan lalu lintas dan hancur, yang dimandikan hanya bagian potongan tubuhnya saja yang masih utuh. Walaupun hanya sepotong tangan saja,” ujarnya.
Baca: Bermaksud Menyalip, Mrs X Tewas Dilindas Truk di Jalan Setia Budi Medan
Lanjutnya, cara memandikan jenazah menurut ajaran agama Islam hanya mengalirkan air ke bagian tubuh si mayit.
“Karena memandikan jenazah itu kan hanya mengalirkan air ke tubuh si mayit. Kalau masih mengeluarkan najis, nah itu disumbat biar keluar,” tandasnya.
Baca: Identitas Mrs X Terlindas Truk di Jalan Setia Budi Medan Akhirnya Terungkap
Setelah itu, dikatakannya saat mengkafani, dikumpulkan sisa potongan tubuh lalu kemudian dibungkus dan disholatkan lalu dikebumikan seperti biasanya.
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
