Harga Emas 24 Karat Antam Turun Rp10.000 Per Gram

  • Whatsapp
Harga Emas Antam Turun
Harga Emas Antam Turun Rp5.000 Per Gram (Ilutrasi: Harga Emas 24 Karat Antam.[net])

digtara.com – Pada perdagangan Sabtu (4/4/2020), harga emas 24 karat Antam keluaran Logam Mulia turun Rp 10.000 per gram .

Melansir situs Logam Mulia, harga pecahan 1 gram emas Antam pada Sabtu (4/4) berada di Rp 934.000. Harga emas Antam ini turun Rp 10.000 per gram dari harga Jumat (3/4) di Rp 944.000.

Adapun harga pembelian kembali atau buyback emas Antam menjadi Rp 835.000.

Bacaan Lainnya

Jika ditinjau dari tujuh hari lalu (27 Maret 2020), harga emas Antam hari ini masih naik Rp 10.000 per gram dari harga saat itu Rp 924.000.

Di Butik Emas Logam Mulia – Pulo Gadung, Jakarta, harga emas ukuran 0,5 gram adalah Rp 491.500. Adapun harga emas ukuran 2 gram dan 5 gram, masing-masing Rp 1.817.000 dan Rp 4.490.000.

Berikut tabel harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya, belum termasuk pajak.

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Sabtu (4/4/2020) berada di angka Rp 934.000 per gram.

Angka tersebut turun Rp 10.000 jika dibandingkan harga emas kemarin yang tercatat memecahkan rekor di harga Rp 944.000 per gram.

Sementara itu, harga buyback atau harga yang didapat jika pemegang Antam ingin menjual emas batangan tersebut berada di harga Rp 835.000. Harga itu turun Rp 10.000 jika dibandingkan kemarin.

Sementara di gerai penjualan Antam lain bisa berbeda. Adapun sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen.

Dimana jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen, sertakan nomor NPWP setiap kali transaksi disertai dengan bukti potong PPh 22.

Pos terkait