IHSG Turun Tipis ke Level 4.902

  • Whatsapp
IHSG Turun Tipis ke Level 4.902
Ilustrasi: Perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia (Internet)

digtara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sore ini ditutup melemah. IHSG turun 2,27 poin atau 0,05% ke level 4.901,82 atau 4.902.

Dilansir Okezone, Kinerja minus IHSG didorong melemahnya 252 saham dan 151 saham yang stagnan. Sementara saham yang menguat hanya 155 saham.

Nilai transaksi perdagangan secara keseluruhan mencapai Rp5,33 triliun dari 6,84 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Bacaan Lainnya

Indeks LQ45 turun 0,68 poin atau 0,1% ke 759,62, indeks JII turun 0,52 poin atau 0,1% ke 538,13. Sementara indeks IDX30 turun 0,53 poin atau 0,1% ke 414,65 dan indeks MNC36 naik 0,03 poin atau 0,0% ke 277,12.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) naik Rp34 atau 34,69% ke Rp132, saham PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY) naik Rp17 atau 22,08% ke Rp94, dan saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik Rp28 atau 11,11% ke Rp280.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Transcoal Pasific Tbk (TCPI) turun Rp360 atau 6,73% ke Rp4.990, saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) turun Rp14 atau 5,26% ke Rp252, dan saham PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) turun Rp5 atau 4,1% ke Rp117.

NILAI TUKAR RUPIAH

Sementara itu, nilai tukar mata uang Rupiah, gagal mengikuti tren penguatan sejumlah mata uang Asia lainnya pada penutupan perdagangan hari ini, Rupiah melemah akibat meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar atas penyebaran virus korona sehingga menghindar aset-aset berisiko seperti rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah melemah 0,18 persen atau 25 poin ke level Rp14.245 per dolar AS. Selain rupiah, Yen Jepang dan dolar Hongkong juga menjadi mata uang asia lain yang melemah terhadap dolar AS. Mata uang Negeri Samurai melemah 0,47 persen terhadap dolar AS ke level 107,18 Yen per dolar AS. Sementara itu, dolar Hong Kong melemah tipis ke level 7,75 per dolar AS.

Sementara itu, mata uang lain, seperti dolar Singapura dan Won Korea tercatat menguat masing-masing 0,09 persen dan 0,16 persen. Hal yang sama juga terjadi pada Yuan China yang menguat 0,03 persen terhadap dolar AS.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Pos terkait