Kurs Rupiah Hari Ini: Pelemahan Bisa Berlanjut Akibat Peningkatan Virus Korona

  • Whatsapp
Rupiah Pagi Kalah Perkasa Dari Dolar AS
Ilustrasi: Perdagangan Valas (Internet)

digtara.com – Kurs dollar rupiah hari ini bisa melanjutkan posisi di Rp 14.000. Kemarin, rupiah kembali mencatatkan kinerja kurang memuaskan setelah berakhir melemah pada perdagangan Rabu (10/6/2020). Pelemahan Bisa Berlanjut Akibat Peningkatan Virus Korona

Rupiah di pasar spot ditutup di level Rp 13.980 per dollar Amerika Serikat (AS).

Itu berarti, kurs rupiah melemah 0,65% dibanding penutupan sehari sebelumnya, Selasa (9/6/2020) yang ada di posisi Rp 13.890 per dollar AS.

Bacaan Lainnya

Kompak, rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) juga ditutup melemah. Mata uang Indonesia itu melemah 0,79% dibandingkan dengan penutupan sebelumnya, tembus ke level Rp 14.000, di posisi Rp 14.083.

Peningkatan virus korona

Head of Economics Research Pefindo Fikri C. Permana memperkirakan, rupiah hari ini berpeluang melanjutkan kembali pelemahan.

Sebab, kenaikan kasus virus corona di Indonesia dalam dua hari terakhir cukup mengkhawatirkan.

“Jumlah kasus baru positif virus corona lebih dari 1.000 orang per hari dalam dua hari terakhir,” kata dia.

“Ini menimbulkan kekhawatiran baik di pasar obligasi dan saham kemarin, dan masih mungkin berlanjut bila jumlah penambahan kasus kembali terjadi dalam jumlah besar,” ujar Fikri.

Dengan kondisi tersebut, Fikri meramalkan, rupiah akan bergerak melemah dalam rentang Rp 13.900-Rp 14.300 per dollar AS. Sedang Lukman menghitung rupiah masih akan berkonsolidasi di level Rp 13.900-Rp 14.000 per dollar AS.

Sementara, Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong menuturkan, pelemahan rupiah tidak terlepas dari sisi teknikal dan data ekonomi dari China yang sedikit di bawah harapan.

Namun, dia memproyeksikan, rupiah pada perdagangan, Kamis (11/6), berpeluang konsolidasi. “Dari segi risk appetite global sudah mulai mereda, ditambah lagi pelaku pasar masih akan menantikan hasil rapat FOMC,” katanya.

“Pasar akan menantikan seperti apa kebijakan AS serta proyeksi ekonomi ke depan setelah pandemi virus corona membuat AS jatuh ke dalam resesi,” ujar Lukman, Rabu (10/6/2020). [kontan]

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Kurs Rupiah Hari Ini: Pelemahan Bisa Berlanjut Akibat Peningkatan Virus Korona

Pos terkait

Tinggalkan Balasan