Dinkes Sumut Serahkan Hasil Swab, Keluarga PDP 01 Covid-19 Padangsidimpuan Alami Kebangkrutan Ekonomi.

Muhammadiyah Ajak Masyarakat Memuliakan Jenazah Korban Virus Korona Ibu hamil Pasien Covid-19 RSUD Padangsidimpuan Swab Test Erni Aqila Pasien 01 covid-19 Padangsidimpuan
Pasien Covid-19 asal Padangsidimpuan dimakamkan di TPU Muslim Simalingkar. (Irwansyah Putra Nasution/Digtara)

digtara.com – Erni Kusmiati, wanita hamil pasien PDP 01 Covid-19 asal Padangsidimpuan, Sumatera Utara yang meninggal dunia, dinyatakan negatif terpapar virus korona, Senin, (25/5/2020).

Hasil ini berdasarkan surat rekam medik yang dikeluarkan RSUP Adam Malik Medan, Nomor : UK.01.01/1-13/5256/2020. Surat ini mengakhiri polemik dan pertanyaan masyarakat terhadap status pasien tersebut.

Namun, pihak keluarga tidak terima dengan pengalaman buruk yang dialami korban dan keluarga pasca meninggalnya Erni, hingga keluarga alami kebangkrutan ekonomi.

Bacaan Lainnya

Erna Dalimunte kakak kandung korban menceritakan pasca Erni Kusmiati dinyatakan tim gugus tugas Covid-19 Pemko Padangsidimpuan terpapar covid atau reaktif, sebanyak 51 orang pekerja dan keluarga yang berinteraksi dengan pasien 01 PDP dilakukan karantina dan pemantauan.

Sebagian ada yang di karantina selama 14 hari ada juga yang lebih.  “Saya dan lainnya dilakukan Rapid tes dan juga Swab Tes, namun hasilnya tidak langsung diberikan. Baru diberikan setelah waktu yang lama setelah keluarga protes,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk hasil Erni Kusmawati, baru dapat diketahui dari pemberitaan media digtara.com dan pihak keluarga mengambil langsung ke RSUP Adam Malik Medan. Padahal, seharusnya hasilnya diumumkan oleh tim gugus tugas covid-19, tapi hingga saat ini pengumuman tidak dilakukan.

Keterangan Dinkes Padangsidimpuan

“Bisa dibayangkan, warga terus bertanya, dan ada juga yang menjahui kami karena takut terpapar. Hasil rekam medis baru didapatkan 37 hari kemudian,” ungkap Erna.

Pengakuan Erna saat berkomunikasi dengan pihak RSUP Adam Malik, hasil rekam medik korban PDP 01 sudah disampaikan pada Dinas Kesehatan Padangsidimpuan beberapa hari (sepekan) setelah dilakukan uji tes. Untuk diketahui, pasien 01 PDP meninggal dunia pada 7 April 2020 lalu dan hasil tes sudah diketahui tim medis pada 13 April 2020.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *