Jadi Ketum Partai Demokrat, Ini 10 Program Unggulan AHY

  • Whatsapp
AHY jadi Ketua Umum Partai Demokrat. (AHY jadi Ketua Umum Partai Demokrat.)

digtara.com | JakartaAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketum Partai Demokrat 2020-2025 pada Kongres Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta.

Pada pidato kemenangannya, AHY mengajak seluruh kader untuk bangkit dan membangun partai. Tak lupa dia mengajak para kader untuk mengembalikan kejayaan PD.

“Saya terharu melihat semangat yang luar biasa hari ini. Mudah-mudahan ini semangat dan kebersamaan yang akan kita terus bangun dan perkuat lima tahun ke depan. Ternyata semangat itu tidak berubah, seperti yang saya saksikan ketika berkeliling ke berbagai wilayah Nusantara selama beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia meminta kader PD saling bahu-membahu dalam membangun Indonesia.

“Kita bersama-bersama semua kader PD jika kita ingin mewujudkan tujuan besar tadi mari kita bergandengan tangan dan InsyaAllah kita sampai ke tujuan lima tahun mendatang,” kata AHY.

Kemudian, ia menjabarkan 10 program unggulan PD 2020-2025. Salahsatu program PD 5 tahun ke depan adalah merebut sebanyak-banyaknya suara milenial.

“Jumlah pemilih muda usia 17 sampai 40 tahun akan semakin meningkat, oleh karena itu partai politik yang lebih cepat, lebih menggerakkan kalangan muda ini maka lebih diuntungkan, karena jumlah mereka semakin banyak,” kata AHY.

Berikut 10 program unggul Partai Demokrat 2020-2025

1. Mencetak SDM yang unggul dan militan

2. Memperkuat kepemimpinan dan manajemen yang efektif

3. Modernisasi Partai Demokrat menuju smart party

4. Memperkuat komunikasi politik yang efektif di setiap lini

5. Meningkatkan program-program pengabdian masyarakat

6. Membuka dan memperluas jaringan konstituen

7. Memenangkan suara generasi muda

8. Menyukseskan pemilihan pilkada 2020

9. Menyukseskan pemilihan legislatif 2024

10. Menyukseskan pemilihan presiden 2024

Sebelumnya diketahui Putra sulung SBY itu terpilih secara aklamasi oleh seluruh peserta Kongres PD. Pada proses musyawarah tersebut wartawan tidak diperkenankan untuk meliput.

[riy]

 

Pos terkait