Polres Tanah Karo Belum Mampu Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Syahril Piliang

  • Whatsapp
Sudah 4 Hari, Polisi Belum Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Karo Polres Tanah Karo Belum Mampu Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan Syaril Pilliang
Petugas melakukan olah TKP di depan Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Kab. Karo.

digtara.com – Terhitung tujuh hari sejak kasus pembunuhan Syahril Piliang (55), namun pihak Kepolisian Resort (Polres) Tanah Karo sampai saat ini belum juga mampu mengungkap kasus tersebut. Kasus Dugaan Pembunuhan Syahril Piliang

Erniwati salah seorang keluarga korban mengungkapkan kekecewaannya dan bertanya-tanya siapa pelaku pembunuhan tersebut.

“Sampai saat ini kami dari keluarga belum mendapatkan penjelasan dari Polres Tanah Karo soal penyebab kematian Syahril,” katanya Selasa (9/6/2020).

Diberitakan sebelumnya, Syahril Piliang, warga Jalan Milala, Gang 12, Kelurahan Kampung Dalam, Kabanjahe ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di depan Rumah Dinas Wakil DPRD Kabupaten Karo.

Baca Juga: Sudah 4 Hari, Polisi Belum Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Karo

Dia ditemukan pertama kali oleh TS (46), yang saat itu sedang melintas di lokasi kejadian.

Ketika ditemukan, posisi sebagian badan korban tersangkut di becak yang dikemudikannya dengan kepala menyentuh ke aspal. Cerita TS, saat itu korban sudah tak bernyawa dan berlumuran darah.

Keluarga korban menduga bahwa Syahril merupakan korban pembunuhan.

Namun hingga hari ini, tepatnya setelah tujuh hari kejadian naas tersebut, polisi belum juga berhasil mengungkap kasus tersebut. Termasuk apa penyebab kematian korban ataupun siapa pelaku pembunuhan tersebut.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Yustinus Setyo Indriono SIK ketika dikonfirmasi digtara.com, Selasa (9/6/2020) enggan berkomentar banyak.

“Saat ini masih penyelidikan, mas,” jawabnya singkat. [riy]

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Kasus Dugaan Pembunuhan Syahril Piliang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *