MUI

Surat Soal Seruan Rapid Tes Itu Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

  • Whatsapp
Surat Soal Seruan Rapid Tes Itu Hoax, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

digtara.comMajelis Ulama Indonesia (MUI) meminta kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk dapat mengusut tuntas penyebar berita bohong (hoax) soal surat seruan rapid tes yang telah tersebar di media sosial.

Wakil Sekretaris Jenderal bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) MUI, Amirsyah Tambunan meminta pihak kepolisian dapat mengusut tuntas pelaku penyebaran berita hoaks yang telah viral di media sosial.

Menurutnya, menyebarkan berita bohong haram hukumnya bagi umat Islam. Dia kemudian mengingatkan tentang fatwa MUI Nomor 24 Tahun 2017 tentang hukum dan pedoman bermuamalat dalam media sosial.

Bacaan Lainnya

Fatwa MUI tersebut mengatur banyak hal, dari cara membuat postingan media sosial, sampai cara memverifikasi atau tabayyun. “Setiap Muslim yang bermuamalah melalui medsos diharapkan melakukan tabayyun,” papar Amirsyah dilansir tribratanews.sumut.polri.go.id, Senin (25/05/2020).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *