6 Fakta Perampokan Toko Emas di Medan, Teror Warga di Siang Bolong

digtara.com – Perampokan bersenjata api di siang bolong dan di tengah keramaian pasar Simpang Limun Medan menggemparkan warga Kota Medan, Sumatra Utara. Para perampok berjumlah empat orang menggasak dua toko emas di Simpang Limun, Kamis (26/8/2021).
Baca Juga:
Pemilik dan penjaga toko tersebut tak berkutik setelah para perampok menodongkan senjata tajam. Perampok pergi dengan membawa 5 kilogram emas.
Dari Toko Emas Aulia Chan milik Kasmawati (53), warga Jalan Medan Area Selatan, Kota Medan, para pelaku membawa kabur sekitar 2 kilogram emas.
Baca:Â [Breaking News]: Perampok Bersenjata Api Gasak Toko Emas di Medan, Juru Parkir Terkapar
Sementara dari Toko Emas Masrul milik Ade Irawan (34) warga Jalan Bromo, Gang Jermal 2, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, pelaku membawa sekitar 3 kilogram emas.
Ada beberapa fakta penting terkait aksi perampok bersenjata api menggasak toko emas di Medan ini:
1. Mirip Aksi Perampokan Toko Emas Suranta 2013

Perampokan toko emas terjadi di Toko Emas Suranta, Jalan Pertempuran, Medan, Jumat (13/9/2013). Enam perampok bersenjata api langsung menembak lemari etalase berisi emas.
Berdasarkan rekaman CCTV, enam pelaku tersebut tampak berbagi peran. Pelaku melakukan aksinya dalam waktu singkat 3 menit 15 detik, dan membawa kabur lima kilogram emas.
Setelah itu serangkaian aksi perampokan terjadi di Kabupaten Batubara hingga Percut Sei Tuan, Deliserdang hanya dalam 4 hari berikutnya.
2. Teror Warga di Siang Bolong
Perampokan di siang bolong di tengah keramaian warga menjadi salah satu ciri aksi teror. Para pelaku mengendari dua sepeda motor datang ke Pasar Simpang Limun sekira pukul 14.30 WIB.
https://www.youtube.com/watch?v=SN7PiK2hprk
Empat pria itu memakai baju warna gelap dan menutup wajahnya dengan masker. Tampak mententeng senjata laras panjang dan satu orang memegang pistol.
3. Terekam CCTV Warga Panik Berhamburan
Dalam rekaman berdurasi 12 detik tampak pelaku berjumlah empat orang berboncengan mengendarai motor beriringan menuju Toko Mas dan Permata Aulia Chan di kawasan Pasar Simpang Limun Jalan SM Raja Medan.
Situasi pasar memang tidak terlalu ramai. Keempatnya menutup wajahnya dengan masker dan memakai topi.
https://www.youtube.com/watch?v=IBmwnQPTKHA
Di rekaman lainnya, warga tampak berhamburan saat peristiwa yang berlangsung sekira 5 menit itu berlangsung. Hanya saja tidak tampak rekaman saat di dalam toko emas. Namun tampak saat 4 pelaku keluar dari pasar.
Para saksi mengaku situasi ketika itu begitu mencekam.
4. Aksi Tukang Parkir Berujung Penembakan
Perampok menembak seorang tukang parkir hingga mengalami luka tembak di bagian leher. Korban yakni Yulius Ardi Simanjuntak (40) alias Erwin, warga Jalan Nawi Harahap, Kecamatan Medan Amplas. Kondisinya selamat dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Ternyata sebelum tertembak, Erwin sempat mengejar pelaku.
“Pelaku 4 orang naik 2 sepeda motor matic jenis honda beat sama scoopy. Jadi korban mengejar pelaku, pas lagi dikejar 1 orang pelaku langsung nembak korban,†ujarnya kepada digtara.com, Kamis (26/8/2021).
Baca:Â Aksi Heroik Juru Parkir Pasar yang Nyaris Gagalkan Perampokan Toko Emas Pakai Kotak Tahu
Adek juga mengatakan sebelum korban ditembak, korban sempat melempar 1 buah kotak tahu kearah salah satu pelaku untuk mencegah pelaku kabur, namun naas dirinya keburu ditembak dan pelaku berhasil kabur membawa barang hasil rampokannya.
“Korban saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara akibat luka tembakan di leher,” kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja saat memimpin olah TKP di lokasi perampokan, Kamis (26/8/2021).
5. Perampok Menerobos Masuk 2 Toko Sambil Todong Senjata
Pemilik Toko Emas Aulia Chan, Kasmawati mengatakan, para perampok menggunakan masker masuk ke dalam toko emas dan langsung menuju brankas penyimpanan emas.
“Dia lari dan melompat masuk ke dalam. Kemudian dia membuka brankas,” kata Kasmawati. Kasmawati yang kaget kemudian berusaha menegur dari belakang pelaku tersebut. Namun rekannya yang lainnya kemudian mengancam korban dengan menggunakan senjata api.

“Dia megang pistol dan menodongkan ke saya. Saya kemudian lari ke sebelah. Saat itu saya juga masih ditodongkan senjata,” katanya.
Salah satu pemilik toko emas, Kasmawati mengaku kehilangan emas sekitar 3 kg dalam aksi perampokan tersebut. Sementara toko lainnya 2 kg emas.
6. 4 Kali Letusan Senjata, 3 Selongsong Peluru
Menurut pengakuan warga, ada 4 kali suara letusan senjata saat peristiwa perampokan tersebut. Namun dari olah TKP, petugas menemukan tiga butir selongsong peluru yang diduga dari senjata api milik para perampok bersenjata laras panjang dan pendek.
“Dari lokasi ditemukan 3 butir selongsong yang berasal dari senjata para pelaku,” kata Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
