Gagal Perangkingan Akpol, Affandi Hidayat Segera Persiapkan Diri Lagi

digtara.com - Affandi Hidayat (18), salah satu calon taruna Akademi Kepolisian (Catar Akpol) Panda Polda NTT merasa puas dengan proses seleksi yang dilakukan panitia seleksi Panda Polda NTT.
Baca Juga:
Walaupun belum beruntung untuk dikirim ke pusat karena kalah rangking, jebolan SMAN 3 Kupang ini tetap bersemangat untuk mempersiapkan diri pada seleksi Akpol tahun depan.
Ia menempati rangking 7 saat sidang kelulusan akhir di Panda Polda NTT pekan lalu.
"Saya puas dengan hasil yang ada karena sudah dilakukan secara transparan dan terbuka," ujar Affandi, Rabu (10/7/2024).
Ia mengakui masih ada kekurangan yang perlu dibenahi dan diperbaiki.
"Tes sudah transparan dan kami peserta sudah tahu hasil dan tidak ada rekayasa. Hasil yang ada sesuai kemampuan diri. Saya puas dengan hasil tes kemarin," ujarnya.
Ia menyebutkan kalau dalam proses ini, peserta bisa mengetahui kekurangan dan kelebihan.
Ia juga menepis berbagai isu miring terkait proses seleksi ini. "Jangan kuatir dengan berbagai.
Saya bersyukur bisa sampai ke tahap pantukhir tapi belum beruntung," tegasnya.
Ia mengajak rekan-rekannya yang lain agar jangan takut mendaftar Akpol karena tes sangat transparan.
"Jangan pernah terpengaruh dengan isu-isu. Semua peserta sudah langsung bisa memantau hasil seleksi," ujarya.
Affandi sendiri berada pada 7 dari 86 orang peserta. Diakui kalau setiap selesai tahapan tes, hasil nilai langsung ditayangkan dan ditanda tangani peserta.
"Tidak ada (nilai) yang berubah. Jika nilai tidak sesuai maka peserta bisa protes tapi selama ini nilai yang kami peroleh sudah sesuai dengan yang kami tanda tangan," tambahnya.
Ia meyakini tidak ada celah bagi panitia untuk merubah nilai.

Puluhan Sepeda Motor Milik Anggota Polda NTT Terjaring Razia Internal Propam

Komisi III DPR RI Desak Mabes Polri Pecat Kapolres Ngada Non Aktif

Mantan Kapolres Ngada Terlibat Kasus Pidana, Polda NTT Minta Maaf dan Janji Akan Tegakkan Hukum

Periksa Sembilan Saksi, Polda NTT Benarkan Mantan Kapolres Ngada Terlibat Kasus Kekerasan Seksual pada Anak Dibawah Umur

Puslitbang Polri Teliti Kejahatan Digital di NTT
