413 Pemilih Ikut PSU di TPS 02 Kelapa Lima-Kota Kupang
Baca Juga:
Ratusan pemilih ini hanya akan memilih pasangan gubernur dan wakil gubernur NTT.
PSU dilakukan karena pada pemungutan suara pada 27 November 2024 lalu, ada 14 pemilih pindahan tetapi dilayani meski tidak membawa surat pindah memilih.
"Ada pelayanan terhadap 14 pemilih dengan menggunakan mekanisme pemilih pindahan. Mereka tidak membawa surat pindah memilih, mereka juga tidak mengurus surat pindah memilih saat pencoblosan, tapi mereka tetap dilayani di TPS pada hari pelaksanaan pencoblosan 27 November 2024 lalu," ujar komisioner KPU Kota Kupang yang juga Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Kota Kupang, Zunaidin Harun, awal pekan ini.
Dari 14 pemilih tersebut, dua di antaranya adalah warga Kota Kupang yang pindah memilih di Kecamatan Kelapa Lima tanpa mengantongi surat pindah memilih. Sementara 12 lainnya berasal dari kabupaten lain di NTT.
PSU di TPS 2 Kelurahan Kelapa Lima memenuhi syarat karena melibatkan lebih dari satu pemilih. Hal ini juga merupakan rekomendasi Panwascam dan Bawaslu Kota Kupang.
PSU di TPS 2 Kelurahan Kelapa Lima hanya menggunakan satu surat suara, yaitu untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, karena surat suara walikota tidak terganggu.
KPU Kota Kupang menerima dua rekomendasi untuk menggelar PSU, tetapi hanya kasus di Kelurahan Kelapa Lima yang memenuhi syarat. Sebanyak 413 pemilih di TPS 2 Kelurahan Kelapa Lima kembali diundang untuk mengikuti PSU.
Pelaksanaan PSU ini dipantau ketua Bawaslu Kota Kupang, Yunior Adi Nange dan anggota Bawaslu, komisioner KPU Kota Kupang dan dikawal aparat kepolisian.
sejak pagi, TPS sudah dibuka dan petugas KPPS sudah melayani pemilih yang hendak menggunakan hak pilihnya.