Demo Rusuh di Madina, Kepala Desa Mompang Julu Resmi Mundur

Warga Kembali Blokir Jalinsum, Polisi Kerahkan Satu Kompi Personel Brimob
Aksi pemblokiran Jalinsum di Desa Mompang Julu Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut berdampak terhadap para Sopir Bus lintas. (Istimewa)

digtara.com – Pasca kerusuhan, Kepala Desa (Kepdes) Mompang Julu, Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina) resmi membuat pernyataan mengundurkan diri.

Mundurnya Kepdes tersebut setelah didesak ratusan massa yang membakar mobil Waka Polres Madina dan terlibat bentrok dengan petugas.

“Sudah mundur. Kepdesnya buat surat pernyataan mengundurkan diri,” kata Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution, Selasa (30/7/2020).

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan saat dikonfirmasi digtara.com melalui telepon seluler, penyataan mundur disampaikan yang bersangkutan sekitar pukul 22.30 WIB. “Malam tadi disampaikan. Saya himbau warga tetap tenang dan jangan lagi berbuat anarkis,” pintanya.

Lanjut Bupati, saat ini massa mulai membubarkan diri, meskipun dibeberapa lokasi masih terlihat warga yang masih berkumpul. “Saat ini situasi massa mulai berkurang, dan kembali ke rumah,” ungkapnya.

Mobil dinas Waka Polres Madina beserta dua unit sepeda motor dibakar massa yang menggelar demo menuntut Kepdes mundur dari jabatannya. Aksi ini diduga terkait pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Kabid Humas Polda Sumut Tatan Dirsan Atmaja mengungkapkan akibat kerusuhan tersebut, enam anggota polisi terluka terkena lemparan batu. “Mereka sudah di rawat di rumah sakit terdekat,” katanya.

Tatan menjelaskan saat ini pihak TNI dan Polri terus melakukan himbauan agar warga dan mahasiswa membuabarkan diri.

Personil yang terluka yakni AKP J Hutajulu luka robek pada tulang kering kaki kanan, Aipda AB Siagian mengalami luka memar di kaki akibat lemparan batu. Bripda WA Putra terkilir dibagian bahu kiri sedangkan Bripka AR Kurniawa alami luka robek pada kelopak mata sebelah kiri.

Briptu M Arif alami luka memar di kepala dan Bripka H Sitorus alami luka memar dibagian kepala.

Massa juga sempat memblokir jalan lintas sumatera tujuan Medan-Padang (Sumatera Barat).

Pos terkait