Dirlantas Polda Sumut Tinjau Pos Check Point di Tanjung Morawa

  • Whatsapp
Dirlantas Polda Sumut Tinjau Pos Check Point di Tanjung Morawa
Dirlantas Polda Sumut, Kombes Pol Yamin didampingi Kasat Lantas Polresta Deli Serdang Kompol Rina Tarigan saat mengecek kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2020 di Pos check point 1 Tanjung Morawa, Jumat (22/05/2020) sore. (istimewa)

digtara.com – Pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2020, Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 14.000 kendaraan diputar balik dikarenakan terindikasi akan mudik.

Hal.itu diungkapkan Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Yamin didampingi Kasat Lantas Polresta Deli Serdang Kompol Rina Tarigan saat mengecek kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat 2020 di Pos check point 1 Tanjung Morawa, Jumat (22/5/2020) sore.

“Sudah 14 ribu kendaraan kami putar balik, mereka terindikasi mau mudik dan tidak menggunakan masker,” sebutnya. Baca Juga: Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Jalinsum Deli Serdang Normal

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan putar balik bagi pengendara kedapatan memiliki kartu penduduk luar daerah untuk mengawal penegakan aturan larangan mudik sesuai instruksi pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) masuk Sumatera Utara.

“Putar balik guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelas Kombes Pol Yamin.

Menurutnya, bagi  pengendara atau penumpang yang kedapatan memiliki kartu identitas penduduk luar daerah, maka akan dilakukan tindakan tegas dengan putar balik. Sedangkan bagi yang mudik lokal akan dilakukan pemeriksaan suhu badan dan kesehatan.

“Sanksi bila ditemukan pengendara atau penumpang memiliki KTP luar daerah ya putar balik,” ucap Kombes Pol Yamin.

Ia meminta agar masyarakat untuk saat pandemi Covid-19 agar tidak melakukan mudik dengan lebaran dirumah guna mencegah penyebaran Covid-19. Apabila tetap akan mudik maka akan dilakukan tindakan tegas dengan putar balik.

“Lebih baik lebaran dengan keluarga di rumah agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat terputus,” tandasnya.

[ya]

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Pos terkait