Dua Warga di Medan Kritis Dibacok Pencuri Yang Mereka Pergoki

  • Whatsapp
Dua Warga di Medan Kritis Dibacok Pencuri Yang Mereka Pergoki
Ilustrasi: Pencurian (Internet)

digtara.com – Dua orang warga Jalan Sabaruddin/Berlian, Kota Medan, Sumatera Utara, kritis dan harus mendapatkan perawatan di RSU Methodist Medan. Mereka dirawat dalam kondisi kritis akibat mengalami luka bacok di bagian kepala oleh pelaku pencurian yang mereka pergoki di rumahnya.

Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago mengatakan, insiden itu terjadi pada Jumat, 26 Juni 2020 kemarin. Sementara kedua korban adalah Hasim (82) dan Lukman (50).

“Untuk saat ini kedua korban belum bisa diambil keterangan, dikarenakan masih dalam keadaan tidak sadarkan diri atau kritis,” kata Faidir Chaniago, seperti dilansir Merdekacom, Minggu (28/6/2020)

Bacaan Lainnya

Dia memaparkan, setelah menerima informasi dari kepala lingkungan, pihaknya langsung menuju lokasi kejadian. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi. Petugas juga memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

 

PELAKU DITANGKAP

Upaya petugas tak sia-sia, pelaku teridentifikasi, yakni Reza Wijaya alias Midun (30), seorang tukang parkir. Sekitar pukul 20.30 Wib, mereka mendapat informasi terduga pelaku sedang berada di Jalan Gandhi. “Dia kita tangkap dan kita interogasi. Dia mengakui perbuatannya,” ucap Faidir.

Tersangka mengaku masuk ke rumah korban melalui atap seng. Namun saat melakukan pencurian dia dipergoki Lukman. Karena panik, dia membacok kepala korban dua kali menggunakan pisau yang dibawanya.

Akibat serangan itu, Lukman terjatuh bersimbah darah ke lantai. Saat akan kabur dari pintu depan, dia dihalangi Hasim. Pemilik rumah ini pun diserang dua kali dengan pisau. Dia juga terjatuh tak berdaya.

Setelah melukai kedua korban, tersangka melarikan diri. Dia membawa 3 unit handphone dari rumah itu.

“Kemudian pelaku menjual Hp yang dicurinya kepada penadah dengan perjanjian 3 Hp harganya Rp900.000, Namun penadah baru memberi uang kepada pelaku Rp50.000, kemudian pelaku menggunakan uang Rp50.000 itu untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu,” jelas Faidir.

Petugas sempat membawa Reza untuk mencari barang bukti dan mengembangkan kasus itu. “Namun tersangka berusaha melawan petugas dan kemudian petugas kita memberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali namun pelaku tidak mengindahkan dan tetap berusaha melawan. Petugas kita menembak kedua kaki tersangka, selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diobati,” jelas Faidir.

Setelah mendapat pengobatan, Reza dibawa ke Mapolsek Medan Area. Dia menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dua tersangka penadah barang curian itu juga diamankan. Keduanya yakni Zulkifli (27), warga Jalan Medan Area Selatan dam Rahmad Hidayat (31) warga Jalan Menteng 2.

Petugas sudah mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus ini, termasuk 3 unit handphone.

“Kita masih mengembangkan kasus ini dan melakukan penyidikan lebih lanjut,” tandasnya.

[AS]

 

 

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

 

Pos terkait