Gadis Keterbelakangan Mental Hamil Setelah di Rudapaksa di Padangsidimpuan

Gadis Keterbelakangan Mental Hamil Setelah di Rudapaksa di Padangsidimpuan
Ilustrasi (istimewa)

digtara.com IH (19), gadis keterbelakangan mental di rudapaksa di pinggiran sungai. Akibatnya, korban hamil 3 bulan karena diperkosa. IH anak dari SM (46) warga Silandit, Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan. Gadis Keterbelakangan Mental Hamil Setelah di Rudapaksa




Korban bersama orang tuanya melaporkan peristiwa ini ke Unit PPA Polres Padangsidimpuan didampingi Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Burangir.

Bacaan Lainnya

“Korban hamil 3 bulan karena diperkosa pelaku (terlapor). Kejadiannya dipinggir sungai dekat rumah korban,” kata Pendiri Burangir Timbul Simanungkalit.

Ia menjelaskan pemerkosaan terjadi pada bulan Maret 2020 lalu. Dimana korban saat itu sedang memancing di sungai, dekat dari rumahnya. Namun, saat itu pelaku yang berinisial ‘A’ (50) warga yang sama dengan korban, memanggil korban untuk datang ke arahnya.

Korban yang keterbelakangan mental, tidak mengerti sehingga memenuhi panggilan pelaku.

“Setelah itu, pelaku ‘A’ membawa korban ke kebun karet dekat sungai dan menyetubuhinya,” ucap Timbul, Selasa (23/6/2020) Sumatera Utara.




Lanjut Timbul, korban saat ini belum dilakukan visum. Disebabkan dokter spesialis Obgyn di Kota Padangsidimpuan sangat terbatas, masuknya dua kali sepekan.

Ia pun kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kota. “Bagaimana ini, kalau visum saja sulit dilakukan, saya khawatir, itu akan menghambat proses penegakan hukum untuk menangkap pelaku,” beber Timbul.




Baca Juga: Gadis Keterbelakangan Mental Diperkosa di Tepi Sungai Kota Padangsidimpuan

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Polda Sumut, AKP Bambang dikonfirmasi digtara.com membenarkan adanya laporan tersebut.

“Benar, tapi kita belum lakukan visum. Masih menunggu jadwal dokternya,” katanya.




Baca Juga: Gadis ABG Kepergok Berhubungan Intim dengan Dua Pria di Hutan

Untuk kasus ini jelas Kasat, tim masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti.

“Korbannya kan gadis keterbelakangan, jadi pemeriksaan untuk kepentingan penyelidikan harus lebih hati-hati. Jangan sampai korban trauma,” pungkasnya.

Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TVJangan lupa, like comment and Subscribe.

Gadis Keterbelakangan Mental Hamil Setelah di Rudapaksa di Padangsidimpuan

Pos terkait