Pasien PDP Korona Asal Padang Sidempuan Meninggal di RS Adam Malik Medan

  • Whatsapp
Pasien PDP Korona Asal Padang Sidempuan Meninggal di RS Adam Malik Medan - Wali kota Padangsidimpuan
Proses pemakaman salah satu warga yang diduga terpapar virus korona (Covid-19) di TPU Simalingkar B, Kota Medan. Petugas menggunakan APD lengkap, Sabtu (4/4/2020) Sumatera Utara. (/ Irwansyah Putra Nasution)

digtara.com – Pasien PDP Korona Asal Padang Sidempuan, Erni Aqilah Abyan, perempuan yang viral karena curhat tentang kondisinya melalui live Facebook dari RSUD Padang Sidempuan, meninggal dunia pada Sabtu (04/04/2020) pagi.

Informasi ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. Sebelumnya, pada Jumat malam (03/4/2020), dia membantu agar Erni dirujuk dari RSUD Padang Sidempuan ke Kota Medan.

Sebelum dinyatakan meninggal, Erni yang diketahui sedang hamil, dan dia harus menempuh perjalanan darat sekitar 10 jam untuk sampai di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Bacaan Lainnya

“Meninggalnya tidak lama setelah sampai di ruang isolasi IGD RS Adam Malik Kota Medan. Kata direksi RS tadi. Karena almarhumah adalah PDP, proses penanganan jenazahnya harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur pasien covid-19,” kata Saleh melalui pesan singkat kepada JPNN.com.

Pasien PDP Korona Curhat di Live Facebook

Erni menyita perhatian publik setelah melakukan live Facebook untuk mengabarkan kondisinya yang sedang dirawat di RSUD Padang Sidempuan pada Jumat (03/04/2020).

Oleh seorang aktivis mahasiswa di Sumut yang juga berasal dari daerah yang sama, kondisi Erni dilaporkan kepada Saleh Daulay yang merupakan wakil rakyat asal Dapil Sumut 2.

Di akun facebooknya, Erni juga menuliskan keluhan sebelum melakukan siaran langsung.

“Dada saya sudah sesak, manggil-manggil perawat saja mau minta minum 2 jam baru datang. Disuruh makan, tapi nasinya saja masih layak dibilang beras mentah. Apa itu yang pantas dimakan oleh seorang pasien???” tulis Erni.

Pada postingan sebelumnya juga, Erni pernah meminta kepada Walikota Padang Sidempuan untuk merujuknya ke Medan, ke Rumah Sakit yang lebih layak.

“Untuk bapak walikota Padang Sidempuan tercinta, BPK Irsan tolong lah pak kasi kan kesempatan saya di rujuk ke Medan di rumah sakit yg lebih layak lagi. Dari pada rumah sakit umum kota padang Sidempuan ini, kasian kandungan saya. Fasilitas dsini juga krg memadai, klo saya tahankan lama2 dsini yg ada saya cepat2 mati konyol 😭😭. Saya hanya ingin yg terbaik utk kesehatan dan kandungan saya,,,, sesak saya semakin parah dsini pak…… Tolong perbantukan rujukan saya… Terimakasih”, harapnya.

Erni akhirnya dirujuk ke Medan, setelah Saleh berkoordinasi dengan pejabat-pejabat di Kemenkes. Namun, nyawanya tidak tertolong meski sudah tiba di RS Adam Malik Medan.

 

Pasien PDP Korona Asal Padang Sidempuan Meninggal di RS Adam Malik Medan.

Pos terkait