Seorang Petani di Langkat Tewas Mengenaskan Dicabik-cabik Harimau

  • Whatsapp
Harimau
Seorang Petani di Langkat Tewas Mengenaskan Dicabik-cabik Harimau (Ramelan (42) salah seorang petani  warga Dusun Pir Lok I, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.)

digtara.com – Salah seorang petani bernama Ramelan (42) ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tercabik – cabik di kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sei Bamban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Sabtu (4/4/2020) tengah malam.

Kepala Desa Pir ADB Besitang, Ilham Bhakti mengatakan korban tewas diduga akibat diterkam harimau itu warga Dusun Pir Lok I, Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat.

Ilham menyampaikan, tubuh korban mengalami luka robek di bagian kepala, perut hingga pinggul, paha, dan lainnya.

Bacaan Lainnya

Luka itu diduga bekas gigitan dan cakaran harimau. Korban diterkam hewas buas tidak jauh dari lahan pertanian yang dikelolanya.

Menurut Kapolsek Besitang, AKP Adi Alfian menyampaikan, pihaknya sudah turun ke lokasi kejadian itu. Bahkan, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Polisi juga sudah mengambil keterangan sejumlah warga pascakejadian itu.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, korban pergi meninggalkan rumahnya menuju ladang pada pagi hari.

“Sore harinya, ada petani lain selain korban yang juga bertani. Ada yang mengaku melihat harimau berkeliaran di sekitar hutan TNGL,” jelasnya.

Setelah melihat harimau itu, ada petani yang langsung pulang ke rumahnya. Sementara korban masih tetap berada di lokasi pertanian. Polisi menduga korban tewas akibat diserang binatang buas tersebut.

Cokro (42), salah seorang warga di sana menyampaikan, Ramelan ditemukan tewas setelah warga beramai – ramai melakukan pencarian.

Pencarian oleh warga karena keluarganya menyatakan Ramelan belum juga pulang setelah pergi dari pagi hari.

Pihakmua langsung menuju kawasan hutan. Sebab, siang sampai sore hari, korban masih berada di ladangnya.

“Dia tidak mau ikut pulang meski rekan – rekannya mengaku melihat harimau berkeliaran. Jenazah korban kami temukan menjelang dini hari,” tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan