Final Sepakbola Porprovsu 2022: Tanjungbalai Tantang Medan Besok

digtara.com – Tim Tanjungbalai menantang Medan pada final sepakbola Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2022, Jumat (4/11) sore. Kedua tim sukses mengalahkan lawan masing-masing pada semifinal kemarin.
Baca Juga:
Medan dengan susah payah melaju ke final setelah menaklukkan Serdang Bedagai (Sergai). Keberuntungan berpihak pada tim besutan pelatih Puspom saat memenangi adu penalti dengan skor 4-3 (1-1) di Stadion Mini USU, Jl. Dr Mansyur Medan.
Kedua tim bermain tanpa gol dalam laga waktu normal. Laga pun dilanjutkan perpanjangan waktu.
Babak perpanjangan waktu baru berjalan dua menit, Medan kehilangan satu pemain, Mika Athallah yang diganjar kartu merah wasit setelah mendapat kartu kuning kedua.
Kalah jumlah pemain, Medan yang dalam laga waktu normal cukup direpotkan permainan anak-anak Sergai, tetap tampil percaya diri.
Hasilnya, Medan berhasil unggul lebih dulu di menit 96 lewat gol tendangan keras Lukas Sinaga.
Gol berawal dari tendangan bebas pemain Medan yang membentur pagar hidup tim Sergai. Lukas Sinaga yang menguasai bola dengan dua kali sentuhan melakukan tendangan keras ke gawang dan tak mampu diantisipasi kiper Sergai, Yudha Oktavianus.
Tak butuh waktu lama, tepatnya menit 101, Sergai mampu menyamakan skor lewat gol Muhammad Kifly. Proses gol Sergai hampir sama dengan gol Medan yang berawal dari tendangan bebas dan membentur pagar hidup. Muhammad Kifly yang mengusai bola melakukan tendangan keras ke gawang menaklukkan kiper Medan, Hanrian Aqsa.
Sukses menyamakan skor, Sergai terus menekan pertahanan Medan. Namun skor 1-1 bertahan hingga laga berakhir.
Adu penalti pun dilakukan dan Medan unggul 4-3. Dari lima eksekutor penalti, hanya Fikri Rayhan gagal mencetak gol untuk Medan. Sedangkan Sergai, dua pemainnya gagal menjalankan tugas dengan baik, yakni Ikhsan Saefullah dan Fadil Kurniawan.
Sukses Medan ke final disambut suka cita tim pelatih dan ofisial. Pelatih Medan, Puspom, mengaku bersyukur timnya melaju ke partai puncak.
“Bersyukur sekali akhirnya kami ke final. Sergai bermain bagus dan kami cukup direpotkan. Stamina anak-anak tadi menurun di babak kedua. Setelah ini kami akan fokus persiapan laga final melawan Tanjungbalai,” ujar Puspom.
Wasit Hentikan Pertandingan
Laga semifinal lainnya, Tanjungbalai memastikan tiket final usai mengalahkan Asahan dengan skor 2-1 di Lapangan PPLP Sumut. Dua gol Tanjungbalai dicetak Salbia Alfath di babak kedua dan Hernanto pada babak pertambahan waktu. Gol tunggal Asahan juga tercipta di babak kedua hasil sundulan Dimas Nesa Abdillah.
Laga derby Selat Malaka ini cukup ketat dengan tensi tinggi di babak pertama. Wasit mengeluarkan sejumlah kartu kuning kepada masih-masing pemain kedua tim. Pada babak kedua, wasit akhirnya mengeluarkan kartu kuning kedua kepada pemain Tanjungbalai, Safwan Nabawi.
Namun, kehilangan satu pemain tidak membuat anak-anak Tanjungbalai menurunkan tensi pertandingan. Meski bertahan dari berbagai serangan tim Asahan, Hernanto cs mampu menciptakan sejumlah peluang.
Asahan tidak mampu berbuat banyak menerobos rapinya pertahanan anak-anak Tanjungbalai. Sayangnya, pemain Asahan yang berjibaku mengejar ketertinggalan harus ternoda provokasi dari bench mereka sendiri.
Pertandingan ricuh pun menjelang pertandingan usai. Pihak keamanan yang sudah bersiaga berhasil mengamankan kericuhan.
Wasit akhirnya mengambil keputusan menghentikan laga dan dimenangkan Tanjungbalai.

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
