Jokowi Ingin Tugas Humas Send dan Deliver

digtara.com | JAKARTA – Kemenkominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) kembali menggelar Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) 2019 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung.
Baca Juga:
Mengangkat tema Kolaborasi Komunikasi Untuk Kesatuan dan Kedauatan Indonesia, kegiatan yang diikuti humas pemerintahan dan komunitas informasi komunikasi dari seluruh Indonesia, berkomitmen ikut meneguhkan NKRI.
Menurut Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Widodo Muktiyo mengatakan, tema yang diusung dalam acara itu diharapkan bisa mengokohkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Melalui tema ini diharapkan NKRI bisa semakin kokoh dan berdaulat,” ujar Widodo dalam keterangannya, Minggu (26/10/2019).
Widodo mengapresiasi para humas sekaligus menekankan tentang peran strategis humas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Yang utama sebetulnya apresiasi bersama bahwa humas adalah profesi yang sangat strategis dan dibutuhkan masyarakat, bertugas menyampaikan informasi untuk bisa sampai ke masyarakat. Tidak hanya send, tapi juga deliver, seperti yang dikatakan Pak Presiden,” kata Widodo yang juga adalah Ketua Umum Bakohumas.
Ia pun turut menyampaikan pesan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, yang menyatakan akan terus mensupport kegiatan kehumasan pemerintah.
“Saya mewakili Menkominfo, beliau sangat senang bisa bersama-sama dengan jajaran Kominfo dan akan terus men-support kegiatan Bakohumas. Bahkan secara spesifik Kementerian Kominfo akan menyejajarkan komunikasi dan informatika. Komunikasi sama pentingnya dengan informatika,” katanya.
Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Bapak H Abdul Fatah juga mengajak seluruh humas untuk berusaha menciptakan narasi yang menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.
“Para humas hendaknya ikut membantu menyuarakan persatuan dan kesatuan yang mengukuhkan NKRI,” ungkap Wakil Gubernur.
Prita Laura sebagai juri kategori Penerbitan Media Internal mengaku kesulitan dalam menilai karena ada banyak peningkatan, perbaikan, dan kemajuan karya peserta disbanding tahun sebelumnya. Menurutnya, Produk kehumasan para peserta di tahun ke-14 penyelenggaraan, makin berkualitas bagus.
“Sulit bagi kami para juri untuk memilih siapa yang terbaik. Karena kami mengapresiasi progres-progres inovasi yang dilakukan. Namun, dari seluruh kategori yang ada, kami harus memilih satu,” kata Prita.
Hal senada juga diungkapkan Wicaksono ,seorang aktivis media sosial yang didaulat menjadi salah satu juri AMH Kategori Media Sosial.
“Sebagai juri kategori medsos, terus terang saya sulit menentukan pemenang. Dari tahun ke tahun menunjukkan kualitas kerja yang baik dan terus membaik,” kata blogger top yang dikenal dengan Ndoro Kakung, itu.[oke]

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
